Home / Ragam

Selasa, 28 Januari 2020 - 07:20 WIB

Rencana Penghapusan Honorer, 4.087 Tenaga Honor Was-was

Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim/ IST

Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Rencana penghapusan tenaga honorer di seluruh perangkat kerja pemerintahan ditanggapi oleh Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Timur, Anwar Sanusi.

Melalui Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Anwar akui telah membuat formula untuk mempersiapkan jika penghapusan tersebut diberlakukan oleh pemerintah pusat.

“Sudah saya buatkan formula dari PGRI, jadi di PGRI nanti akan dibuat mekanismenya dan diusulkan, maunya semua guru yang tidak tetap di provinsi kami usulkan semua untuk jadi P3K,” ujar Anwar ditemui usai coffe morning di rumah jabatan Wakil Gubernur Kaltim, Selasa (28/1/2020).

Menurut Anwar, tenaga honorer yang ada di lingkup pemprov Kaltim tidak dihapus, tapi akan ditingkatkan menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Baca Juga :  Cegah Peyalahgunaan Narkoba, BNN Samarinda Edukasi Anak Dini di Tanah Merah

“Kalimatnya jangan penghapusan honorer, tapi peningkatan. Kalau dihapus ya hilang, ini ditingkatkan menjadi P3K,” katanya.

Rencana pemerintah pusat ini dianggap masih sebatas wacana dan belum diketahui pasti kapan rencana ini akan terapkan di daerah. Hingga kini pun, Anwar sebut belum ada petunjuk teknis dan pelaksanaan terkait penghapusan itu yang diberikan kepada pemerintah di daerah.

“Kami kan belum terima juknisnya, apakah semua yang terdaftar langsung jadi P3K atau ada tes, kami belum tau dari pusat maunya apa,” tuturnya.

Dari informasi yang didapat, per 31 Desember 2019 Disdik Kaltim telah melakukan pendataan guru dan tenaga kependudukan jenjang pendidikan menengah mengungkapkan, guru yang berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Kaltim sebanyak 2.772 orang. Untuk tenaga pendidik di Kaltim, terdiri dari pengurus tata usaha (TU), Laboran, Pustakawan dan sebagainya berjumlah 1.821 orang. Dari angka tersebut, total untuk guru dan tenaga kependudukan jenjang pendidikan menengah di Kaltim adalah 4.593 orang.

Baca Juga :  Kunjungi Lokasi IKN Deputi Bappenas Klarifikasi Isu April Peletakan Batu Pertama IKN

Sedangkan untuk total guru dan tenaga kependudukan kontrak (honorer) yang telah memiliki surat keputusan (SK) gubernur sebanyak 4.087 orang, terdiri dari guru 2.475 orang dan tenaga kependidikan 1.621 orang. (irw//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

5 Nama Pjs Selama Pilkada Tersebar di Media Sosial, Sabani: Tunggu Saja SK Diterbitkan Mendagri

Ragam

Disahkan Gubernur, APBD Kaltim Turun Rp1,45 Trilun di Perubahan 2020

Ragam

Pasien Positif Covid-19 dari Klaster Magetan Terus Bertambah, Dinkes Kaltim Buru Sisa Santri yang Belum Melapor

Ragam

Update Selasa (28/4): Bertambah 8 Kasus, Total Kasus Covid-19 di Kaltim 115 Pasien

Ragam

Sebelum Meninggal Dunia, Aktor Senior Henky Solaiman Ternyata Mengidap Penyakit Ini

Ragam

Pemprov Usulkan Bangunan Baru di RSUD AWS Samarinda, Ketua Komisi IV Akui Belum Pernah Diajak Bicara

Ragam

Berharap Tak Ada Dualisme Kepemimpinan, Ketua MPI Tegaskan Hasil Musda KNPI Kaltim Jadi Momentum Kebangkitan Pemuda di Kaltim

Ragam

Cegah Penularan Covid-19, PKK Buka Penyemprotan Eco Enzyme Seluruh Pasar Tradisional di Samarinda