Home / Ragam

Jumat, 26 Februari 2021 - 17:59 WIB

Resmi Dilantik, Andi Harun-Rusmadi Susan Program 100 Hari Kerja, Dari Banjir hingga Penanganan Sampah

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Andi Harun-Rusmadi bersama Sekretaris Kota Samarinda saat diwawancara awak media usai pelantikan, Kamis (26/2/2021)

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, Andi Harun-Rusmadi bersama Sekretaris Kota Samarinda saat diwawancara awak media usai pelantikan, Kamis (26/2/2021)

KALTIMMINUTES.CO, SAMARINDA – Gubernur Kaltim Isran Noor resmi melantik Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi pada, Jumat (26/2/2021).

Pelantikan Wali Kota dan Wawali Kota Samarinda yang digelar secara virtual dan terbatas di rumah jabatan Wali Kota berjalan lancar. Seluruh prosesi pelantikan telah selesai dilakukan pasangan Andi Harun-Rusmadi.

Ditemui awak media usai pelantikan, Andi Harun bersama Rusmadi didampingi Sekretaris Kota Samarinda, Sugeng Chairuddin menyampaikan pelantikan dirinya hari ini sebagai Wali Kota Samarinda bukan sekadar seremonial semata. AH menilai, pelantikan yang ia nilai sakral itu, adalah momentum awal dirinya mengemban amanah sebagai pemimpin masyarakat Kota Tepian.

“Alhamdulilah, satu proses sudah berjalan. Dan kita sadar bahwa tidak ada satu peristiwa pun yang terjadi secara kebetulan,” ujar Andi Harun kepada awak media saat ditemui di rumah jabatan.

Baca Juga :  Baru Sehari Diresmikan, Selasa Siang Petugas Hanya Duduk-duduk di Posko Gerbang Tol Palaran, Kendaraan Bebas Masuk Samarinda

“Semoga hari ini menjadi awal yang penuh berkah untuk memulai tugas dan tanggung jawab, melaksanakan amanah masyarakat kota Samarinda yang telah diberikan kepada kami, bersama Pemkot Samarinda,” tambahnya.

Ucapan selamat pelantikan Andi Harun-Rusmadi/ IST

Selanjutnya, Ketua DPD Gerindra Kaltim itu turut membeberkan rencana 100 hari kerjanya bersama Rusmadi yang duduk mendampingi Andi Harun sebagai Wakil Wali Kota Samarinda. Ia membeberkan, ada lima program percepatan yang akan ia geber untuk warga Samarinda.

“Tetapi program 100 hari kerja ini prinsipnya bisa kita lakukan cepat dan berbiaya murah. Kemudian, kita harapkan langsung dapat dirasakan dan bermanfaat buat masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Sidang Lanjutan Dugaan Korupsi PT AKU, Terungkap Kerja Sama Tanpa Persetujuan Dewan Pengawas

Sementara itu, Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi Wongso mengungkapkan bahwa 5 program tersebut adalah, pertama, penangan dampak pandemi Covid-19 di Samarinda. Kedua, penanggulangan sampah pada TPS di jalan raya. Ketiga, penataan parkir sekaligus PKL. Keempat, penanganan awal terkait banjir dan terakhir, realisasi program ProBebaya Rp 100 juta – Rp 300 juta per RT per tahun.

“Namun untuk banjir tidak mungkin hanya dalam seratus hari saja. Pasti akan berlanjut. Dan khusus untuk ProBebaya memang janji kami, tapi akan kita lakukan tahun depan. Dalam seratus hari ini kita akan persiapkan dasar hukumnya. Paling tidak targetnya dalam seratus hari sudah keluar peraturan Walikota terkait dengan program Rp 100 – 300 juta per RT,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mantap! Hasil Tes Massal di Pasar Merdeka, 344 Sampel Negatif Corona

Ragam

Tiga Proyek Prioritas Kaltim Masih Mungkin Tak Masuk PSN

Ragam

Bakal Jadi Kota Penyangga IKN Baru, Kondisi Jalan Samarinda Masih Dikeluhkan

Ragam

Kabar Kilang Bontang Batal Dibangun, Pemkot Bentuk Tim Khusus

Ragam

Duh… Diduga Ada Tambang Ilegal di Jalur Masuk Stadion Palaran, Humas Pemilik Konsesi Sangkal Aktivitas Tambang dari Perusahaannya

Ragam

Jelang Pencabutan Nomor Urut Paslon, Samarinda Siaga Satu

Ragam

Kontrak Berakhir 2021, PT KPC Belum Ajukan Perpanjangan Izin
Kaltimminutes.co - Update kasus Covid-19 secara nasional, terus mangalami peningkatan tiap harinya. Data per 2 Mei 2020, hingga pukul 12.00 WIB, Kemenkes RI mengeluarkan rilis update kasus Covid-19. Terjadi penambahan kasus konfirmasi positif Covid-19 sebanyak 292 kasus, total konfirmasi positif secara nasional menembus angka lebih dari 10 ribu kasus, atau tepatnya sebanyak 10.843 kasus. Untuk kasus pasien sembuh dari Covid-19 dari data nasional juga mengalami penambahan sebanyak 74 pasien. Total pasien sembuh sebanyak 1.665 pasien. Kasus meninggal mengalami penambahan sebanyak 31 kasus. Total hingga hari ini (Kamis), ada 831 orang yang meninggal karena Covid-19. Sementara di Kaltim. Per Jumat (2/5/2020) terjadi penambahan 18 kasus konfirmasi positif Covid-19. Dengan penambahan sebanyak 18 kasus ini. Total konfirmasi positif Covid-19 di Kaltim akhirnya mencapai 154 kasus konfirmasi. Berikut rincian update kasus Covid-19 nasional, yang dikeluarkan oleh Kemenkes RI: (FOTO) (rkm//)

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Nasional Per 2 Mei 2020 Capai 10.843 Kasus, Kaltim Hari Ini Tambah 18 Kasus, Total 154 Pasien Positif Covid-19