Home / Ragam

Sabtu, 12 Desember 2020 - 18:14 WIB

Resmi Legal Formal, Peneliti LSI Denny JA & JIP Sudah Dapat Sertifikat dari KPU Samarinda Tanggal 6 November

Pemaparan survei yang dilakukan LSI Dennya JA dan JIP beberapa waktu lalu/ IST

Pemaparan survei yang dilakukan LSI Dennya JA dan JIP beberapa waktu lalu/ IST

KALTIMMINUTES.CO, SAMARINDA – Menanggapi beberapa informasi yang berkembang di Kota Samarinda terkait dengan pelaksanaan quick count yang dilaksanakan oleh Jaringan Isu Publik (JIP) yang bekerja sama dengan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Fadhli Fakhri Fauzan (Peneliti LSI Denny JA & Jaringan Isu Publik (JIP) pun beri respon.

Melalui rilis yang sampai ke meja redaksi, dirinya sampaikan perlu menyampaikan beberapa hal penting terkait itu untuk menghindari kesalahan informasi dan persepsi ataupun polemik yang tidak perlu.

“Berdasarkan Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) Nomor 8 Tahun 2017 yang mengatur tentang sosialisasi, pendidikan pemilih, dan partisipasi masyarakat dalam pemilihan kepala daerah, pada pasal 46 sampai pasal 54 diatur tentang lembaga survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat (quick count).

Di pasal 47 dijelaskan bahwa survei atau jajak pendapat dan penghitungan cepat hasil pemilihan dilakukan oleh lembaga yang telah terdaftar di KPU Provinsi atau KPU Kabupaten/Kota,” jelasnya.

Untuk hal itu, ia jelaskan bahwa mengacu pada aturan tersebut, artinya lembaga apapun diberikan hak dan kewenangan untuk melakukan survei atau penghitungan cepat selama terdaftar di KPU Provinsi atau Kabupaten/Kota, tergantung proses pemilihnannya di level provinsi atau Kabupaten/Kota.

Baca Juga :  Masih Tunggu SK dari Mendagri, Pemprov Kaltim Jadwalkan Pelantikan Pjs Pada 26 September

“Maka dari itu Jaringan Isu Publik (JIP) sebagai lembaga yang sudah berkali-kali melakukan quick count di berbagai pemilihan sudah terlebih dahulu mendaftarkan lembaganya di KPU Kota Samarinda sebagai persyaratan legal formal untuk melakukan survei dan/atau quick count pada proses Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Kota Samarinda 2020,” ucapnya.

Setelah segala persyaratan administratif dipenuhi, maka dikeluarkanlah sertifikat oleh KPU Kota Samarinda pada tanggal 6 November 2020 yang ditandatangani oleh Firman Hidayat sebagai Ketua KPU Kota Samarinda.

Sertifikat Terdaftar yang dikeluarkan oleh KPU Kota Samarinda tersebut diberikan kepada Perkumpulan Jaringan Isu Publik.

“Apakah Jaringan Isu Publik dan Perkumpulan Jaringan Isu Publik merupakan satu Lembaga yang sama? Penambahan kata “Perkumpulan” di depan “Jaringan Isu Publik” merupakan persyaratan yang dikeluarkan oleh Kemenkumham ketika melakukan proses daftar ulang kelembagaan.

Baca Juga :  5 Nama Pjs Selama Pilkada Tersebar di Media Sosial, Sabani: Tunggu Saja SK Diterbitkan Mendagri

Jadi, Perkumpulan Jaringan Isu Publik dan Jaringan Isu Publik (JIP) merupakan Lembaga yang sama,” jelasnya kemudian.

“Proses penghitungan cepat/quick count tentunya harus dilakukan oleh penyelenggara secara profesional dan proporsional, tanpa ada kemampuan tersebut bisa saja penyelenggara melakukan kesalahan hasil.

Maka dalam proses quick count Kota Samarinda ini, JIP sebagai salah satu lembaga yang ada dalam Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA yang khusus bergerak dalam riset melakukan kerjasama teknis dengan LSI sebagai induk kelembagaan.

Kerjasama meliputi penyiapan metodologi dan instrumen quick count serta teknis persiapan dan teknis pelaksanaan quick count,” lanjutnya.

“Dalam beberapa kesempatan sering kita sampaikan, baik ketika rilis hasil survei maupun rilis hasil quick count, bahwa survei ataupun quick count yang dilakukan merupakan hasil kerjasama antara LSI Denny JA dengan Jaringan Isu Publik (JIP) yang notabene sudah secara legal formal terdaftar di KPU Kota Samarinda,” jelasnya lagi. (*) 

Share :

Berita Terkait

Ragam

Bikin Ngakak, Ini Cara Unik Warga Singgung Pemerintah Karena Tak Dapat Bantuan Sembako, Berikut Videonya
Andi Harun Walikota Samarinda dalam aksi gowes berkeliling kota Samarinda beberapa waktu lalu/ IST

Ragam

Capaian Rata-rata Program 100 Hari Kerja Sekitar 76 Persen, Andi Harun Optimis Bisa Diselesaikan hingga 5 Juni Mendatang

Ragam

Asik!! Lawan Corona MHU-MMSGI Beri Bantuan Sembako untuk Warga Samarinda dan Kukar, Total 45 Ton Beras dan 15 Ribu Liter Minyak Goreng

Ragam

45 Pelamar Seleksi 7 JPT Pratama Lakukan Tes Kesehatan, Terkonfirmasi Positif Covid-19 Lakukan Tahapan Seleksi Secara Virtual

Ragam

Deteksi Covid-19 Lebih Cepat, Pemkot Samarinda Uji Coba Alat GeNose

Ragam

Warga yang Lahir Tanggal 1 Juli, Dapat Layanan Pembuatan SIM Gratis di Polresta Samarinda

Ragam

Update Nasional Kasus Covid-19 Per Selasa (21/4/2020): Ada Penambahan 5 Kasus Positif di Kaltim, Total 68 Kasus

Ragam

Tak Perlu Hasil Tes Swab Masuk Samarinda, Cukup Hasil Negatif Rapid Test