Home / Ragam

Selasa, 9 November 2021 - 17:30 WIB

Respon Kondisi 4 Ribu Dosis Vaksin AstraZeneca yang  Kedaluwarsa, Pemerintah Daerah Didorong Tak Tunda Pemberian Vaksin Covid-19

Ilustrasi Vaksinasi / pekanbaru.go.id

Ilustrasi Vaksinasi / pekanbaru.go.id

Kaltimminutes.co – Pemerintah saat ini telah gencar menggenjot penyaluran vaksin ke daerah-daerah oleh karenanya pemerintah meminta pemerintah tak menunda pemberian vaksin Covid-19 di Wilayah masing-masing.

Dalam kesempatannya Johnny menghimbau agar pemerintah daerah  memanfaatkan dosis vaksin yang sudah tersedia di masing-masing daerah.

Hal tersebut usai merespon kondisi 4 ribu dosis vaksin AstraZeneca yang diketahui kedaluwarsa di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, beberapa waktu lalu. Johnny mengatakan hal demikian tidak boleh terulang lagi.

“Tidak ada kata penundaan dalam percepatan vaksinasi. Semua pihak termasuk pemerintah daerah, diminta segera memanfaatkan setiap dosis vaksin yang tersedia di daerah masing-masing, segera dihabiskan untuk meningkatkan imunitas masyarakat,” kata Johnny pada Selasa (9/11).

Johnny juga mengajak daerah untuk bergerak lebih cepat menyalurkan vaksin kepada masyarakat di berbagai pelosok wilayah agar tak ada lagi vaksin yang
terbuang sia-sia.

Baca Juga :  Usai Lakukan Mediasi dan Diberi Bantuan untuk Pemilik Kios, Bangunan Liar di Gang Ahim Samarinda Dibongkar

“Jangan sampai terulang, ini pembelajaran bagi kita semua,” tuturnya.

Dia mengingatkan, saat ini semua negara di dunia sedang memperebutkan vaksin untuk menciptakan kekebalan komunal, membuat proses dan perjuangan pemerintah mendapatkan akses vaksin jadi tak mudah. Karena itu, setiap elemen diharapkan terlibat dalam pemanfaatan ketersediaan vaksin secara efektif, efisien, dan tepat sasaran bagi perlindungan kesehatan rakyat.

Data Kementerian Kesehatan per Selasa (9/11) pagi menunjukkan, vaksinasi Covid-19 di Indonesia telah mencapai 60,24 persen untuk dosis pertama atau telah mencapai lebih dari 125,4 juta orang. Dari jumlah tersebut, 79,3 juta orang di antaranya sudah mendapatkan vaksinasi dosis lengkap.

Sementara pada kelompok lansia, vaksinasi telah diberikan kepada 9 juta orang untuk dosis pertama, sedangkan vaksinasi dosis lengkap telah diberikan kepada 5,6 juta orang. Adapun pada kelompok remaja atau usia 12-17 tahun, vaksinasi dosis pertama telah diberikan kepada 13,1 juta orang, dengan 8,1 juta orang di antaranya telah mendapat dosis kedua.

Baca Juga :  Hendak Masuk Kaltim, Wajib Miliki Keterangan Negatif Covid-19 Hasil Tes PCR

“Kami memiliki target capaian vaksinasi 70 persen hingga akhir tahun. Butuh kerja sama sama seluruh pihak untuk meraih cakupan tersebut secara merata, terutama pada kelompok rentan seperti lansia yang realisasinya harus terus kita percepat,” kata Johnny.

Lebih jauh, Johnny kembali mengimbau masyarakat untuk berlaku bijak dalam bermobilitas, terlebih jelang libur Natal dan Tahun Baru tak lama lagi.

“Jika memang harus bepergian, terapkan protokol kesehatan ketat, kenakan masker dengan benar. Sedikit kelengahan dapat memicu potensi munculnya lonjakan
kasus saat mobilitas tinggi, jadi mari kita berhati-hati,” katanya. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul  “Pemerintah Daerah Didorong Tak Tunda Pemberian Vaksin Covid-19”. https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211109145759-25-718704/pemerintah-daerah-didorong-tak-tunda-pemberian-vaksin-covid-19.

Share :

Berita Terkait

Ragam

Normalisasi SKM Tak Masuk PSN, Andi Harun: Provinsi dan Kota Sama-sama Minta ke Pusat

Ragam

Bahas Tapal Batas Daerah IKN, Kemendagri Minta Penjelasan Pemprov Kaltim

Ragam

Massa Bakar Ban di Depan Gedung DPRD Samarinda, Tuntut Transparansi Anggaran Covid-19

Ragam

Pemkot Balikpapan Distribusikan 3 Program Bansos Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

Ragam

Ini Rincian APD Untuk Rumah Sakit di Kaltim

Ragam

Banjir di Loa Bakung, IKAL Bagikan Sejumlah Paket Sembako kepada Warga 

Ragam

Jalani Pemulihan Pasca Operasi, Kondisi SBY Kini Stabil dan Baik 

Ragam

Tinjau Langsung Vaksinasi di Balikpapan, Kapolri Sarankan Masyarakat Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpadu