Home / Ragam

Senin, 26 Juli 2021 - 12:32 WIB

Respon Soal Kelangkaan Tabung Oksigen dan Regulator, Pansus Covid-19 DPRD Samarinda Akan Lakukan Ini

Ilustrasi Tabung Oksigen/jawapos.com

Ilustrasi Tabung Oksigen/jawapos.com

Kaltimminutes.co, Samarinda– Menyikapi fenomena kelangkaan alat kesehatan yakni tabung oksigen dan regulator oksigen di Kota Samarinda, panitia khusus (Pansus) Covid-19 DPRD Samarinda berencana menggelar inspeksi mendadak (sidak) ke beberapa tempat yang diketahui menjual alat tersebut.

Hal ini disampaikan oleh Deni Hakim Anwar, anggota Pansus Covid-19 sekaligus anggota Komisi IV DPRD Samarinda.

“Yah langka infonya tabung oksigen dan regulatornya. Kita sudah merencanakan sidak ke beberapa tempat untuk memastikan ketersediaan alat-alat tersebut,” ungkapnya saat dihubungi Diksi.co melalui sambungan telepon seluler, Senin (26/7/2021).

Baca Juga :  Pejabat Daerah Tak Terima THR, Ini Kemungkinan Jumlah THR yang Diterima Gubernur, Wagub, dan Sekprov Kaltim

Sidak direncanakan akan dibahas pada akhir Juli 2021 setelah kegiatan reses selesai.

“Akhir bulan ini kita (pansus Covid-19) akan rapat,” katanya.

Politisi Gerindra itu menegaskan, bahwa bersama Disperindag Samarinda akan memastikan kebenaran kenaikan harga alkes yang disebut-sebut sudah melampaui batas wajar.

“Kita juga akan memastikan harga tabung dan regulator. Hal ini menjadi atensi khusus karena belakangan masyarakat panik dikarenakan semua secara bersamaan mencari tabung oksigen,” ujarnya.

Sementara itu, disampaikan Deni terkait stok pengisian ulang tabung di Samarinda dipastikan cukup dan aman.

Baca Juga :  Mampu Uji 184 Sampel Swab Per Hari, PCR Labkesda Kaltim Akhirnya Difungsikan, Sampel Kaltim Tak Lagi Dikirim ke Surabaya

“Kalau isinya Alhamdulillah sudah mulai aman. Kami juga sudah koordinasi dengan PT Samator Gas Industri selaku produsen gas siap support,” ungkapnya.

Deni berharap setelah dilakukan koordinasi dengan berbagai pihak pemerintah segera mencari solusi untuk mempercepat pengiriman tabung oksigen dan regulator yang didatangkan dari pulau Jawa.

“Tabung ini didatangkan dari Jawa. Jadi ini kendalanya salah satunya pengiriman. Diharapkan pemerintah segera mencari alternatif pengiriman yang cepat untuk kebutuhan tabung di Samarinda,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Razia Masker di Samarinda Kota, Puluhan Orang Terjaring Langgar Protokol Kesehatan

Ragam

Masih Ada Puluhan Juta Rumah di Indonesia Tidak Layak Huni, Ini Penyebabnya

Ragam

Berkapasitas 96 Sampel Perhari, Dinkes Samarinda Segera Operasikan Labkesda Samarinda

Ragam

Tanpa Dukungan APBD Kaltim, Tol Samarinda-Bontang Running Fisik Ditarget Berjalan 2023 

Ragam

Samarinda Tak Masuk Daftar Boleh Lakukan Relaksasi Covid-19, di Kaltim hanya Mahulu yang Diperbolehkan New Normal

Ragam

Gakkumdu Tak Temukan Bukti Kuat, Kasus Politik Uang di Pilwali Samarinda Ditutup

Ragam

Gencarkan PPKM Skala Mikro di Kukar, Bupati Resmikan Posko RT Sigap

Ragam

Syarat Gelar Resepsi, Mempelai Wajib Kantongi Surat Pernyatan Rapid Test Non Reaktif