Home / Ragam

Selasa, 20 Juli 2021 - 17:40 WIB

RSUD AWS Tolak Pemulasaraan Jenazah Pasien Isoman, DPRD Kaltim Bilang Begini

Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim

Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Beredar sebuah foto di media sosial, yang memperlihatkan manajemen RSUD Abdul Wahab Sjahranie (AWS) Samarinda memasang spanduk menolak pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 dari luar rumah sakit.

Spanduk pemberitahuan itu terpasang tepat di depan ruang jenazah di RSUD AWS Samarinda.

“Mohon maaf sementara kamar jenazah tidak menerima pulasaran dari luar RSUD AWS,” isi tulisan spanduk dalam foto tersebut.

dr David Hariadi Masjhoer, Direktur RSUD AWS Samarinda menyebut pihaknya telah banyak menerima pasien isolasi mandiri meninggal di rumah.

Hal itu dianggap menambah beban petugas di RSUD AWS.

“Saat ini banyak yang meninggal isoman di rumah dikirim ke RSUD AWS. Ini menambah beban petugas kami,” kata dr David, dihubungi Selasa (20/7/2021).

Direktur RSUD AWS Samarinda mengungkap pihaknya pernah melakukan pemulasaraan jenazah pasien Covid-19 hingga 17 jenazah dalam sehari.

Akibatnya petugas pemulasaraan di RSUD AWS menyerah lantaran kelelahan.

“Yang terbanyak 17 jenazah pernah dilakukan sehari. Setelah itu petugas menyerah kelelahan, jadi ditunda besoknya,” jelasnya.

Baca Juga :  Dugaan Pelanggaran Kampanye dari Oknum ASN, Sekkot Samarinda: Jika Terbukti Akan Dijatuhi Hukuman

Sebenarnya rumah sakit pelat merah tersebut tidak memang target berapa jumlah maksimal jenazah yang bisa dipulasara.

Hanya saja pihak RS terkendala keterbatasan petugas.

“Tidak ada target jumlah. Jumlah petugas saya kurang hafal, sekitar 11 orang,” sambungnya.

Tidak ingin dianggap menelantarkan jenazah pasien Covid-19, pihaknya telah menyiapkan pendampingan pelatihan pemulasaraan kepada relawan di tiap kecamatan.

“Kami sudah melakukan pendampingan pelatihan pemulasaran jenazah Covid-19 di kecamatan-kecamatan, yang diadakan Pemkot Samarinda,” paparnya.

Namun, pihak RSUD AWS tidak menyiapkan tim khusus untuk melakukan pemulasaraan jenazah isoman. Hal itu akan menjadi kewenangan dari Pemkot Samarinda.

“Untuk yang meninggal isoman di rumah itu wewenang pemkot. Kami tidak menyiapkan tim khusus,” tegasnya.

Bila AWS Tidak Sanggup, Kerjasamakan Saja

Sementara itu, Muhammad Samsun, Wakil Ketua DPRD Kaltim, menyayangkan kebijakan RSUD AWS Samarinda, tidak menerima pemulasaraan dari jenazah pasien isolasi mandiri.

“Gak boleh mereka itu. Memang berapa banyak sih pasien yang meninggal di AWS setiap harinya. Mau bagaimana lagi kalau itu memang tugasnya rumah sakit mestinya dijalankan,” ungkap Samsun.

Baca Juga :  Misterius Temuan Mayat Terborgol, Polres Kukar Masih Lakukan Autopsi

Menurutnya jika pihak rumah sakit tidak sanggup mengemban tugas pemulasaraan bisa dikerjasamakan dengan lembaga maupun LSM yang bisa bergerak ke pemulasaraan jenazah.

Itu pun perlu dilakukan edukasi mendalam. Pasalnya kalau bukan nakes siapa lagi yang paham protokol kesehatan

“Ada banyak, seperti PMI ada lembaga-lembaga sosial, rukun kematian,” jelasnya.

Hanya saja menurut Samsun, tempat pemulasaraan mesti tersentral. Pilihan terbaik saat ini adalah di rumah sakit.

“Memang tempatnya harus tersentral. Kalau memang harus di rumah sakit ya di rumah sakit untuk pemulasaraannya,” tegasnya.

Jangan sampai dengan masih minimnya edukasi ke masyarakat terkait protokol pemuladaraan jenazah Covid-19, warga mengurus jenazah sendiri. Menurut politisi PDIP Kaltim ini hal tersebut justru berbahaya bagi masyarakat.

“Jangan sampai jenazah dibiarkan begitu saja, kemudian dirawat tidak sesuai prokes ini justru berbahaya,” imbuhnya.

“Kita punya kok cadangan orang-orang baik, yang mau bekerja sosial untuk hal itu,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Usai Swab Massal di APT Pranoto Pekan Lalu, Dinkes Samarinda Belum Berencana Swab Massal di Pelabuhan dan Terminal

Ragam

Dinkes Samarinda Gelar Rapid Test Bagi Korban Banjir Kota Tepian, Ini Alasannya

Ragam

373 Ton Beras Didistribusikan, Bantuan Pangan Pemprov Kaltim untuk Korban Banjir dan Terdampak Covid-19

Ragam

Mayat Ditemukan Mengapung di SKM Tanpa Identitas

Ragam

Kasus Penangkapan Dirut Perusda Kukar, Jadi Peringatan Perusda Kaltim, Ini Pesan Wagub Kaltim

Ragam

Golkar Beri Isyarat Usung Rusmadi di Pilwali Samarinda 2020

Ragam

Air PDAM Tak Mengalir 30 Jam, Pipa Pecah Dituding Jadi Penyebab

Ragam

Kemeriahan Harlah Balikpapan, Pelajar Bawakan Tarian Khas Kalsel