Home / Ragam

Sabtu, 11 April 2020 - 11:29 WIB

Rumah PDP Mengamuk di Jalan Pemuda Dipasangi Police Line, Hari Ini Dilakukan Pemeriksaan Swab

___

Kaltimminutes.co, Samarinda – Rumah pasien dalam pengawasan (PDP) berinisial N, di Jalan Pemuda, Samarinda, dijaga ketat oleh petugas keamanan dibantu warga.

Bahkan, rumah pria berusia 52 tahun itu hingga dipasangi police line, tanda warga dilarang mendekati lokasi tersebut.

N, merupakan PDP Covid-19, yang sebelumnya dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda. Jumat (10/4/2020) kemarin, N mengamuk karena keinginannya pulang ke rumah ditolak oleh petugas medis yang melakukan perawatan. Alhasil, N mengamuk dan sempat mengancam petugasmedis dengan pecahan kaca.

Aksi N inipun heboh di jagat maya Samarinda.

Baca Juga :  Mahasiswa Geruduk Kejati Kaltim, Minta Aparat Telusuri Dua Proyek Diduga Dikerjakam Asal-asalan

Sehari berselang, Sabtu (11/4/2020) rumah N, masih dijaga oleh petugas keamanan.

Ismed Kosasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda, menyampaikan pihaknya terus memantau kondisi PDP tersebut.

“Pagi ini pukul sembilan (Wita), kami ke rumahnya. Dia pasti enggak berani. Sudah ada garis polisi,” kata Ismed, Sabtu (11/4/2020).

Diketahui, N merupakan pelaku perjalanan Ijtima Asia 2020 di Gowa, Sulawesi Selatan.

Setelah kembali ke Samarinda, N melakukan rapid test, pada 8 April lalu. Hasil rapid test positif.

Belum sempat melakukan pengambilan sampel swab, N keburu mengamuk dan dipulangkan oleh pihak rumah sakit, dibantu BPBD dan kepolisian.

Baca Juga :  Masuk Musim Penghujan, BMKG Samarinda Perkirakan Puncak Musim Hujan di Januari 2021, Awas Banjir

Ismed mengungkapkan, tim medis dengab alat pelindung diri (APD) lengkap, akan melakukan pengambilan sampel swab terhadap N dan istrinya.

Selama 30 hari ke depan, rencananya N dan sang istri akan menjalani karantina ketat di rumah. Bahkan mereka dilarang beraktifitas di luar rumah. Untuk itu, pihak keamanan dari unsur TNI dan kepolisian, dibantu warga bakal melakukan pengawasan di sekitar rumah N.

“Urusan makanan nanti diantar ke rumahnya,” tegas Ismed. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Diduga Ada Pungli di Lapak Pasar Segiri ke Pedagang, Kadis Perdagangan Sebut Bukan Wewenang Pihaknya

Ragam

Dinkes Samarinda Rilis Dua Klaster Covid-19 di Kota Tepian, Yakni Perusahaan Tambang dan Pelabuhan Balikpapan

Ragam

Kaltim Masuk Daerah Miskin Inovasi dari Kemendagri, Pengamat Unmul Bilang Begini

Ragam

Musisi Kukar Ciptakan Lagu Kenang Kematian Balita Yusuf

Ragam

BKT Kaltim Koordinasikan Beasiswa Wartawan ke Wakil Gubernur Kaltim

Ragam

Dianggap Membahayakan, Relawan Evakuasi Sarang Lebah di Pagar Jembatan Mahakam 4

Ragam

Kabar Baik, Plasma Konvalesen 75 Persen Bantu Perawatan Pasien Gejala Berat Covid-19

Ragam

MUI Kaltim Minta Warga Tak Laksanakan Salat Ramadan Berjamaah, Hamri Has: Lebih Baik di Rumah Bersama Keluarga