Home / Ragam

Senin, 18 Oktober 2021 - 15:56 WIB

Samarinda Raih Penghargaan Nasional Melalui Para Pedagang di Pasar Merdeka, Andi Harun Bangga dan Beri Apresiasi

Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama Pedagang di Pasar Merdeka, Senin (18/10/2021)

Wali Kota Samarinda Andi Harun bersama Pedagang di Pasar Merdeka, Senin (18/10/2021)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun apresiasi atas prestasi tingkat nasional yang diraih oleh Kota Samarinda melalui para pedagang di Pasar Merdeka, Jalan Merdeka, Kelurahan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang, Senin (18/10/2021).

Penghargaan yang diraih yakni Daerah Tertib Ukur (DTU) terbaik yang diperoleh dari hasil penilaian 5 Kementerian.

Dalam pidato singkatnya di tengah-tengah masyarakat, Andi Harun mengucapkan terimakasih atas kinerja Dinas Perdagangan Kota Samarinda, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Kota Samarinda, UPT Pasar Merdeka, Bank Kaltimtara dan seluruh para pedagang yang telah memberi contoh positif untuk seluruh pedagang di Kota Samarinda.

“Terimakasih mau bekerjasama dengan pemeritah. Mau berkembang dengan majunya teknologi,” ujar Andi Harun.

Dalam kesempatan itu pula, orang nomor satu Kota Samarinda itu memberi pesan kepada seluruh pedagang dan masyarakat agar selalu berlaku jujur dalam mencari rezeki.

Baca Juga :  Hadiri Kegiatan Syukuran Rujab Ketua DPRD Samarinda, Andi Harun Minta Dapur dan Kamar Mandi Dibenahi

“Jujur itu modal yang paling berharga bapak-ibu. Saya atas nama Pemerintah Kota Samarinda bangga dengan prestasi ini,” ucapnya.

Prestasi yang diraih pedagang Pasar Merdeka bukan hanya terkait DTU. Namun predikat pasar bebas formalin pun disabet.

AH sapaan karib wali kota terkesan atas kepedulian para pedagang terhadap kualitas dagangannya.

Terlebih hal tersebut dilakukan dengan kesadaran akan bahaya dari zat berbahaya jika dikonsumsi oleh masyarakat.

“Ini bukti nyata para pedagang Pasar Merdeka adalah pedagang yang bertanggungjawab. Yang dulu ikan asin diberi formalin sekarang sudah tidak ada lagi,” tuturnya.

Baca Juga :  Serahkan SK, PDIP Resmi Dukung Andi Harun-Rusmadi di Pilwali Samarinda 2020

AH berharap, prestasi ini bisa terus dijaga oleh para pedagang.

Sebab dalam hukum dagang sebut AH tidak dibenarkan jika melakukan praktik curang seperti mengurangi bobot timbangan atau menjual produk dagang yang berisi bahan berbahaya.

“Semoga dilapangkan rezekinya (pedagang). Barokah dunia dan akhirat,” ucapnya.

Terpisah, Kepala UPT Metrologi Kota Samarinda, Alexandre R.P menjelaskan, setiap satu tahun sekali pihaknya akan melakukan uji layak timbangan para pedagang.

Di Pasar Merdeka sedikitnya ada 50 timbangan dengan berbagai jenis yang diujikan.

Hasilnya, tidak ditemukan adanya kesengajaan para pedagang mengurangi berat timbangan.

“Ada ditemukan masalah selisih berat. Rata-rata karena usia timbangan. Kalau dengan sengaja memanipulasi kami belum dapatkan,” ujarnya saat diwawancara di lokasi pasar. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Usai Permendikbud 30 Dirilis, Laporan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi Mulai Bermunculan

Ragam

Ini Respon Putra Mendiang Siswadi, Tentang Pengembalian Fasilitas Ketua DPRD Samarinda

Ragam

Tanggapi kasus Vonis Jurnalis Asrul, Dewan Pers Beri Komentar Bagini

Ragam

Mengidap Leukimia, Pria Perantauan Asal Tana Toraja Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Kost

Ragam

Pokir Dewan Diduga Jadi Lahan Belah Semangka, Sabani: Usulan Pokir Masuk APBD Sudah Sesuai Aturan
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty

Ragam

Kabar Baik di Idulfitri,  Hanya Ada 5 Kasus Baru Terkonfirmasi Positif Covid-19 di Balikpapan

Ragam

Wagub Kaltim Minta Jalan Ambruk di Poros Bontang-Sangatta Diperbaiki

Ragam

Gelar Operasi Penegakan Protokol Kesehatan, Petugas Malah Temukan THM Jual Miras Ilegal