Home / Ragam

Senin, 4 Mei 2020 - 13:09 WIB

Samarinda Siap PSBB Bila Sudah Terjadi Penularan Lokal, Jaang: Turun ke Medan Tempur Kami Siap


Kaltimminutes.co, Samarinda – Pembatasan sosial berskala besar (PSBB) belum menjadi kebijakan prioritas Pemerintah Kota Samarinda untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

Pasalnya, saat ini Samarinda tidak termasuk kota yang ditetapkan sebagai transmisi lokal Covid-19. Oleh sebab itu, Syaharie Jaang, Wali Kota Samarinda tidak memilih PSBB sebagai opsi kebijakan saat ini.

Disamping itu, ia juga mempertimbangkan beberapa akibat dari kebijakan PSBB tersebut, yang tentu berdampak pada sejumlah persoalan ekonomi yang bakal dihadapi.

“Mudah-mudahan tidak terjadi (transmisi lokal). Karena PSBB gerak langkah kegiatan kita pasti sangat terbatas. Harapan kami, kegiatan ekonomi dan kemasyarakatan tetap berjalan seperti biasa apalagi ini bulan ramadan, inilah usaha kami,” kata Jaang saat ditemui awak media, usai konferensi pers, Senin (4/5/2020).

Baca Juga :  Pensiunan Dosen Ditemukan Meninggal di Kediamannya

Saat dikonfirmasi apakah Samarinda siap melakukan PSBB bila sudah terjadi transmisi lokal, Jaang menyebut akan mengambil keputusan dalam kondisi apapun.

“Bagaimanapun kami sebagai penanggung jawab mengambil keputusan di pemerintah dalam suasana apapun kami siap. Jadi sebagai pejuang pada saat negara meminta kita berjuang untuk membela negara untuk turun ke medan tempur kami akan siap,” ungkapnya.

“Saya berusaha dan memohon tim yang ada, mudah-mudahan Samarinda tetap normal itu harapan kami,” tambahnya.

Baca Juga :  Satu Pegawai Positif Covid-19, Pengadilan Agama Balikpapan Ditutup Sementara

Jaang melanjutkan saat ini bahwa Pemkot Samarinda tengah mencegah transmisi lokal dengan tidak menerima orang mudik dan ketika ada orang masuk ke wilayah Samarinda akan discreening secara ketat.

“Oleh sebab itu berapa hari ini di beberapa titik masuk wilayah kota Samarinda kami akan lakukan screening ketat, kita tidak menerima orang mudik, kecuali orang masuk. Tetapi itu pun dalam kondisi tertentu kami akan cek bagaimana kondisi kesehatan dan lain sebagainya sesuai dengan protokol penjagaan Covid-19,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jalan Penghubung Kubar-Mahulu Ditarget Rampung Akhir 2020, Anggaran APBN dan Swakelola TNI

Ragam

Tips Kelola Sampah di Kecamatan Minim TPS Ala Andi Harun, Harus Dibuat Cantik

Ragam

Update Covid-19 Kaltim: Pasien Positif Tambah 8 Kasus Total 405, Pasien Sembuh Tambah 18 Total 310 Kasus

Ragam

GAWAT!! Wapres dan Sang Istri Dinyatakan Positif Corona

Ragam

Tambahan Waktu 50 Hari Pembangunan BPKAD Kaltim Sesuai Aturan, Denda Kontraktor Waktu Masuk APBD Kaltim

Ragam

Diduga Bisa Obati Corona, Temulawak dan Jahe Laris Manis Diburu Warga

Ragam

Pensiunan Dosen Ditemukan Meninggal di Kediamannya

Ragam

Hadiri Panen Padi di Makroman, Wali Kota Andi Harun Beri Solusi Drainase ke Warga