Home / Ragam

Selasa, 15 Desember 2020 - 15:37 WIB

Satu Orang Dinyatakan Hilang, Diduga Kecelakaan Kapal di Sungai Mahakam

FOTO : Upaya pencarian tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya penyisiran mencari keberadaan motoris speed boat yang menghilang usai kecelakaan

FOTO : Upaya pencarian tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya penyisiran mencari keberadaan motoris speed boat yang menghilang usai kecelakaan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kecelakaan di aliran Sungai Mahakam kembali terjadi. Kali ini kejadian tersebut melibatkan kapal jenis speed boat dan sebuah tongkang. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (13/12/2020) pukul 07.00 Wita pagi tadi. Naas dalam peristiwa itu seorang motoris speed boat dikabarkan hilang dan tenggelam di aliran Sungai Mahakam.

Peristiwa naas itu terjadi tepatnya di perairan Sungai Mahakam segmen Jalan Ciptomangunkusumo, Kelurahan Harapan Baru, Kecamatan Loa Janan Ilir.

Informasi dihimpun, korban bernama Wahyudi (23). Kronologi awalnya, seorang pekerja pandu bandar dari PT Pelindo IV, bernama Jupri, menyewa speed boat yang dikemudikan Wahyudi. Saat itu Jupri mememinta kepada korban, untuk menghantarkannya merapat ke Tagboat Lintas Samudera, guna melakukan pengecekan surat izin melintas.

“Tagboat Lintas Samudera ini dari ilir mengarah ke hulu sedang membawa Tongkang tanpa muatan,” ungkap  Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (KPP) Kelas A Balikpapan Basarnas Kaltimtara, Melkianus Kotta, melalui Koordinator Siaga SAR Samarinda, Riqi Efendi.

Baca Juga :  Dinkes Kaltim Maklum Rapid Test Dikomersialisasi Rumah Sakit, Surat Keterangan Negatif Covid-19 Jadi Syarat Penumpang Penerbangan

Singkat cerita, setelah melakukan pengecekan surat, Jupri lalu meminta kepada Wahyudi untuk mengantarkannya kembali ke Kantor PT Pelindo IV. Namun saat hendak berangkat, speed boat yang mereka tumpangi tiba-tiba mengalami mati mesin akibat baling-baling yang tersangkut sampah.

Derasnya arus Sungai Mahakam membawa mereka mengarah ke tongkang Lintas Samudera yang mulai bergerak ke arah hulu. Mengetahui akan terjadinya tabrakan, Jupri langsung mengenakan left jacket alias jaket keselamatan dan melompat ke sungai.

Sementara Wahyudi tertinggal di speed boat dan belum sempat mengenakan left jacket. Hingga akhirnya dia ikut tertabrak dan tersedot kebawah tongkang. Sejak kejadian itu, pria 23 tahun tersebut tak muncul lagi ke permukaan dan dinyatakan hilang.

Sedangkan speed boat yang mengalami kerusakan terseret arus hingga ke tepi sungai.

“Atas kejadian itu, korban selamat melaporkannya ke PolAir dan diteruskan kepada kami,” ucapnya.

Baca Juga :  Lakukan Isolasi di RSUD AWS, Andi M. Ishak Sampaikan Terima Kasih Untuk Doa yang Mengalir ke Dirinya dan Istri

Selang beberapa waktu kemudian, Tim SAR Gabungan terdiri dari Basarnas, Kepolisian hingga Ragam Unsur Relawan Kota Tepian berupaya melakukan pencarian.

“Kami tadi sudah melakukan penyisiran di atas permukaan disekitar lokasi, dengan radius 100 meter dari titik korban hilang. Namun masih belum membuahkan hasil,” terangnya.

Hingga berita ini diturunkan, Tim SAR Gabungan belum melakukan upaya pencarian dengan penyelaman. Lantaran titik hilangnya korban berada di tengah sungai.

“Arusnya deras dan visibility atau jarak pandangnya nol, sehingga kami belum melakukan upaya pencarian dengan penyelaman,” sambungnya.

Lanjut Riqi mengatakan, Tim Basarnas kini telah membangun posko pencarian. Ada dua titik posko yang dibangun. Satu berada di Pelabuhan Sungai Kunjang, Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang dan di Jalan Ciptomangunkusumo, Kecamatan Samarinda Seberang.

“Untuk sementara, alat pencarian ada lima rubber boat dari Tim SAR Gabungan. Kami semua masih berupaya melakukan pencarian,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Perlu Simulasi, Tempat Hiburan Malam Urung Beroperasi

Ragam

Khusus Guru dan Tenaga Kesehatan, Kaltim Dapat Jatah 2.143 Formasi CPNS Tahun 2021

Ragam

Update Covid-19 Balikpapan, Pasien Positif Tambah 5 Kasus, Total 71 Kasus

Ragam

Oknum Komisi III DPRD Kaltim Diduga Titipkan Nama Hero Mardanus Jadi Kadis PUPR, Sabani Membantah

Ragam

Usai Pengambilan Swab, PDP Mengamuk Mau Juga Diisolasi di RSUD I.A Moeis

Ragam

Kunjungi Dua Kampung Tangguh, Wali Kota Samarinda Beri Bantuan Bibit Ikan

Ragam

Ternyata Tingkat Kematian Akibat Covid-19 di Indonesia Capai 8,37 Persen

Ragam

Pemuda 20 Tahun Nekat Terjun Bebas dari Jembatan Mahkota II, Diduga Alami Depresi