Home / Ragam

Kamis, 12 Maret 2020 - 14:41 WIB

Sejumlah Proyek PUPR Disorot Komisi III DPRD Kaltim, Dari Rumah Layak Huni Hingga Akses ke APT Pranoto

Harun Al Rasyid, Anggota Komisi III DPRD Kaltim

Harun Al Rasyid, Anggota Komisi III DPRD Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Komisi III DPRD Kaltim, menggelar rapat dengar pendapat (RDP), dengan Dinas PUPR Kaltim, Selasa (10/3/2020) lalu.

RDP ini dalam rangka melakukan pengawasan dan evaluasi terhadap proyek pembangunan di Bumi Mulawarman (julukan Kaltim).

Harun Al Rasyid, Anggota Komisi III DPRD Kaltim, menyampaikan pihaknya hendak mengetahui lebih dalam tentang kinerja Dinas PUPR Kaltim. Pasalnya, komisi III kerap menemui sejumlah proyek terlambat rampung sesuai target.

“Makanya kami mengawasi agar pekerjaan ini tidak terlambat,” ujar Harun Al Rasyid.

Bidang kerja yang menjadi sorotan legislator adalah sektor permukiman warga. Sebab, di Kaltim ada program pembangunan rumah layak huni yang sedang dikerjakan menggunakan APBD Kaltim. Lokasinya tersebar di beberapa kota. Seperti Bontang, Balikpapan, dan daerah lainnya.

Baca Juga :  Moda Transportasi Dibuka, Dinkes Kaltim Akan Rapid Test Penumpang Masuk ke Kaltim, Bila Reaktif Langsung Dikarantina

Untuk itu, masyarakat yang mempunyai tanah dan bisa membangun rumah akan menjadi prioritas untuk mendapat bantuan pembangunan melalui rekomendasi dewan.

“Karena, mereka inilah yang paling layak dibantu, agar menjadi perhatian dan terobosan,” ucapnya.

“Ada kategori tertentu, tidak semua orang. Salah satunya harus punya KTP di daerah tersebut dan rumah itu milik mereka bukan ngontrak. Konsep perumahan rumah layak huni sekarang hanya perbaikan saja. Bukan pengadaan,” sambungnya.

Selain itu, mengenai program Bidang Bina Marga, akses jalan munuju Bandar Udara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto juga mendapat sorotan oleh komisi III. Sebagaimana diketahui akses jalan menuju bandara masuk dalam kawasan banjir di Samarinda.

Baca Juga :  PKS Deklarasi, Dukung Rahmad Mas'ud di Pilwali Balikpapan

Pihak dewan, ingin ke depannya ada jalur respresentatif ke bandara yang cukup luas dan tidak terkendala banjir. Adapula sejumlah jalan poros Kutim-Berau, Kutim-Long Iram, Kutim-Muara Wahau dan lainnya yang akan masuk dalam perencanaan anggaran APBD.

“Perencanaan untuk semua jalan harus masuk dulu. Rencanakan saja dulu, karena itu niat. Kalau tidak ada niat bagaimana, Soal anggaran nanti kita ajukan,” katanya.

Ditegaskan Politisi PKS itu, Komisi III dan DPUPR Kaltim akan bersinergitas memperjuangkan.

“Karena momentumnya IKN, kita manfaatkan itu agar menjadi perencanaan. Nanti anggaran yang dibutukan kita sampaikan ke pusat,” tutupnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Update Covid-19 Kaltim 28 Maret: Pasien Positif Corona Bertambah 6 Orang, Total 17 Pasien

Ragam

Anggota DPRD Kaltim Ikuti Rapid Test Massal, Ini Salah Satu Hasilnya

Ragam

Belum Ada Kelanjutan Pembahasan RUU Ibu Kota Negara, Isran Noor Beri Komentar Ini

Ragam

Jalan Rusak Kerap Dikeluhkan Warga, AH: Pemerintah Seharusnya Prioritaskan Hasil Reses Terkait Infrastruktur

Ragam

Demokrasi Indonesia Alami Kemunduran, Akademisi Unmul Menilai Ada Kesan Tengah Bergerak ke Arah Otoritarian

Ragam

Capaian Baik, 11 Lembaga Publik Pemprov Kaltim Terima Penganugerahan Keterbukaan Informasi Publik

Ragam

Fokus Penanganan Longsor di Bawah Jembatan Mahkota II, Proyek IPA Kalhol Dihentikan Sementara

Ragam

Tinjau Lokasi Inti IKN, Pemprov Kaltim Berencana Bebaskan 13 Hektare Lahan untuk Suplai Air Baku