Home / Ragam

Selasa, 16 Februari 2021 - 16:53 WIB

Sekkot Samarinda Jadi Komisaris PT PSP, Sugeng: Perintah Wali Kota

Sugeng Chairuddin, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda saat diwawancara awak media, Selasa (16/2/2021)

Sugeng Chairuddin, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda saat diwawancara awak media, Selasa (16/2/2021)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Posisi rangkap jabatan oleh pejabat struktural pemerintahan kembali hangat diperbincangkan.

Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda, Sugeng Chairuddin yang merupakan Aparatur Sipil Negara (ASN) diketahui telah lama mengisi kursi dewan komisaris mewakili Pemkot Samarinda di PT Pelabuhan Samudera Palaran (PSP).

Hal ini disinyalir berpotensi melanggar hukum, lantaran bertentangan dengan sejumlah aturan. Seperti disebutkan, dalam Pasal 17 (a) UU No. 25 Tahun 2009 tentang pelayanan publik, bahwa ‘Pelaksana dilarang merangkap sebagai Komisaris atau Pengurus Organisasi usaha bagi pelaksana yang berasal dari lingkungan instansi pemerintah.

Baca Juga :  Jembatan Mahkota II Berdiri Megah, AH Sebut Berpotensi Jadi Tempat Wisata

Menanggapi kabar yang kembali mencuat ke publik ini, Sugeng Chairuddin membenarkan bahwa dirinya saat ini masih berstatus dewan komisaris di PT Pelabuhan Samudera Palaran.

“Iya benar komisaris. Itukan mewakili pemerintah kota, dan ada surat Walikota (Syaharie Jaang),” ujar Sugeng saat ditenui awak media usai menghadiri agenda kunjungan Pemkot, Selasa (16/2/2021).

Namun Sugeng menegaskan keterlibatan dirinya sebagai komisaris bukanlah seperti komisaris perusahaan pada umumnya. Namanya tercatat hanya sebagai perwakilan.

Baca Juga :  Satpol PP Gelar Operasi Pemantauan, Pastikan Tak Ada Kerumunan di Akhir Tahun

“Komisarisnya gak sama dengan komisaris yang lain-lain. Lambang aja,” kata Sugeng.

Posisi komisaris yang diemban Sugeng diketahui memiliki tugas menjalankan fungsi pengawasan terhadap kerjasama Pemkot Samarinda dan pihak perusahaan.

“Kita dapat Golden Share, 20 sekian persen. Nah dalam perjanjiannya kita meletakkan 1 orang komisaris. Kalau berbenturan dengan aturan kita gak berani,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Hendak Masuk Kaltim, Wajib Miliki Keterangan Negatif Covid-19 Hasil Tes PCR

Ragam

Ngotot Tak Mau Lockdown, Presiden Jokowi Pilih Pembatasan Sosial Skala Besar dan Darurat Sipil

Ragam

Dinkes Kaltim Sarankan Samarinda Penuhi Syarat-syarat Ini Sebelum Berlakukan Kehidupan Normal Baru

Ragam

Percepat Tracing Covid-19, Pemkot Samarinda Siapkan Mobil PCR Seharga Rp 3 Miliar

Ragam

TVRI Siarkan Materi Untuk Program Belajar di Rumah, Ini Jadwal Tayangnya

Ragam

373 Ton Beras Didistribusikan, Bantuan Pangan Pemprov Kaltim untuk Korban Banjir dan Terdampak Covid-19

Ragam

Bagikan 10 Ribu Bansos, Upaya PKB Kaltim Bantu Ringankan Beban Masyarakat di Saat Wabah Corona

Ragam

Wali Kota Andi Harun Bertemu Pejabat PDAM Samarinda, Paparkan Program hingga Evaluasi