Home / Ragam

Minggu, 25 Juli 2021 - 18:14 WIB

Sekprov Kaltim Dinyatakan Sembuh dari Covid-19, Setelah Lebih Dua Pekan Isolasi Mandiri

Muhammad Sabani, Sekprov Kaltim/ IST

Muhammad Sabani, Sekprov Kaltim/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Muhammad Sabani, Sekretaris Provinsi Kaltim, terpapar Covid-19 sejak 8 Juli 2021 lalu.

Hingga kini, Minggu (25/7/2021) lebih dari dua pekan isolasi mandiri sudah dijalaninya.

Sesuai protokol perawatan pasien Covid-19, isolasi mandiri dilakukan selama dua pekan.

Baca Juga :  Serangan Politik Jelang Hari Pemilihan, Guru Besar Unmul: Publik Sudah Pintar Bedakan Mana Serangan Menjatuhkan

Dikonfirmasi terkait kondisi kesehatannya, Muhammad Sabani menyampaikan dirinya telah dinyatakan sembuh dari Covid-19.

“Alhamdullilah sudah sembuh,” kata Sabani, dihubungi Minggu (25/7/2021).

Sebelum kembali beraktivitas seperti semula, Sekprov Kaltim saat ini masih memerlukan waktu beristirahat untuk memulihkan kondisi.

Baca Juga :  Ditanya Soal Local Lockdown, Isran Noor: Jauh-jauh, Jangan Dekat-dekat Aku

Diketahui, selama terkonfirmasi positif Covid-19, Sabani menjalani isolasi mandiri Rumah Jabatan Sekprov Kaltim di Samarinda.

Hal itu dilakukan lantaran Sabani dinyatakan pasien konfirmasi tanpa gejala medis. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Masuk Daftar Lokasi Karantina Pasien Covid-19, Ini Fasilitas di Asrama BPSDM Kaltim

Ragam

Kabar Baik!!, Pasien Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 3 Orang, Total Pasien Sembuh 6 Orang

Ragam

Lanjutan Aksi Penolakan Pengesahan UU Cipta Kerja, Anggota DPRD Kaltim Temui Pendemo, Desak Gubernur Hadir Saat Unjuk Rasa

Ragam

Anggaran Kampanye Paslon Dibatasi Hanya Rp 14,7 Miliar, Ini Saldo Awal Dana Kampanye Paslon yang Dilaporkan ke KPU Samarinda

Ragam

Kota Tepian Miliki Beragam Wisata, Ini Potensinya Menurut Andi Harun

Ragam

Dampak Tracing Testing Maksimal, Tren Kasus Harian Tinggi di Kaltim Mengalami Kenaikan

Ragam

Imigrasi Samarinda Larang 2.406 TKA China di Samarinda Tinggalkan Indonesia

Ragam

Perempuan Berstatus PDP Meninggal Dunia di Kukar, Hasil Rapid Test Negatif, Pemakaman Dilakukan Sesuai Protokol