Home / Ragam

Jumat, 28 Mei 2021 - 17:49 WIB

Selamat!! Wali Kota Samarinda Raih Penghargaan WTP ke-7 dari BPK

Foto bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi beserta jajaran Pemkot Samarinda beserta Kepala Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur BPK RI, Dadek Nandemar usai kegiatan, Jumat (28/5/2021).

Foto bersama Wali Kota Samarinda Andi Harun dan Wakil Wali Kota Samarinda Rusmadi beserta jajaran Pemkot Samarinda beserta Kepala Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur BPK RI, Dadek Nandemar usai kegiatan, Jumat (28/5/2021).

Kaltimminutes.co, Samarinda – Wali Kota Samarinda Andi Harun ucapkan syukur atas penghargaan Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) ke-7 kalinya yang diberikan oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Kalimantan Timur kepada Pemerintah Kota Samarinda, Jumat (28/5/2021).

“Keuangan kita sudah lalui pemeriksaan. Alhamdulillah kita sudah meraih predikat WTP yang ke-7 kalinya,” ujar wali kota kepada awak media usai penyerahan laporan hasil pemeriksaan laporan keuangan pemerintah daerah tahun anggaran 2020.

Baca Juga :  Bincang Santai Bersama Warga, Wali Kota Samarinda Semangati Warga Usai Disuntik Vaksin

Andi Harun mengatakan, ada 3 catatan yang diberikan BPK kepada Pemkot Samarinda. Pertama peningkatan tata kelola keuangan, kedua kelebihan pembayaran, ketiga perbaikan hal-hal teknis.

“Termasuk rekening Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Akan kita tindaklanjuti catatannya,” tegasnya.

Dikesempatan yang sama, Kepala Perwakilan Provinsi Kalimantan Timur BPK RI, Dadek Nandemar mengatakan, dari hasil pemeriksaan laporan keuangan Pemkot Samarinda ada catatan ringan dan sedang untuk dapat diperhatikan. Salah satunya mengenai laporan keuangan Bank Perkreditan Rakyat (BPR).

Baca Juga :  Segera Terapkan Sekolah Tatap Muka, Kadisdik Samarinda Ungkap Kesiapan Sekolah

“Disitu ada beberapa yang kita soroti. Terutama masalah kredit yang tidak sesuai SOP,” bebernya.

Disinggung mengenai BLUD, Dadek mengatakan catatan pelanggaran terjadi di layanan Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

“Ada biaya-biaya pendapatan yang tidak dilaporkan kepada pemerintah yang kita dapati, ini harus kita laporkan, jadi uangnya kita amankan dan diberikan kepada pemerintah kota,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pasien PDP Meninggal di Balikpapan, Diduga Karena Covid-19
Ilustrasi IPA PDAM

Ragam

Bukan Pakai Disinfektan, PDAM Tambah Kadar Kaporit untuk Tangkal Penyebaran Covid-19 di Samarinda

Ragam

Siap-siap!! Tarif Tol Balsam Berlaku Pertengahan Juni 2020, Ini Rincian Tarifnya

Ragam

Pembelajaran Tatap Muka Ditargetkan Awal Ajaran Baru, Kadisdikbud Minta Guru Diutamakan Dapat Vaksin Covid-19

Ragam

Dana Bansos Tak Tersampaikan Secara Jelas, Akademisi Unmul Sebut Indikasi Penyimpangan Sulit Dihindari

Ragam

Jalankan Instruksi Menteri Dalam Negeri, Pemkot Samarinda Perpanjang PPKM Level IV hingga 9 Agustus 

Ragam

Kabar Baik, 19 Tenaga Kesehatan Terkonfirmasi Positif Covid-19 di IA Moeis Dinyatakan Sembuh

Ragam

Pelaku Terduga Intimidasi Pelatih Saksi Paslon 02 Tersebar di Medsos, Kuasa Hukum Berniat Laporkan ke Pihak Berwajib