Home / Ragam

Rabu, 1 April 2020 - 19:05 WIB

Selang Sehari, Dua PDP Covid-19 Meninggal di Balikpapan

Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan, saat menyampaikan rilis ke media, Rabu (1/4/2020)

Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan, saat menyampaikan rilis ke media, Rabu (1/4/2020)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Baru Selasa malam tadi, satu orang PDP Covid-19 meninggal dunia. Dalam hitungan jam, satu lagi pasien PDP meninggal dunia di Balikpapan.

Pada Rabu siang (1/4/2020), sekira pukul 12.00 Wita, pasien PDP, seorang perempuan, berusia 74 tahun, dinyatakan meninggal dunia.

Saat menghembuskan nafas terakhir, status pasien masih merupakan PDP Covid-19 di Balikpapan, hingga pada sore harinya, melalui rilis Rizal Effendi, Wali Kota Balikpapan, hasil swab keluar dari Balai Besar Laboratorium Kesehatan (BBLK) Surabaya, dengan hasil pasien yang meninggal tersebut negatif Covid-19.

Pasien diketahui dikuburkan sesuai dengan protokol pemakaman Covid-19.

Baca Juga :  Operasi Ketupat Mahakam 2020 Bontang Dimulai Besok, Polres Pelototi Arus Mudik Lebaran

“Hari ini hasil laporan dari BBLK Surabaya kami menerima hasil lab nya, dalam hasil negatif. Berkaitan dengan 1 PDP yang dirawat di RS yang hari ini meninggal dunia,” katanya, Rabu (1/4/2020).

Hingga kini 1 PDP yang meninggal dunia dinyatakan negatif corona, dan 1 PDP yang belum diketahui hasil labnya.

“Jadi total ada 3 pasien yang meninggal, 1 terjadi tadi malam (Selasa) itu juga posisinya masih PDP, dan hasil laboratorium nya belum kita terima,” ujar Rizal.

Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty, menjelaskan lebih rinci mengenai laporan riwayat ke 2 pasien yang telah meninggal dunia.

Baca Juga :  Ketahuan Miliki 3 Poket Sabu, Pria di Samarinda Diciduk Polisi

“Riwayat almarhumah (tadi siang) memiliki penyakit struk, hipertensi, dan pneumoni. Dengan hasil swab BBLK negatif. Bukan asal cluster darimana-mana, karena usia tua, karena Balikpapan sudah ditetapkan ada pasien transmisi lokal,” kata Andi

“Riwayat pasien meninggal yang tadi malam, masuk rumah sakit tanggal 28 tidak ada riwayat perjalanan, belum ada hasil swab, kami belum bisa mengatakan apa-apa,” lanjutnya.

Hingga kini Pasien dalam pengawasan (PDP) Balikpapan saat ini ada 29 orang, dengan pasien terbanyak di Kanujoso 24 orang. Orang dalam pemantauan (ODP) sebanyak 1.321 orang. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kisah Baby Dee, Bocah 5 Tahun yang Sumbangkan Tabungan untuk Penanganan Covid-19 di Balikpapan

Ragam

Pemenang Lelang Proyek Mebeler Belasan Miliar Unmul Dipertanyakan, Ini Penjelasan PPK

Ragam

RDP di Komisi III DPRD Kaltim, Warga Kutim Keluhkan Minimnya Kontribusi KPC Bagi Masyarakat

Ragam

BREAKING NEWS – BOOM!! Kasus Positif Covid-19 Tambah 9 Orang, Total 44 Kasus di Kaltim, Data per Kamis (16/4/2020)

Ragam

Mahasiswa Aksi, Minta Kejati Kaltim Usut Laporan Keuangan Perusahaan Daerah MBS, Ini Sebabnya…

Ragam

BREAKING NEWS – Update Covid 12 April: Lima PDP Bertambah, Sebagian Besar Dari Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Lokasi Calon IKN di Kaltim Berpotensi Gempa

Ragam

Oknum Polantas Dimutasi Gegara Lakukan Pungli dan Ludahi Sopir