Home / Ragam

Selasa, 28 Juli 2020 - 12:46 WIB

Sempat Dilarang Berenang di Waduk Paradiso Balikpapan, Bocah 12 Tahun Tewas Tenggelam

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Seorang bocah bernama Revan Najril Ilham (12) dilaporkan tenggelam setelah asik berenang di waduk Bendali 5 Paradiso Balikpapan bersama 7 temannya.

Kasie OPS dan Siaga Basarnas Kaltimra Octavianto mengatakan kepada awak media, bahwa anak-anak tersebut sebenarnya telah dilarang untuk berenang oleh penjaga di lokasi kejadian.

Namun, anak-anak tersebut acuh dan tetap ingin berenang di waduk itu.

“Informasi mereka itu pada pukul 16.30 Wita, mereka itu berenang dan total ada delapan anak, termasuk korban. Mereka ini sempat dilarang security dan mereka kucing-kucingan dengan melewati jalan lain,” kata Octa, Senin (28/7/2020).

Baca Juga :  Terkait Persoalan RTH di Samarinda, Begini Solusi Paslon Nomor Urut 02 Andi Harun 

Octa mengatakan teman korban bernama Mika dan Yusuf yang menjadi saksi kejadian itu melihat korban melompat ke dalam air.

Berselang waktu kemudian mereka melihat korban telah mengapung di dalam air.

Dengan tubuh yang lebih kecil dibandingkan tubuh Revan, Yusuf tak berani menolong untuk mengangkat Revan ke permukaan.

“Informasi dari rekan-rekan korban ini, ternyata korban tidak bisa berenang,” ujarnya.

Octa mengatakan, Tim Basarnas yang juga dibantu warga sekitar mencoba memberikan CPR terhadap korban, namun saat pengecekan tidak ditemukan denyut nadi bocah tersebut.

Baca Juga :  1 ABK Kapal Madani Nusantara di Balikpapan Terkonfirmasi Positif, 40 ABK Menunggu Hasil Pemeriksaan Swab

“Karena sudah setengah jam tenggelam, ketika dilakukan pertolongan pertama oleh anggota Basarnas, tidak ditemukan denyut nadinya,” katanya.

Setelah dilakukan pertolongan oleh tim Basarnas, korban pun langsung dibawa menuju Rumah Sakit AURI Balikpapan untuk segera dapat dilakukan penanganan selanjutnya.

Naas bocah tersebut pun meninggal dunia setelah tim Basarnas menerima informasi dari dokter pada pukul 19.01 Wita, Senin (27/7/2020).

Korban pun segera dibawa ke rumahnya yang berada di Sepinggan Balikpapan Selatan. (*)

Share :

Berita Terkait

Ilustrasi Kaltim senyap

Ragam

Keluh Kesah Warganet Soal Lockdown 2 Hari, Ada Sebut Soal Salah Pilih

Ragam

Dua Orang di Kutim Positif Covid-19 Usai Pulang dari Acara Keagamaan di India

Hukrim

Dor ! Terdengar Suara tembakan, Salah Satu Pengunjung THM di Samarinda Nyaris Kena Peluru

Ragam

Hasil Rapid Test Non Reaktif Jadi Alasan RSUD IA Moeis Makamkan Jenazah Pasien Covid-19 Tanpa Protokol Kesehatan

Ragam

Belum Ada Temuan di Kaltim, RSUD AWS Samarinda Siapkan Fasilitas Hadapi Penyebaran COVID-2019

Ragam

Sektor Pertambangan dan Ekspor Paling Terdampak, Ekonomi Kaltim Minus 5,46 Persen di Triwulan II 2020

Ragam

Dapat Dukungan Jaringan Santri Balikpapan, Rahmad Mas’ud Percaya Diri Menangi Pilkada

Ragam

Pelaku Perjalanan Darat Dalam Wilayah Kaltim Diwajibkan Bawa Surat Non Reaktif Rapid Test