Home / Ragam

Sabtu, 25 Juni 2022 - 20:38 WIB

Seorang Pria di Samarinda Tewas Tersengat Kabel Listrik, Begini Kronologisnya

ilustrasi meninggal dunia /gatra.com

ilustrasi meninggal dunia /gatra.com

Kaltimminutes.co, Samarinda – Niat memperbaiki atap seng rumah, seorang pria berinisial JN (48) di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) justru tewas karena tersengat aliran kabel listrik, Sabtu (25/6/2022).

Kejadian nahas tepatnya terjadi di atas sebuah bangunan toko sekitar Jalan Pangeran Suryanata, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu.

Informasi dihimpun, korban saat kejadian bersama seorang rekannya bernama Misbahul Munir (42). Keduanya diduga sedang bekerja memperbaiki atap toko.

Saat berada di atas atap toko, rekan korban sempat mengingatkan bahwa ada kalau ada kabel listrik besar yang berada di dekat genteng yang hendak diperbaiki.

Baca Juga :  Lockdown Akhir Pekan Berlanjut, Hadi Mulyadi Ungkap Tetap Pikirkan Keinginan Warga

“Setelah mengingatkan korban, saksi (Misbahul Munir) turun ke bawah untuk ambil alat bor untuk memasang atap seng,” tutur Kasat Reskrim Polresta Samarinda, Kompol Andika Dharma Sena melalui Kasubnit Inafis, Iptu Herry Cahyadi pasca kejadian.

Setelah mengambil alat bor, saksi kembali naik ke atap toko. Saat itu dirinya sontak terkejut menyaksikan rekannya telah terkulai tak berdaya di atas atap.

“Kemudian saksi memanggil warga lain meminta bantuan mengevakuasi korban dan langsung di larikan ke rumah sakit,” imbuhnya.

Meski telah ditolong dan mendapatkan perawatan medis, namun sayang beribu sayang nyawa korban sudah tak lagi tertolong.

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Bangun 766 Unit Rumah Layak Huni, Isran Noor Sebut Tidak Hanya dari Dana CSR

“Dari hasil pemeriksaan rumah sakit, korban dinyatakan telah meninggal dunia. Korban pun mengalami luka bakar dibeberapa bagian tubuhnya yang diduga akibat kesetrum kabel listrik,” bebernya.

Pasca kejadian, pihak kepolisian pun bergegas melakukan olah TKP, mengumpulkan alat bukti dan sejumlah keterangan saksi.

“Hasil pemeriksaan sementara tidak ada ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Sekarang masih kami selidiki lebih lanjut sembari menunggu hasil resmi pemeriksaan rumah sakit keluar,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tekan Penyebaran Covid-19, Cairan Desinfektan Disemprot ke Sekolah dan Tempat Ibadah

Ragam

Dukung Rencana Kejuaraan Balap Motor untuk Memperingati Hari Bhayangkara, Wawali Rusmadi: Baik untuk Wadah Balapan Generasi Muda

Ragam

PT Samaco Bayar Tunggakan Kerjasama ke Pemkot Samarinda, Diberi Waktu 4 Bulan Pelunasan Denda

Ragam

Pilwali Samarinda, Awang Faroek Sebut Andi Harun-Rusmadi Pasangan Ideal

Ragam

Soal Pemindahan IKN ke Kaltim, Kepala BIN Sebut Akan Meminimalkan Potensi Ancaman Terhadap Negara

Ragam

Jokowi Larang Ekspor Batu Bara, Dunia Internasional Kalang Kabut

Ragam

Update Kasus Covid-19 Kaltim: Sembuh Tambah 2 Kasus, Positif Tambah 1, Terus Turun Tapi Jangan Terlena

Ragam

Ditolak Puskesmas Kariangau Saat Akan Melakukan Persalinan, Keluarga Pasien Sebut Begini