Home / Ragam

Rabu, 17 November 2021 - 19:47 WIB

Sering Pantau Prokes di Warung, Ganjar Dinobatkan sebagai Gubernur Terbaik Program Penyehatan Pangan Nasional

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo

Kaltimminutes.co – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dinobatkan sebagai Gubernur terbaik program penyehatan pangan nasional oleh kementerian kesehatan. Hal itu berkat Ganjar Terjun Kelapangan guna memastikan penerapan protokol kesehatan pada restoran, rumah makan dan warung-warung

Penghargaan itu diberikan pada saat  acara penghargaan Swasti Saba Kabupaten/Kota Sehat dan Penerapan Protokol Kesehatan Tempat Pengelolaan Pangan yang digelar Kemenkes, Rabu (17/11).

Bukan Hanya ganjar, salah satu Wali Kota di Jateng yakni Wali Kota Surakarta, Gibran Rakabuming Raka juga mendapat penghargaan sebagai kepala daerah terbaik kedua program penyehatan pangan tingkat kabupaten/kota se Indonesia.

Ganjar yang menerima penghargaan itu saat perjalanan kunjungan kerja ke Cilacap mengatakan bahwa penghargaan itu merupakan kerja keras semua pihak yang mendukung penerapan protokol kesehatan di pengelolaan pangan Jawa Tengah.

Baca Juga :  Sebut Wapres Patung Istana, Presiden BEM-KM Unmul Diperiksa Satreskrim Polresta Samarinda

“Sebenarnya yang hebat itu bukan saya. Yang hebat adalah pelaku rumah makan, restoran dan tempat-tempat makan itu, termasuk mereka-mereka yang memproduksi makanan di Jawa Tengah,” katanya.

Ganjar mengatakan, tanpa dukungan mereka semua, pengelolaan pangan sesuai protokol kesehatan di Jateng tidak akan berjalan. Maka, pihaknya sangat mengapresiasi dan berterimakasih pada semua pihak yang dengan semangat mau mendukung penerapan protokol kesehatan di tempatnya masing-masing.

“Merekalah sebenarnya yang hebat-hebat, karena dalam rangka kita mengoordinasikan, mereka menyambut ini dengan baik. Saya menyampaikan terima kasih pada semua yang berpartisipasi. Mereka hebat dan kita bisa melangkah bersama untuk lebih baik dalam rangka protokol kesehatan ini,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin memberikan apresiasi pada semua pihak termasuk Gubernur, Bupati/Wali Kota dan pelaku usaha makanan yang menerapkan protokol kesehatan di tempatnya masing-masing. Menurutnya, langkah itu adalah upaya membantu percepatan percepatan pemulihan perekonomian di Indonesia.

Baca Juga :  Update Terbaru Kasus Dugaan Cek Kosong, Penyidik Agendakan Pemanggilan Ulang untuk Konfrontir Keterangan Pelapor dan Terlapor 

“Kami memberikan apresiasi pada kepala daerah dan semua pengelola usaha makanan yang telah menerapkan protokol kesehatan di tempatnya masing-masing. Dengan cara ini, maka upaya penerapan kebiasaan baru dan perilaku hidup sehat berkesinambungan,” katanya.

Budi mengucapkan selamat kepada para kepala daerah yang mendapatkan penghargaan. Ia berharap, penghargaan itu menambah semangat mereka dalam upaya penerapan normal baru.

“Dan kami berharap, penghargaan ini bisa memotivasi kepala daerah atau pengusaha lain yang belum mendapatkan penghargaan,” pungkasnya. (*)

Artikel ini telah tayang di merdeka.com dengan judul “Ganjar Dinobatkan Sebagai Gubernur Terbaik Program Penyehatan Pangan Nasional”. https://www.merdeka.com/peristiwa/ganjar-dinobatkan-sebagai-gubernur-terbaik-program-penyehatan-pangan-nasional.html

Share :

Berita Terkait

Ragam

Cegah Tindak Kriminal saat Pandemi, Brimob Balikpapan Gencarkan Patroli di Jam Rawan

Ragam

Kasus Dugaan Suap Dalam Pengadaan Barang dan Jasa, KPK Perpanjang Masa Penahanan Dodi Alex Noerdin 40 Hari

Ragam

Besok, Dinkes Samarinda Akan Lakukan Vaksinasi Gotong Royong, Biaya Vaksin Dibebankan ke Perusahaan

Ragam

Mantap! Hasil Tes Massal di Pasar Merdeka, 344 Sampel Negatif Corona

Ragam

Kaltim Kekurangan Stok Dosis Vaksin, Isran Noor Minta Kemenkes RI Lakukan Ini

Ragam

Tuntut Transparansi Anggaran Perusahaan Penyalur BBM, Mahasiswa Gelar Aksi di DPRD Kaltim

Ragam

Apresiasi Panen di Sumsel, Mendes Ajak Petani untuk Terus Meningkatkan Produktivitas Pertanian

Ragam

Update 20 Mei 2020: Penyintas Covid-19 di Kaltim Tambah 6 Kasus, Kubar Diduga Transmisi Lokal, Kukar dari Ijtima Gowa