Home / Ragam

Senin, 3 Februari 2020 - 18:49 WIB

Setelah SK Tarif Tol Keluar, PT Jasa Marga Maih Gratiskan Tarif Selama 7 Hari

Kaltimminutes.co, Samarinda – Bila tidak ada kendala, tarif tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) akan mulai diberlakukan Maret mendatang. Hal tersebut disampaikan Isran Noor, Gubernur Kaltim.

Diketahui, saat ini penetapan harga dan waktu pemberlakuan tarif tol pertama di Pulau Kalimantan ini, tengah dibahas di Kementerian PUPR RI. berapa besaran tarif, nantinya akan tertuang dalam SK menteri.

Ronny Hendrawan, Manajer Area Jasa Marga Tollroad Operation (JMTO) menjelaskan, meski SK Menteri PUPR terbit, pihaknya masih akan melakukan penggratisan jalan tol selama masa sosialisasi 3 hingga 7 hari setelah SK terbit. Hal ini dilakukan agar warga pengguna jalan tol dapat terbiasa dengan ada penyesuaian tarif tol. Terkait kapan tarif mulai berlaku, Ronny menyebut hal tersebut menjadi kewenangan pusat.

Baca Juga :  Hak Interpelasi Terancam Buntu, Castro: DPRD Samarinda Perlu Nyali

“Setelah terbit, ada masa sosialisasi selama 3 hingga 7 hari kurang lebih. Selama 7 hari digratiskan bisa begitu, maksimal ya 7 hari,” kata Ronny.

Selama belum diterbitkannya SK menteri ini, pihak Jasa Marga Balikpapan-Samarinda (JMB) tetap mempersilahkan pengguna jalan melewati tol dengan gratis.

JMB memprediksi, meski nanti tarif tol telah diberlakukan, pengguna jalan tol tidak akan mengalami penurunan jumlah kendaraan. Diketahui, sejak diresmikan pada 17 Desember lalu hingga kini, kendaraan yang lewat di jalan tol Balsam, mencapai 3000 hingga 4000 kendaraan per hari.

“Sehari 3-4 ribu. Angka itu masih normal. Untuk total seluruh kendaraan yang lewat tol sejak diresmikan, saya tidak hapal. Data secara global segitu jumlahnya,” sebutnya.

Baca Juga :  Cegah Penyebaran Covid-19, PDIP Ajak Paslon Usungannya Perbanyak Lakukan Kampanye Virtual

“Prediksi tetap stabil meski ada penetapan pelaksanaan tarif. Tetap full aja yang lewat,” sambungnya.

Dikonfirmasi terkait kemungkinan tarif tol akan mulai berlaku Maret mendatang. Ronny mengatakan pihaknya hanya sebagai operasional pengelola jalan tol. Namun, informasi yang diterima, Februari ini pihak kementerian mulai menginformasikan kapan tarif tol mulai berlaku.

“Kalau tarif tol mulai diberlakukan, pasti kami share ke teman-teman. Kami belum bisa mastikan kapan diberlakukan. Kami operasional saja sesuai prosedur,” pungkasnya. (yd//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

KKP APT Pranoto Benarkan Ada 6 Orang Diduga Terjangkit Virus Corona Diperiksa di APT Pranoto, Bagaimana Hasilnya??

Ragam

Disampaikan Lewat Video Singkat, Bupati Berau Akui Terkonfirmasi Positif Covid-19

Ragam

Duh… Diduga Ada Virus Baru Bernama D614G, Tapi Dinkes Balikpapan Belum Bisa Memastikan

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Kamis (30/4): Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 15 Kasus, Berasal dari Berau, Balikpapan, dan Bontang

Ragam

4 Pegawai Bapenda Paser Positif Covid-19, Pelayanan ke Masyarakat Tetap Jalan

Ragam

Pesan Ribuan Reagen Untuk Uji PCR, Akhir Maret Kaltim Sudah Bisa Uji Swab Deteksi Covid-19 Sendiri

Ragam

SMR 33 PDP Meninggal di RS Dirgahayu Dinyatakan Positif Covid-19, Bagaimana Nasib Istrinya

Ragam

Kemenag Bontang Buka Kembali Pendaftaran Nikah, Tapi Tidak Melayani Akad