Home / Ragam

Sabtu, 18 September 2021 - 15:55 WIB

Siap-siap, Andi Harun Sudah Izinkan, Pembelajaran Tatap Muka di Samarinda Dimulai Pekan Depan

Ilustrasi Belajar Tatap Muka/borneo24.com

Ilustrasi Belajar Tatap Muka/borneo24.com

Kaltimminutes.co, Samarinda – Setelah sempat tertunda beberapa kali akibat lonjakan kasus positif Covid-19, akhirnya Pembelajaran Tatap Muka (PTM) akan digelar pada pekan depan.

Kebijakan ini diberlakukan setelah Wali Kota Samarinda Andi Harun menggelar pertemuan dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin.

“Saya sudah ketemu dan panggil Kadisdik (Asli Nuryadin) untuk memilih opsi yang kedua yakni setengah dari jumlah sekolah yang sudah siap menggelar PTM,” ungkap Andi Harun kepada awak media beberapa waktu lalu.

Sejak dilantik sebagai Wali Kota Samarinda pada Februari yang lalu, Andi Harun memberi perhatian serius terhadap nasib pendidikan yang tak kunjung membaik di tengah serangan wabah virus Covid-19.

Baca Juga :  Kurangi Kelelahan Fisik Tenaga Medis, DPW PPNI Kaltim Minta Jam Kerja Nakes Dikurangi

Menurutnya, risiko sangat besar kini tengah dihadapi  Indonesia. Sebab pendidikan merupakan salah satu sektor strategis untuk melahirkan generasi penerus bangsa.

Ia mengatakan, pembelajaran tatap muka menjadi salah satu solusi yang patut kembali dicoba.

Namun, dalam penyelenggaraannya orang nomor satu Kota Samarinda ini menyampaikan bahwa akan digelar secara bertahap dan menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

“Penyelenggaraan bertahap. Dilihat dari kesiapan sekolah dan Disdik mengatur soal teknisnya,” imbuhnya.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan Kota Samarinda Asli Nuryadin membenarkan bahwa PTM akan digelar Senin, 20 September 2021.

Baca Juga :  Kaltim Dapat Jatah 2,2 Juta Dosis Vaksin Covid-19, Akhir Tahun Diterima

“Sesuai persetujuan wali kota (Andi Harun), Senin ini kita mulai (PTM),” ujarnya, Sabtu (18/9/2021).

PTM akan digelar di 54 sekolah, mulai dari tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Taman Kanak-kanak (TK), Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menegah Pertama (SMP).

Mengenai langkah monitoring penyelenggaraan PTM, Asli sapaannya memastikan akan dilakukan dengan ketat. Dengan dipantau gugus tugas Covid-19 dari masing-masing sekolah.

“Jadi monitoring itu setiap hari. Terutama nanti ada tim gugus Covid-19 dari sekolah. Terus ada juga gugus dari kelurahan dan kecamatan. Termasuk orang tua dan masyarakat,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Bahan Bakar Minyak Langka, Ini Penyebabnya

Ragam

Segera Jauhi, 5 Kebiasaan Sehari-hari Ini Bisa Merusak Kesehatan Mata

Ragam

Tiga Pasien dari KPU Samarinda Dinyatakan Negatif Covid-19

Ragam

Terkuak, Ini Penyebab Pengunggah Seruan Jihad Melawan Densus 88 Antiteror

Ragam

Tahap Awal PUPR Kaltim Alokasikan Rp10 Miliar untuk Jalan Pendekat Jembatan Pulau Balang, Lokasi Sudah Ditentukan

Ragam

Pemenang Lelang Proyek Mebeler Belasan Miliar Unmul Dipertanyakan, Ini Penjelasan PPK

Ragam

Saksikan Live Streaming  Podcast Kopi dan Industri  Setiap Hari Call Mural Fest 2021 pada Link di Bawah Ini

Ragam

Hasil Riset, Minum Jus Jeruk dengan Kulitnya Disebut Bisa Tangkal Covid-19