Home / Ragam

Sabtu, 29 Januari 2022 - 20:09 WIB

Soal Tempat Jin Buang Anak, Edy Mulyadi Siap Penuhi Hukum Adat di Kalimantan, Tapi Harus Ada yang Jamin Keamanannya

Edy Mulyadi (Sumber foto: Suara.com)

Edy Mulyadi (Sumber foto: Suara.com)

Kaltimminutes.co – Edy Mulyadi siap untuk menjalani hukuman adat terkait ucapan soal tempat jin buang anak.

Hal itu disampaikan oleh ketua tim kuasa hukum Edy Mulyadi, Herman Kadir.

Kendati demikian Herman mengatakan hukuman adat itu harus jelas dulu dan bentuknya seperti apa.

“Apa bentuk hukum adatnya, kayak apa, itu yang kami pertanyakan, kalau hukum adatnya mengada-ada ya enggak mungkin,” kata dia di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat, 28 Januari 2022.

Herman mengatakan ada sejumlah permintaan kepada kliennya untuk menjalani hukuman adat berupa permintaan maaf secara langsung kepada masyarakat di Kalimantan yang merasa sakit hati terkait ucapan Edy Mulyadi terkait tempat jin buang anak.

Baca Juga :  Isran Noor Kemah di IKN Bersama Presiden Jokowi, Gubernur Lain Pulang

Namun ia mengatakan harus ada yang menjamin secara jelas keamanan Edy Mulyadi jika datang ke Kalimantan untuk memenuhi hukum adat.

“Bukan enggak mau, berani berani saja. Tapi siapa yang berani jamin keamanannya ke Kalimantan itu. Katanya hukum adatnya harus ke Kalimantan minta maafnya, silahkan saja tapi siapa yang jamin,” kata dia.

Baca Juga :  Terkait Penataan Aset Daerah, Akademisi Unmul Sebut KPK Datangi Kantor DPD Golkar Kaltim Sudah Tepat 

Sebelumnya, Aliansi Borneo Bersatu tetap meminta Edy Mulyadi diproses hukum adat meski penyidikan di kepolisian masih berjalan. Edy menghadapi sejumlah laporan karena pernyataannya mengkritik rencana pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur.

Meski Edy sudah meminta maaf namun aliansi Borneo bersatu meminta agar Edy Mulyadi meminta maaf secara langsung.

“Hukum adat itu merupakan suatu keharusan. Hukum positif silakan berjalan,” kata Jubir Aliansi Borneo Bersatu, Rahmad Nasution Hamka, di gedung DPR, Jakarta, Kamis, 27 Februari 2021.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

PPKM Darurat Telah Diterapkan di Balikpapan, DPRD Minta Pemkot Sediakan Bansos

Ragam

Masuk Bulan Ramadan Kasus Covid-19 di Kaltim Berangsur Turun, Isran Noor Ingatkan Warga Tetap Jaga Prokes 

Ragam

Beredar Kabar Ketua DPRD Kaltim Akan Di-PAW, Makmur HAPK: Belum Tahu Saya

Ragam

Mahasiswa di Sejumlah Wilayah Indonesia Lakukan Aksi Unjuk Rasa, Tolak Jokowi 3 Periode hingga Desak Turunkan Harga Minyak Goreng

Ragam

Alasan PKS Tolak UU IKN, Ahmad Syaikhu: Dibahas Secara Ugal-ugalan

Ragam

Antisipasi Kenaikan Harga, Airlangga: Presiden Jokowi Bari Instruksi Pertebal Perlindungan Sosial

Ragam

Golkar Bangun Kantor di Atas Tanah Milik Pemerintah Tanpa Kejelasan Status, Castro: Perbuatan Melawan Hukum

Ragam

Update 20 Mei 2020: Penyintas Covid-19 di Kaltim Tambah 6 Kasus, Kubar Diduga Transmisi Lokal, Kukar dari Ijtima Gowa