Home / Ragam

Minggu, 23 Januari 2022 - 17:51 WIB

Soal Video Viral Penghinaan Kalimantan oleh Edy Mulyadi, Mantan Wali Kota Balikpapan Beri Respon Begini

Mantan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi (Sumber foto: Bisnis.com)

Mantan Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi (Sumber foto: Bisnis.com)

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Edy Mulyadi menjadi sorotan publik akibat potongan video yang viral di media sosial yang diduga melakukan penghinaan terhadap Kalimantan.

Masyarakat Kalimantan pun ikut memanas dengan ujaran yang dilontarkan Edy Mulyadi, salah satunya Mantan Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi yang menuliskan tanggapannya melalui media sosial Instagram pribadinya.

“Indonesia bukan hanya soal Jakarta. Dari Sabang sampai Merauke, semua bersama dalam bingkai Nusantara. Tidak apa tidak setuju wacana pemindahan Ibukota. Tapi menghina warga Kalimantan, ini lain cerita,” tulis Rizal Effendi.

Baca Juga :  Sudah Diuji Coba, PCR Bisa Digunakan Jumat Besok, Kapasitas Pengujian 348 Sampel per Hari

Mantan Wali Kota Balikpapan yang telah menjabat selama 2 periode ini mengatakan warga Kalimantan, khususnya warga Balikpapan sangat ramah kepada pendatang, dan tidak memandang perbedaan satu sama lain.

“Datang ke Balikpapan, lihat bagaimana warga kota ini menjunjung tinggi toleransi. Lihat, betapa ramahnya kami bagi para pendatang. Bergandengan tangan, membantu sesama, tanpa terkotak perbedaan,” ujarnya.

Dalam video tersebut Edy Mulyadi yang merupakan Caleg PKS menyebut Kalimantan adalah tempat jin buang anak, dan menyebutkan warga Kalimantan adalah Kuntilanak, dan Genderuwo.

Baca Juga :  Lakukan Evaluasi Dokumen RAPBD Hari Ini , Pemprov Kaltim Akan Panggil TAPD Kabupaten/kota

“Tempat jin buang anak? Hanya monyet? Kota ini bukan lagi hanya sekedar hutan belantara. Ada budaya, tradisi dan kultur yang dijaga seiring dengan pembangunan yang ada,” ujarnya.

Dengan viralnya potongan video yang viral, tersebut, Rizal Effendi menyebutkan dirinya tersinggung dengan ujaran yang dilontarkan Edy Mulyadi.

“Iya, sama seperti yang lain, saya tersinggung dengan pernyataan ini. Tapi sebagai warga negara Indonesia, semoga kami tidak terpancing dalam provokasi perpecahan,” tulisnya.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

78 Lab Sudah Dipersiapkan, Jokowi Minta Gugus Tugas Covid-19 Perluas Jangkauan Tes PCR

Ragam

Rabu Siang Beredar Kabar Rektor Unmul Positif Corona, Ini Penjelasan Wakil Rektor

Ragam

Kecelakaan di Simpang Mahkota II, Pemuda Tewas Setelah Sepeda Motornya Tertabrak Mobil

Ragam

Keluhan Kualitas Air Bersih Menyeruak, Andi Harun: Diperlukan Solusi Permanen yang Wajib Dipenuhi  Perumdam Tirta Kencana

Ragam

DPRD Samarinda Apresiasi Rencana Pemkot Minta Hibah Lahan Eks Temindung ke Provinsi

Ragam

Dinkes Balikpapan Temukan Baru 1 Lab yang Turunkan Harga Tes Swab Mandiri ke 900 Ribu

Ragam

Besok Presiden Jokowi Akan Berkunjung ke Samarinda dan Balikpapan, Peliputan Wartawan Dibatasi

Ragam

Jokowi Larang Ekspor Batu Bara, Dunia Internasional Kalang Kabut