Home / Ragam

Rabu, 29 April 2020 - 20:06 WIB

Staf Sekretariat DPRD Samarinda Dinyatakan PDP Covid-19, Ayah dari Anak 13 Tahun PDP yang Meninggal Dunia


Kaltimminutes.co, Samarinda – Update kasus Covid-19 di Samarinda per Rabu (29/4/2020), ada penambahan 3 kasus konfirmasi positif Covid-19, dan penambahan 15 kasus baru pasien dalam pengawasan (PDP) di Kota Tepian.

Masuk dalam daftar update yang dikeluarkan Tim Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPP Covid-19) Kaltim tersebut, anak usia 13 tahun yang meninggal dunia pada Selasa (28/4/2020) pukul 00.55 Wita dini hari.

Selain itu, ayah dari anak 13 tahun tersebut, juga menjalani rapid test pada Selasa siang di RS Karantina Samarinda. Hasilnya reaktif Covid-19.

Sang ayah, berinisial AR (52 tahun) akhirnya ditetapkan menjadi PDP pada Rabu (29/4/2020) saat ini dirawat di RSUD Abdul Wahab Sjahranie Samarinda.

“1 kasus, laki-laki 52 tahun merupakan pelaku perjalan dari Martapura yang ditetapkan sebagai kasus PDP oleh Klinisi Dinas Kesehatan Kota Samarinda dengan keluhan sesak nafas. Kasus dirawat di RSUD AW Sjahranie,” kata Andi M. Ishak, Juru Bicara GTPP Covid-19 Kaltim, saat rilis jumpa pers via Zoom. (*)

Baca Juga :  Penghitungan Suara Pilwali di KPU Samarinda, KIP Apresiasi Keterbukaan Proses Disiarkan Langsung

Sang Ayah Staf Sekretariat DPRD Samarinda

Beredar informasi, bahwa AR (52 tahun) yanh ditetapkan PDP pada hari ini (Rabu) merupakan Staf Sekretariat DPRD Samarinda.

Dikonfirmasi terkait hal ini, Agus Tri Sutanto, Sekretaris DPRD Samarinda membenarkan hal tersebut. Dirinya menyampaikan bahwa pasien tersebut merupakan Staf Bagian Perundang-undangan DPRD Samarinda.

“Kami informasikan, bahwa orang tua korban adalah staf sekretariat DPRD Kota Samarinda, pada bagian perundangan,” kata Agus, dikonfirmasi via WhatsApp, Rabu malam (29/4/2020).

Baca Juga :  Jalan Rusak dan Minim Penerangan di Jalan PM Noor, Ini Respon DPRD Samarinda

Agus Tri Sutanto, mengungkapkan bahkan AR diketahui pada tanggal 21 dan 22 April masih masuk bekerja ke kantor DPRD Samarinda. Untuk itu, seluruh staf bagian perundang-undangan diminta untuk melakukan rapid test.

“Pada 21 dan 22 April, AR masih masuk kantor. Kami telah mengambil langkah mengarahkan staf bagian perundang-undangan untuk rapid test, dan tadi pagi, 4 staf kami telah rapid test di RS Darurat Covid 19 (Bapelkes) dengan hasil Alhamdulillah negatif,” jelasnya.

“Selain itu hari ini kami mendapat bantuan penyemprotan dari BPBD Kota Samarinda. Semoga semua ASN dan Non ASN Sekretariat DPRD Kota Samarinda tidak ada yang tertular Covid-19” tutupnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

BMKG Prediksi Samarinda Hujan Lebat Saat Lebaran, Berpotensi Terjadi Banjir Warga Diminta Waspada

Ragam

Jadi Wadah Koordinasi, Wagub Kaltim dan Wali Kota Samarinda Resmikan Sekretariat KKSS Kaltim

Ragam

Terus Naik, Tingkat Kejadian Kasus Covid-19 Kaltim Sentuh Angka 97 Per 100 Ribu Warga

Ragam

Anggaran Besar Penanganan Covid-19 Kota Tepian, Ini Penjelasan BPKAD Samarinda

Ragam

Selamatkan Aset Daerah, Kejari Samarinda Sasar Gedung DPD Golkar Kaltim dan Golkar Samarinda

Ragam

Kasus Konfirmasi Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Bertambah 1

Ragam

Kebun Warga Diduga Rusak Akibat Dekat Area Tambang, Ini Respon Wakil Rakyat

Ragam

Setelah SK Tarif Tol Keluar, PT Jasa Marga Maih Gratiskan Tarif Selama 7 Hari