Home / Ragam

Rabu, 6 Mei 2020 - 14:13 WIB

Sudah Jalani 11 Hari Karantina, 32 Tenaga Medis di Bontang Diperbolehkan Pulang

Kaltimminutes.co, Bontang – Kabar terbaru dari hasil tes tenaga kesehatan di Bontang sehubungan dengan Covid-19.

Sebelumnya, tenaga kesehatan tersebut dikarantina sejak Minggu (24/4/2020) lalu. Tak kurang ada 32 tenaga kesehatan yang dikarantina di Hotel Grand Mutiara, Bontang kini diperbolehkan pulang. Hal ini dikarenakan hasil tes swab mereka yang dinyatakan negatif.

11 hari mereka diinapkan di hotel khusus tempat karantina pasien Covid-19. Karena berdasarkan hasil rapid test mereka reaktif Covid-19.

Baca Juga :  Sering Sakit-sakitan, Pria di Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar

Pemulangan 32 tenaga kesehatan ini disampaikan langsung Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni.

“Alhamdulillah 32 nakes semua negatif swab-nya. Yang dikarantina di Grand Mutiara,” kata Neni, Rabu (6/5/2020), melalui pesan singkat di aplikasi Whats Apps kepada awak media.
Selain diperbolehkan pulang, tenaga kesehatan itu juga bisa segera bekerja kembali.

“Rasa syukur dan bahagia tak terhingga bunda rasakan. Mereka bisa langsung pulang,” lanjut Neni.

Baca Juga :  Mampu Uji 184 Sampel Swab Per Hari, PCR Labkesda Kaltim Akhirnya Difungsikan, Sampel Kaltim Tak Lagi Dikirim ke Surabaya

Diberitakan sebelumnya, sejak Minggu, 26 April 2020 setidaknya ada 30 an tenaga kesehatan Bontang berstatus OTG ( orang tanpa gejala ). Mereka dikarantina oleh Tim Gugus Percepatan di Hotel Grand Mutiara Kota Bontang.

Sebanyak 30 an tenaga kesehatan tersebut diketahui reaktif Covid-19 usai dilakukan rapid test pasca meninggalnya kasus PDP11 Bontang.

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Bertambah, Hari Ini 4 Kasus, Total 61 Pasien Dinyatakan Sembuh, Berikut Data Lengkapnya

Ragam

Diduga Terjatuh di Gedung Parkir Big Mall, Pria Ditemukan Bersimbah Darah

Ragam

Soal Aset Pemkot Ditempati DPD Golkar, Sekkot Akui Belum Berikan Surat Kuasa Eksekusi ke Kejari

Ragam

DPRD Samarinda Agendakan Pakai Hak Interpelasi ke Walikota, Jaang : Harus Saling Intropeksi

Ragam

Ini Curahan Hati Bima Arya Usai Dinyatakan Positif Covid-19

Ragam

Massa Bakar Ban di Depan Gedung DPRD Samarinda, Tuntut Transparansi Anggaran Covid-19

Ragam

Waduh! Barkati Sebut Ada Keluarga Mampu Terima Bantuan Dampak Sosial Covid-19 di Samarinda

Ragam

Bantah Dugaan Pungli di Dinas PUPR Samarinda, Kabid PJSA: Tidak Benar