Home / Ragam

Rabu, 6 Mei 2020 - 11:34 WIB

Sulit Dilacak, Ada 17 Pasien Konfirmasi Positif Covid-19 di Kaltim Bermula dari Orang Tanpa Gejala

Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kasus penularan Covid-19 di Kaltim, tengah menuju puncak penyebaran. Hingga Selasa (5/5/2020) ada 168 kasus konfirmasi positif di Bumi Mulawarman.

Sebagian besar kasus konfirmasi positif di Kaltim, terlacak ketika pasien menjalani perawatan sebagai pasien dalam pengawasan (PDP). Namun, ternyata ada 17 kasus konfirmasi Covid-19 berasal dari orang tanpa gejala (OTG).

Kasus terbaru, terjadi di Kukar. pasien laki-laki berusia 25 tahun dari Kecamatan Muara Badak, yang memiliki riwayat perjalanan dari Gowa, Sulawesi Selatan.

Edi Damansyah, Bupati Kukar menerangkan kasus positif di Kukar, masuk kategori OTG.

“Pasien diisolasi di Wisma Atlet, Tenggarong Seberang, sejak tanggal 23 April 2020, dalam kondisi stabil dan masuk kategori orang tanpa gejala (OTG),” kata Edi, saat menyampaikan rilis Covid-19, Selasa (5/5/2020).

Baca Juga :  Pelaku Terduga Intimidasi Pelatih Saksi Paslon 02 Tersebar di Medsos, Kuasa Hukum Berniat Laporkan ke Pihak Berwajib

Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim, menyampaikan ada 17 kasus atau 10 persen, total pasien positif Covid-19 di Kaltim, terkonfirmasi dari kategori OTG

“17 kasus atau 10 persen pasien corona, terkonfirmasi positif dari kategori orang tanpa gejala,” kata Andi, dikonfirmasi Rabu pagi (6/5/2020).

Kategori OTG bermula saat petugas dari dinkes kabupaten/kota melakukan tracing terhadap pelaku perjalanan maupun mereka yang melakukan kontak erat dengan pelaku perjalanan tersebut. Dalam tracing tersebut ditemukan kasus bergejala medis dan banyak pula yang tidak memiliki gejala, namun hasil rapid test reaktif. Kepada orang yang tidak bergejala ini selanjutnya di kategorikan sebagai OTG.

Baca Juga :  Tunggu Surat Rekomendasi Resmi DPP PDIP, Juan Jenau Genjarkan Komunikasi Politik Penuhi Syarat Kursi Pilbup Mahakam Ulu

“OTG merupakan orang-orang dari hasil tracing, namun tidak memiliki gejala. Biasanya terkait dengan satu klaster dengan pasien positif,” jelasnya.

“Kami temukan ada yang bergejala dan ada yang tidak, tidak bergejala itulah yang disebut OTG, orang tersebut di swab dan hasilbya positif,” sambungnya.

Meski sebagian besar hasil tracing, ada juga yang kooperatif melaporkan diri pernah berkontak erat dengan salah satu pasien positif. Andi menerangkan meski tidak memiliki gejala, namun warga tersebut tetap melaporkan diri, sehingga dapat diambil tindakan dengan cepat.

“Ada juga orang yang memang kooperatif. Dirinya melaporkan sendiri pernah berkontak erat dengan pasien positif, meski tidak memiliki gejala,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

5 Tenaga Medis di RSUD IA Moeis Terkonfirmasi Covid-29, Gejala Ringan dan Lakukan Isolasi Mandiri

Ragam

Aset Lahan AMPI Dijual ke Perusahaan, Kejati Siap Turun Tangan Selamatkan Aset Pemerintah

Ragam

Wali Kota Rizal Effendi Beri Penjelasan Terkait 1 Pasien Positif Covid-19 Meninggal di Balikpapan

Ragam

Andreas Harsono Dipastikan Ambil Bagian di TEDxUnmul

Ragam

Data Lengkap dan Riwayat Penyakit 8 Kasus Pasien Konfirmasi Positif Baru di Kaltim

Ragam

Mahasiswa Datangi Kantor Kejati Kaltim, Desak Usut Dugaan Korupsi BPO Tahun Anggaran 2012-2013

Ragam

Update Covid-19 di Kaltim: Pasien Positif Tambah 4 Kasus, Pasien Sembuh Tambah 9 Kasus, 139 Pasien Masih Jalani Perawatan

Ragam

[BREAKING NEWS] Balikpapan Tambah 3 Kasus Covid-19, Salah Satunya Transmisi Lokal