Home / Ragam

Senin, 17 Februari 2020 - 21:29 WIB

Syaharie Jaang Sambut Mahasiswa Samarinda dari Wuhan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Mahasiswa asal Samarinda yang menempuh pendidikan di China sudah dipulangkan dengan keadaan terselamatkan dari paparan virus corona.

Sebelum dipulangkan mereka sempat dikarantina di Natuna selama 2 pekan, kini mahasiswa tersebut kembali dan bertemu dengan orang tua dan keluarganya.

Pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda pun menyambut mereka dengan cara gelar pertemuan silahturahmi di Rumah Jabatan Wali Kota Samarinda, Senin (17/2/2020).

Saat Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang ditemui awak media usai silaturahmi tersebut, ia menyebutkan semua mahasiswa yang dipulangkan tersebut dinyatakan sehat-sehat saja, tidak ada yang masalah.

Baca Juga :  Tiap Hari di Dapur Umum, Pemkot Samarinda dan TNI/Polri Bagikan 1000 Nasi Kotak Bagi Warga Terdampak Covid-19

“Kami sudah melihat secara rasional. Alhamdulillah anak-anak kita semua sehat. Jadi sebenarnya tidak ada masalah,” kata Syaharie Jaang.

Jaang berharap situasi di Wuhan dapat kembali pulih, mengingat ada ratusan mahasiswa yang berkuliah disana.

“Kita juga mendoakan semoga kondisi di Wuhan cepat pulih,” ucap Jaang.

Dengan situasi demikian, kata Jaang sementara ini mahasiswa tersebut bakal menjalani proses belajar secara online, karena belum bisa dipastikan waktu tepatnya mereka kembali lagi kesana, sebelum keadaan Wuhan kembali kondusif terbebaskan dari virus corona.

Baca Juga :  Hotel Jadi Tempat Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Kebijakan Diatur Pihak Hotel

“Mereka belum ada kepastian kapan akan kembali kesana. Jadi mereka akan komunikasi secara online untuk sementara,” tuturnya.

Disebutkan, mahasiswa asal Samarinda yang dipulangkan rata-rata duduk di semester 8,. Selain itu ada juga yang baru masuk kuliah.

“Anak-anak ini paling tinggi semester 8, karena kedokteran jadi cukup lama. Semoga kuliahnya juga cepat selesai,” pungkasnya.

Sementara itu, Kabid Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan (Dinaskes) Kota Samarinda Osa Rafshodia menyebutkan tak ada perlakuan khusus bagi ke 5 mahasiswa tersebut.

“Tidak ada perlakuan khusus,” ujar Osa Rafshodia singkat. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pembelajaran Tatap Muka di Balikpapan Ditunda Lagi, PPKM Level 4 Diperpanjang

Ragam

Kejar Vaksinasi Dosis 2, Pemprov Kaltim Targetkan Akhir Tahun Capai Herd Immunity 70 Persen

Ragam

Kabar Duka!! Bapak Joko Widodo Dilarikan ke Rumah Sakit, Diduga Masalah Paru-paru, Netizen Ramai Berdoa

Ragam

Kapolresta Samarinda Ingatkan Polisi Tetap Netral di Pilwali, Jika Ketahuan Terancam Sanksi Pidana

Ragam

Buaya 3 Meter yang Kerap Nongkrong di Lapangan Golf Sintuk Dievakuasi Warga, Selanjutnya Akan Diserahkan ke TNK

Ragam

Update Covid-19 Per Rabu (25/3/2020), PDP di Kaltim Bertambah Lima Orang

Ragam

Kelelawar Dinilai Menampung Ribuan Virus Corona Baru yang Belum Ditemukan
Sigit Wibowo, Wakil Ketua DPRD Kaltim/ IST

Ragam

Pemberian Gaji di Perusda MMP Hasil Pengelolaan PI 10 Persen, Disorot DPRD Kaltim, Siap Panggil hingga Lakukan Audit Investigasi