Home / Ragam

Minggu, 27 Juni 2021 - 13:30 WIB

Tak Hanya Datang Memantau, Wali Kota Samarinda Terlihat Memungut Sampah yang Berserakan di Lokasi Kerja Bakti

Andi Harun, Wali Kota Samarinda saat melakukan kerja bakti di kompleks Stadion Utama Palaran, Minggu (27/6/2021)

Andi Harun, Wali Kota Samarinda saat melakukan kerja bakti di kompleks Stadion Utama Palaran, Minggu (27/6/2021)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Waktu tepat menunjukan 7:30 Wita pagi. Rombongan Wali Kota Samarinda, tiba kompleks Stadion Utama Palaran.

Tiba di lokasi, alat-alat mulai disiapkan, petugas dari Dinas Lingkungan Hidup Samarinda dan DKP bersiap, dibantu instansi terkait serta TNI Polri.

Kerja bakti lakukan di kawasan stadion milik Pemprov Kaltim itu.

Rumput yang mulai meninggi dan telah merayap ke badan jalan mulai dibersihkan. Ranting-ranting pohon rapikan.

Andi Harun, Wali Kota Samarinda, tidak ingin hanya memantau. Celurit sudah dipegangnya, rumput semak ditebasnya hingga bersih.

Mengenakan kaus hitam dan topi merah, Andi Harun terlihat juga memungut sampah yang berserakan di lokasi kerja bakti.

Baca Juga :  Benahi Fungsi Perusda, Andi Harun Sebut Perlu Ada Perombakan Besar dalam Strategi Bisnis

“Kegiatan gotong royong ini tidak hanya di Palaran, tapi juga berlangsung di hampir semua kecamatan, kebetulan saya memilih titik ini untuk dikunjungi,” kata Andi Harun, Minggu pagi (27/6/2021).

Menurut AH, sapaan akrabnya banyak masalah di lingkungan masing-masing warga, dapat diselesaikan dengan bergotong royong.

Ini jadi cara paling sederhana untuk mengatasi banjir tanpa harus menggunakan APBD.

“Saya menginstruksikan kepada seluruh camat, lurah, dan OPD untuk menggiatkan gotong royong paling tidak dua kali dalam sebulan,” jelasnya.

Gotong royong bersama warga ini dapat berkonsetrasi pada penanggulangan banjir, melakukan pengangkatan sedimentasi dan sampah di drainase.

Baca Juga :  Tiga Proyek Prioritas Kaltim Masih Mungkin Tak Masuk PSN

“Membuka sungai-sungai atau saluran aliran mati akibat sampah atau tanaman penghalang,” tegasnya.

AH mengungkap dipilihnya kompleks Stadion Utama Palaran, sebagai lokasi gotong royong, lantaran daerah ini menjadi akses keluar masuk menuju atau dari Samarinda.

Banyak keluhan terhadap akses pendekat Tol Balsam ini. Akses jalan yang kerap banjir ketika hujan, dan jalan yang rusak.

Untuk itu Pemkot Samarinda segera berkoordinasi dengan PUPR Kaltim, guna penanganan jalan milik provinsi tersebut.

“Ini pintu keluar masuk ke Samarinda, sehingga perwajahan di daerah sekitar ini itu harus dipastikan nyaman juga aman,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Mahasiswa Soroti Proyek Bandara Samarinda Baru, DPRD Kaltim Didesak Lakukan Investigasi

Ragam

Pergub 49/2020 Menuai Polemik di DPRD Kaltim, Isran Noor Tanggapi Santai 

Ragam

Pemkot Samarinda Rencanakan Sistem Parkir Barrier Gate di Taman Buah untuk Cegah Pungli Parkir

Ragam

Kesehatan Mental Buruk, Begini Cara Bangkitnya

Ragam

Dinkes Balikpapan Tegaskan Rumah Sakit di Kota Minyak Masih Layani Pasien Non Covid-19

Ragam

Soal Percepatan dan Perluasan Program Vaksinasi, Pemerintah Sebut Penyebarannya Harus Sampai ke Daerah  Terpencil

Ragam

Beri Solusi Atasi Persoalan Parkir Truk, Andi Harun Minta Pertamina Alihkan Suplai Solar Subsidi ke SPBU Pinggiran Kota

Ragam

Usai Lakukan Mediasi dan Diberi Bantuan untuk Pemilik Kios, Bangunan Liar di Gang Ahim Samarinda Dibongkar