Home / Ragam

Rabu, 1 April 2020 - 17:13 WIB

Tak Terapkan Lockdown, Jokowi Malah Pilih Tetapkan PSBB untuk Atasi Penyebaran Covid-19

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Kaltimminutes.co – Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta kepala daerah tak mengambil kebijakan karantina wilayah (lockdown) dalam mengatasi penyebaran virus corona (Covid-19). Ia mengatakan karantina wilayah adalah penghentian total seluruh aktivitas mulai dari kegiatan hingga akses transportasi umum.

“Jadi tidak dalam bentuk keputusan besar, misalnya karantina wilayah dalam cakupan yang besar atau yang sering dipakai lockdown. Lockdown itu apa sih? Karena harus sama (pemahamannya),” kata Jokowi usai meninjau RS Darurat Penanganan Covid-19 Pulau Galang, Kepulauan Riau, Rabu (1/4).

“Lockdown itu orang enggak boleh keluar rumah, transportasi berhenti, baik bus, kendaraan pribadi, sepeda motor, kereta api, pesawat, kegiatan kantor, semuanya dihentikan,” lanjut Jokowi.

Mantan wali kota Solo itu tak mempermasalahkan kepala daerah yang mengambil kebijakan pembatasan dengan istilah ‘local lockdown’. Beberapa daerah di antaranya telah melakukan ‘local lockdown’ dengan membatasi akses masuk di antaranya Tegal, Tasikmalaya, dan Papua.

Baca Juga :  Pernah Mundur di Pencalonan Ketua Golkar, Isran Noor Ternyata Bakal Pimpin Partai Nasdem Kaltim

“Saya kira sampai saat ini belum ada yang berbeda, dan kami harap tidak ada yang beda. Bahwa ada pembatasan sosial dan lalu lintas, saya kira itu pembatasan yang wajar daerah ingin mengontrol,” ujar Jokowi.

Jokowi kembali menegaskan pemerintah saat ini tak akan memilih kebijakan karantina wilayah. Ia mengaku telah mempelajari berbagai kebijakan yang diterapkan negara lain dalam menghadapi wabah covid-19.

Menurutnya, tak semua kebijakan itu dapat diterapkan di Indonesia karena terdapat perbedaan kondisi geografis, demografis, karakter budaya, kedisiplinan, hingga kemampuan fiskal.

Jokowi lantas memilih menetapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang telah diteken melalui Peraturan Pemerintah dan Keputusan Presiden. Dengan kebijakan PSBB, kata Jokowi, aktivitas ekonomi tetap berjalan dengan tetap menjaga jarak.

Baca Juga :  Kejati Kaltim Tetapkan Direktur PT MGRM Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Proyek Bodong Rp 50 Miliar

“Jadi kalau kita semuanya disiplin lakukan itu jaga jarak aman, cuci tangan, setiap habis kegiatan cuci tangan, jangan pegang hidung mulut mata, kurangi itu sehingga penularan bisa dicegah,” tuturnya.

Jumlah pasien positif terinfeksi virus corona di Indonesia terus bertambah. Virus tersebut telah menyebar hampir ke seluruh provinsi di Indonesia. Sampai kemarin jumlah pasien positif corona secara kumulatif mencapai 1.528 orang. (*)

Artikel ini telah tayang di cnnindonesia.com dengan judul “Corona, Jokowi Minta Kepala Daerah Tak Terapkan ‘Lockdown’

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pasien Sembuh Covid-19 Terus Meningkat, Per Kamis Ada Penambahan 6 Pasien Sembuh, Total 134 Kasus Sembuh

Ragam

Andi Harun Bertemu Kejari Samarinda, Pemkot Segera Inventarisir Aset Daerah Hingga Tagih Tunggakan Pajak

Ragam

Pelaku Perjalanan Darat Dalam Wilayah Kaltim Diwajibkan Bawa Surat Non Reaktif Rapid Test

Ragam

Reses ke Kukar, Anggota Dewan Ini Terkait Infrastruktur dan Alat Tangap Nelayan

Ragam

Masih Zona Orange, Balikpapan Segera Simulasikan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Ragam

4 Orang Reaktif Saat Rapid Test Massal di Citra Niaga, Dinkes Perketat Tracing Bila Temukan Kasus Positif

Ragam

Hayu! Personel Polresta Samarinda Akan Bantu Penjagaan Pasien Mengamuk, Siapkan APD dan Senjata Lengkap

Ragam

Tongkang Miring Gegara Bocor, Pengangkut Batu Bara Ini Nyaris Tenggelam di Pulau Buaya