Home / Ragam

Jumat, 12 Maret 2021 - 20:02 WIB

Tak Terlihat Beraktivitas di Lingkungan Tinggal, Pria Paruh Baya Ditemukan Meninggal Dunia

FOTO : Kakek Martius saat ditemukan di dalam bilik rumah bangsal sewaannya dengan keadaan telah meninggal dunia/IST

FOTO : Kakek Martius saat ditemukan di dalam bilik rumah bangsal sewaannya dengan keadaan telah meninggal dunia/IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pada Kamis (11/3/2021) malam tadi, sekira pukul 22.10 Wita saat sebagian masyarakat Kota Tepian hendak beristirahat, warga dibilangan Ir Sutami, Gang Pusaka, Kelurahan Karang Asam Ulu, Kecamatan Sungai Kunjang justru dibuat geger dengan penemuan mayat sesosok pria lanjut usia (lansia).

Pria malang itu diketahui bernama Martius Hinga. Kakek berusia 78 tahun ini ditemukan terbujur kaku dari dalam bilik rumah bangsal yang ia sewa.

Ditemukannya kakek asal Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) ini bermula saat seorang warga sekitar bernama Sofia (29) merasa curiga. Sebab batang hidung Martius tak lagi terlihat sejak Kamis, 11 Maret sore kemarin.

Baca Juga :  Netmarble Rilis Mobile MMORPG Terbaru, Blade&Soul Revolution Unggulkan Visual Kualitas Tinggi dan Faction War Skala Besar

Sebab, kesehariannya kakek Martius selalu terlihat beraktivitas dilikungan tempatnya bermukim. Lantaran curiga, pada malam harinya Sofia lantas mengajak warga lainnya, yakni Dusy (21) dan Yusran (50), untuk mengecek kondisi si kakek.

Saat pintu dibuka, ketiganya pun terkejut. Sebab kakek Martius sudah tak lagi bernyawa ditemukan di atas kasurnya dengan mata terbelalak. Temuan itu pun lantas dilaporkan kepada ketua RT setempat.

“Dari keterangan saksi, korban diketahui memang sering mengeluh sakit di ulu hati, tenggorokan dan kakinya,” ucap Kasubnit Inafis Polresta Samarinda, Aipda Harry Cahyadi saat dikonfirmasi ulang, Jumat (12/3/2021).

Baca Juga :  Sowan ke Gubernur Kaltim, Wali Kota Samarinda Koordinasi Terkait Penanganan Sampah, Banjir, hingga Infrastruktur Jalan

Usai informasi temuan itu, pihak berwajib bersama sejumlah relawan langsung bergegas menuju lokasi. Olah tempat kejadian perkara, untuk menghimpun keterangan saksi dan melakukan evakuasi.

“Hasil pemeriksaan, dari tubuh korban kami tidak temukan adanya tanda-tanda kekerasan, jadi kuat dugaan meninggal karena sakit,” timpalnya.

Usai memastikan tidak adanya tindak kriminalitas, jenazah kakek malang itu pun segera dievakuasi menuju RSUD AW Sjahranie. Pertama jenazah akan melalui rangkaian visum terlebih dahulu sembari menunggu kedatangan keluarga untuk proses pemakaman. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Menang Pilwali Samarinda Versi Hitung Cepat, Andi Harun Ucapkan Terima Kasih untuk Warga Samarinda

Ragam

Kucuran DD Meningkat, Pembina Desa Diingatkan Jangan Nakal

Ragam

Ada Dugaan Beberapa Nama Terlibat Dana Bankeu APBD 2020, GMPPKT Desak Kejati Kaltim untuk Usut Tuntas

Ragam

Reses ke Kukar, Anggota Dewan Ini Terkait Infrastruktur dan Alat Tangap Nelayan

Ragam

Cegah Penularan Covid-19 di Pasar, Lapak Pedagang Dipasangi Tirai Plastik

Ragam

Work From Home, Jalan Aman yang Susah Maksimal

Ragam

Diduga Ada Pungli di Lapak Pasar Segiri ke Pedagang, Kadis Perdagangan Sebut Bukan Wewenang Pihaknya

Ragam

Belum Ada Kelanjutan Pembahasan RUU Ibu Kota Negara, Isran Noor Beri Komentar Ini