Home / Ragam

Jumat, 14 Januari 2022 - 13:28 WIB

Tanggapi Kasus OTT di Berbagai Daerah, Andi Harun Ingatkan Seluruh ASN Hindari Praktik Korupsi, Suap dan Gratifikasi

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memimpin apel di Balaikota Samarinda, Jumat (14/1/2021)

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat memimpin apel di Balaikota Samarinda, Jumat (14/1/2021)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Wali Kota Samarinda, Andi Harun kembali mengingatkan seluruh pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkungan pemerintah kota untuk selalu menghindari praktik korupsi, suap dan gratifikasi.

Pesan ini bukan pertama kali ia sampaikan.

Sebagai pimpinan, Andi Harun tidak ingin budaya korupsi, suap dan gratifikasi mengakar di era masa jabatannya.

“Kita harus berkomitmen kuat untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan ini komitmen yang harus kita pegang bersama setiap saat,” ujar Andi Harun saat diwawancara usai memimpin apel di Balaikota, Jumat (14/1/2022).

Baca Juga :  Kecam Pengakuan Rusia atas Wilayah Dombas, Presiden Ukraina Sebut Hancurkan Upaya Damai

Andi Harun menyadari bahwa menghapus budaya buruk dibutuhkan mental baja dan komitmen tinggi untuk menjaga integritas.

Ia pun berharap kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) yang menimpa pejabat dibanyak daerah tidak menyurutkan semangat rakyat untuk membangun negeri ini.

“Termasuk di lingkungan Pemerintah Kota Samarinda,” imbuhnya.

Di depan seluruh bawahannya, orang nomor satu Kota Samarinda itu mengatakan, kejadian OTT di banyak daerah dianalogikan sebagai puncak gunung es.

Baca Juga :  Capaian Rata-rata Program 100 Hari Kerja Sekitar 76 Persen, Andi Harun Optimis Bisa Diselesaikan hingga 5 Juni Mendatang

“Ini rangkaian panjang yang telah melahirkan puncak kejadian yang bermula dari kebiasaan menerima penghasilan yang tidak sah baik dari hukum positif maupun hukum agama,” tuturnya.

Sebagai orang yang mempunyai segudang pengalaman di dunia politik, Andi Harun menegaskan selama seseorang mampu menjaga integritas dan menjaga amanah rakyat maka tidak perlu ada yang ditakuti.

“Pendek kata jika kita tidak korupsi maka tidak perlu ada yang ditakuti,” ucapnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

[BREAKING NEWS] Tambahan 7 Kasus di PPU Seluruhnya dari Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Fokus Terpecah Tangani Covid-19 dan Banjir, Kodim 0901 dan Polresta Samarinda Kesulitan Lakukan Penanganan

Ragam

Militer Rusia Latihan Tembak Rudal Nuklir, Ketegangan Konflik dengan Ukraina Makin Meningkat

Ragam

Ormas Presidium Pemuda Indonesia Dukung Pemindahan IKN, Berharap Masyarkat Kaltim Tak Hanya Jadi Penonton

Ragam

Kaltim Dapat Jatah 32 Ribu Dosis Vaksin Lagi, Giliran 8 Kabupaten/Kota

Ragam

Gelar Razia di Hotel dan Guest, Satpol PP Kota Samarinda Amankan Belasan Pasangan Bukan Suami Istri

Ragam

Waduh!! Mobil Pickup Tiba-tiba Terbakar Saat Menanjak di Jalur Gunung Sampah

Ragam

Hadiri Kegiatan KaTa Kreatif Indonesia Tahun 2021, Sandiaga Uno Dorong Kemajuan Ekonomi Kreatif di Samarinda