Home / Ragam

Minggu, 12 September 2021 - 18:16 WIB

Tanpa Dukungan APBD Kaltim, Tol Samarinda-Bontang Running Fisik Ditarget Berjalan 2023 

Ilustrasi grafis rencana pembangunan Tol Samarinda-Bontang/ IST

Ilustrasi grafis rencana pembangunan Tol Samarinda-Bontang/ IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – Tol Samarinda-Bontang bakal ditarget running pengerjaan fisik pada 2023 mendatang.

Hal itu disampaikan Abu Helmi, Asisten Bidang Ekonomi dan Administrasi Pembangunan Sekprov Kaltim.

Abu Helmi menyampaikan informasi yang diperoleh dari pusat, saat ini Tol Samarinda-Bontang telah memiliki Detail Engineering Design (DED).

Sementara untuk studi kelayakan atau feasibility study (FS), masih ada beberapa revisi.

“Tol Samarinda-Bontang DED sudah ada, FS memang masih ada revisi. Sekarang penyiapan untuk kajian lingkungan,” kata Abu Helmi, Minggu (12/9/2021).

Terkait fisik mulai dikerjakan pada 2023 mendatang, Abu Helmi menyampaikan Pemprov Kaltim berharap Tol Samarinda-Bontang bisa dibangun dalam waktu secepatnya.

Baca Juga :  Selisih Data Izin Tambang di IKN, Jatam Sebut Wacana Pemprov Kurang Garang

Karena sudah masuk proyek strategis nasional, pemerintah pusat tentunya bakal melakukan percepatan pembangunan terhadap tol lanjutan dari Tol Balsam tersebut.

“Pemprov Kaltim mengharapkan secepatnya. Kami mengharapkan juga karena masuk strategis nasional, tentu bergantung kebijakan percepatan pembangunan dari pemerintah pusat,” jelasnya.

Tol Samarinda-Bontang Tanpa Dukungan APBD Kaltim

Berbeda dengan Tol Balikpapan-Samarinda, Tol Samarinda-Bontang dipastikan untuk tahap awal tanpa dukungan pembiayaan dari APBD Kaltim.

Diketahui di Tol Balsam, Kaltim sempat menggelontorkan anggaran melalui APBD sebesar Rp3,1 triliun untuk pembangunan tahap awal.

Baca Juga :  Lindungi Kesehatan dan Keselamatan Pemain, EVO 2020 Resmi Dibatalkan

Selanjutnya pembiayaan Tol Balsam diambil alih pusat melalui APBN dan pinjaman Tiongkok (investasi).

Untuk Tol Samarinda-Bontang, Kaltim tidak akan mencongkel rupiah dari APBD. Pemprov berharap pembiayaan tol bisa menggunakan APBN penuh atau murni investasi.

“Tol ini murni investasi dan pembiayaan APBD. Karena kan proyek strategis nasional. Karena sudah masuk proyek strategis nasional tentu ada kewajiban pusat untuk membiayai,” tegasnya.

Tol Samarinda-Bontang rencananya dibangun dengan panjang 94 kilometer. Tol ini diperkirakan akan menelan biaya hingga Rp11 triliun. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Cegah Penularan Corona di Pasar Tradisional, Kadinkes Kaltim Minta Pedagang Pakai Face Shield dan Sarung Tangan

Ragam

Suasana Pandemi, Peserta dan Undangan Upacara HUT Kemerdekaan RI di Kaltim Akan Dibatasi

Ragam

Anak 8 Tahun Jadi PDP Covid-19 di Kutim, Diduga Kontak Erat Dengan KTM 2

Ragam

Keliling Pantau Pos Perbatasan Kota, Wakil Wali Kota Samarinda Apresiasi Disiplin Masyarakat Terkait Imbau Larangan Mudik Lebaran

Ragam

Tak Bisa Pulang ke Sulsel, ODP Covid-19 Itu Akhirnya Kembali ke Tempat Karantina

Ragam

Jelang Masa Kampanye Pilwali Samarinda 2020, Ini Lokasi-lokasi Dilarang Pemkot Dipasangi APK Paslon

Ragam

Tangani Banjir, Samarinda Dapat Bankeu 340 Miliar dari Pemprov Kaltim

Ragam

Pemprov Kaltim Lakukan Audit Internal dan Eksternal Kepada 8 Perusda