Home / Ragam

Sabtu, 21 Maret 2020 - 00:39 WIB

Tekan Penyebaran Covid-19, Pemkot Samarinda Sidak ke THM, Dipaksa Tutup Hingga Waktu yang Tidak Ditentukan

 

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pemkot Samarinda mengambil berbagai tindakan guna menekan penebaran virus corona (Covid-19).

Selain meliburkan sekolah, wali kota juga membuat edaran yang diperuntukan bagi THM.

Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sidak sejumlah tempat hiburan malam (THM), dalam rangka menyampaikan informasi terkait surat edaran Wali Kota Samarinda.

Dalam isi surat edaran tersebut, Wali Kota Syaharie Jaang mengimbau sebaiknya THM ditutup untuk sementara waktu, agar penyebaran virus covid 19 tidak kian menyebar melalui tempat-tempat keramaian.

Aktivitas sidak berlangsung tengah malam hari, Jumat (20/3/2020) yang dilaksanakan oleh beberapa instasi Pemkot, diantaranya Dinas Pariwisata (Dispar), Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Kabag Humas Pemkot dan Kesbangpol serta anggota aparat kepolisian.

Ada beberapa tempat THM yang disidak, yakni Muse, Dejavu dan Crowners. Selain itu, ada pula tempat karaoke yang disidak, yaitu Happy Puppy Karaoke di Mall SCP dan tempat Biliard Dolphin.

Baca Juga :  Massa Kampanye Rapat Umum Dibatasi 100 Orang, Bawaslu Kaltim Khawatir Sulit Terjadi

Kepala Dispar Samarinda, I Gusti Ayu Sulistiani mengatakan apa yang dilakukan saat ini untuk kepentingan keselamatan bersama.

Lebih lanjut, ia mengatakan sangat tidak bijak ketika ditengah-tengah virus corona ini kalau pihak THM masih memikirkan untung rugi dalam menanggapi kebijakan Walikota.

“Ini diambil untuk keselamatan kita bersama, sangat tidak bijak kalau saat ini masih menghitung untung rugi, karena yang terpenting saat ini adalah kesalamatan,” kata I Gusti Ayu Sulistiani.

Disebutkan, untuk malam ini sudah diberitahukan bahwa THM hanya dapat beraktivitas hingga pukul 02.00 wita. Kemudian untuk hari esok hingga waktu yang belum bisa ditentukan, harus ditutup atau tak boleh dulu beraktivitas.

“Besok sudah tidak ada lagi. Kalau malam ini dibatasi sampai jam 2. Untuk waktu sampai kapan itu belum bisa dipastikan karena kondisi ini tidak bisa prediksi. Tergantung dari pusat nanti kalau situasi dan kondisi membaik, baru kembali lagi mereka boleh beroperasi,” ungkap I Gusti.

Baca Juga :  Kembangkan SDM Bidang Perhotelan, Kemenaker Kerjasama dengan IHGMA Kaltim

Sementara itu, ditegaskan pula oleh Kepala DPMPTSP Samarinda, Jusmaramdhana Alus bahwa besok THM tidak boleh dulu beroperasi. Jika kedapatan beroperasi maka pihak Satpol-PP bakalan dikerahkan untuk menindak lanjuti.

Tak hanya itu, ia pun menegaskan bahkan terancam dicabut izin operasionalnya.

“Jika ada yang masih buka, segera akan kita tindak lanjut dengan mencabut izinnya,” tegasnya.

Terpisah, Operasional Manajer Crowners, Tonton menyebutkan bahwa pihaknya siap mengikuti surat edaran Walikota Samarinda meski dia tahu dapat memengaruhi perekonomian usahanya. Bahkan ia mengatakan siap untuk meliburkan pegawainya sementara waktu.

“Namanya orang usaha kalau misalnya terjadi tutup ya kami pasti kerugian itu ada lah. Tapi ini lagi-lagi keselamatannya jiwa manusia. Ya kami mendukung karena ini demi kesalamatan,” ungkapnya.

“Kami akan liburkan pegawai kami sementara ini,” lanjutnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Yah!! Bantuan Sembako Dampak Covid-19 Batal Dibagikan, Ini Penjelasan Pemkot Samarinda

Ragam

Komisi III DPR RI Sebut Hasil Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Kapolri Komjen Pol Listiyo Sigit Prabowo Disepakati Semua Fraksi

Ragam

Kabar Gembira!! Puluhan Petugas Medis Awalnya Reaktif Covid, Setelah Dites Ulang Hasilnya Negatif, Kemungkinan Reaktif Palsu

Ragam

Tindaklanjuti Kebijakan Wali Kota Soal Sistem Parkir Berlangganan, Ali Fitri Akan Koordinasi dengan Tim PAD

Ragam

Asik!! BSM Pemprov Kaltim Cair Bertahap, Balikpapan dan Kukar Duluan Dibagikan

Ragam

Kasus PDP Covid-19 di Kaltim Bertambah Tiga Orang, Kasus Positif Masih 11 Orang

Ragam

Kasus Covid-19 Samarinda Stabil, Dinkes Berharap Tak Ada Penularan di Proses Pilkada, Warga Diimbau Tetap Jaga Jarak

Ragam

Polisi Tambah Dua Saksi Selidiki Kecelakaan Maut di Jalan Suryanata