Home / Ragam

Rabu, 13 Mei 2020 - 17:20 WIB

Tekan Tingkat Kelahiran Selama Pandemi Covid-19, BKKBN Kaltim Akan Siapkan 72 Ribu Kondom

Ilustrasi kehamilan

Ilustrasi kehamilan

Kaltimminutes.co, Samarinda – Pemprov Kaltim telah membuat prediksi, selama pandemi Covid-19 ini, tingkat kelahiran akan melompat tinggi.

Prediksi tersebut seiring dengan berjalannya program bekerja di rumah.

Guna menekan angka kelahiran, saat ini Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Kaltim telah merumuskan strategi, dan menjalin kerjasama dengan Bidan di provinsi serta kabupaten/kota.

Kepala BKKBN Kaltim, Muhammad Edi Muin menuturkan, sebagai langkah awal, pihaknya akan melakukan imbauan dengan memasang sejumlah baliho call centre agar masyarakat mudah mengakses layanan informasi yang disediakan.

Baca Juga :  Mahasiswa Angkatan 2013 Unmul Dapat Keringanan Kampus, Masa Studi Diperpanjang 1 Semester dan Tak Bayar UKT

Tujuannya, agar masyarakat bisa dengan mudah melakukan koordinasi dengan Bidan atau Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLBK) untuk melakukan penanganan Baby Boom.

“Agar dilakukan pengawalan kepada  masyarakat bertujuan agar menggunakan alat kontrasepsi, dan tidak hamil saat pandemi Covid-19,” ucap Edi.

Edi menjelaskan, dirinya tidak bisa memungkiri bahwa kodrat seorang ibu ketika hamil muda ialah harus melewati masa mengidam. Fase tersebut akan sangat sulit karena mereka akan mengalami mual, tidak ada nafsu makan, dan lain lain.

“Alangkah sayangnya jika memang seorang perempuan hamil saat pandemi, karena saat ini kita butuh mempertahankan daya tahan tubuh agar tetap sehat dan bisa beraktivitas kembali,” tambahnya.

Baca Juga :  Lockdown Akhir Pekan Berdampak ke Ekonomi Kecil Menengah, Isran Noor: Silahkan Buka

Oleh karena itu, BKKBN sangat menghindari angka putus pakai bagi masyarakat yang menggunakan kontrasepsi seperti pil, suntik dan kondom. Agar kebutuhannya tercukupi, lanjut Edi, pihaknya sudah berkoordinasi dengan BKKBN Gorontalo untuk mendistribusikan kondom sebanyak 500 gross atau sebanyak 72.000 kondom.

“Semoga minggu depan sudah tiba di Kaltim. Pelayanan implan sementara kami tiadakan. Tapi untuk stok kontrasepsi lain sejauh ini masih mencukupi,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Kabar Baik! 1 PDP di IA Moeis Samarinda, Dinyatakan Negatif Covid-19

Ragam

Konfirmasi Positif Covid-19 Tambah 8 Kasus, Semua dari Kukar, Klaster Ijtima Gowa dan Penularan Lokal

Ragam

Pantau Hilal Saat Pandemi Corona, Kemenag Bakal Gelar Sidang Isbat 1 Ramadan pada 23 April 2020

Ragam

Proyek MYC Diusulkan di Banggar, Terkesan TIba-tiba dan Dipaksakan

Ragam

Duh!! Ada Klaster Penularan Covid-19 Baru di Kaltim, 4 Orang Sudah Dinyatakan Konfirmasi Positif Corona di Balikpapan

Ragam

Warga Segel Perumahan di Samarinda Ilir, Diduga Penyebab Tanah Longsor

Ragam

Tunggu SK Mendagri, Pemprov Kaltim Jadwalkan Pelantikan Kepala Daerah di 17 Februari 2021

Ragam

Dampak Pandemi Covid-19, Aktivitas Pemanduan Kapal Batu Bara Merosot 50 Persen