Home / Ragam

Minggu, 27 Desember 2020 - 18:34 WIB

Telusuri Kotak Amal Teroris di Samarinda, Kapolresta Akui Belum Ditemukan

FOTO : Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman menekankan kalau keamanan Nataru Samarinda jadi atensi Korps Bhayangkara/

FOTO : Kapolresta Samarinda Kombes Pol Arif Budiman menekankan kalau keamanan Nataru Samarinda jadi atensi Korps Bhayangkara/

Kaltimminutes.co, Samarinda – Beberapa waktu silam, Kepolisian Republik Indonesia (Polri) digegerkan dengan hasil penyelidikan kotak amal di berbagai minimarket yang menjadi sumber dana operasional jaringan terorisme.

Sebaran ribuan kotak amal di wilayah nusantara ini tentu menjadi atensi Korea Bhayangkara di seluruh Indonesia. Untuk diketahui ungkapan ini diketahui setelah pihak kepolisian 24 anggota kelompok teroris Jamaah Islamiyah (JI) diringkus selama periode Oktober-November 2020.

Dana dari kotak amal tersebut diketahui diperuntukkan guna memberangkatkan para teroris ke Suriah dalam rangka pelatihan militer dan taktik teror. Ribuan kotak amal JI ditemukan, antara lain di Sumatera, Jakarta, Semarang, Pati, Temanggung, Solo, Yogyakarta, Magetan, Surabaya, Malang, dan Ambon.

Baca Juga :  Update Kasus Covid-19 Kaltim 9 Juni 2020: Pasien Positif Tambah 13 Kasus, Total Kasus Positif Capai 351

Dikonfirmasi ada tidaknya kotak amal jaringan teroris yang tersebar di Kota Tepian, Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Arif Budiman menuturkan, jika jajarannya terus mendalami hal tersebut. Akan tetapi, hingga saat ini jajaran Polresta Samarinda belum menemukan kotak amal yang menjadi salah satu sumber dana operasional jaringan terorisme.

“Sampai saat ini sih belum ada temuan. Tapi kami masih terus lakukan penyelidikan,” terangnya, Minggu (27/12/2020).

Disinggung ciri fisik dari kotak amal jaringan teroris, Arif kembali mengatakan untuk itu masih dalam proses pendalaman. Tentunya jika ada rencana aksi teror ataupun sindikat terorisme akan diketahui Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror.

Baca Juga :  Mahasiswa KKN Unmul Gelar Webinar, Bahas Edukasi Kesehatan dan Ekonomi Kala Pandemi Covid-19 Mengancam

“Yang jelas kami masih dalami, kalaupun ada Densus engga bakal tinggal diam. Kami terus koordinasi dengan pusat. Kalau pun adanya indikasi pasti kami (Polresta Samarinda) akan informasikan,” bebernya.

Meski adanya temuan tersebut, polisi menengah berpangkat melati tiga ini menekankan kalau masyarakat tak perlu cemas. Sebab pihaknya tentu akan tetap menjaga keamanan dan ketertiban Kota Tepian. Terlebih pada perayaan Natal 2020 dan Tahun Baru (Nataru) 2021. Aksi teror pun menjadi atensi khusus bagi Korps Bhayangkara.

“Kita harus jadikan atensi, jangan underestimate. Tapi masyarakat tetap tenang kami tetap akan jaga dari aksi teror, InsyaAllah tetap kondusif,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pilkada Balikpapan, Rahmad-Thohari Sementara Unggul di Versi Hitung Cepat 61,6 Persen

Ragam

Pupuk Kaltim Capai Target Kinerja 2019, Produksi Amoniak mencapai 2.720.339 Ton

Ragam

[BREAKING NEWS] Bertambah 5 Kasus Baru Covid-19 di Kaltim, Berasal dari Balikpapan, Paser, dan PPU, Total 167 Kasus

Ragam

Sekkot Samarinda Jadi Komisaris PT PSP, Sugeng: Perintah Wali Kota

Ragam

[BREAKING NEWS] Ini Tanggapan Plt Kadinkes Kaltim Soal Informasi Penambahan 7 Kasus Positif Covid-19 di PPU Hari Ini

Ragam

Kasus Covid-19 dari Kriteria OTG Meningkat Pesat, Kab/Kota Diminta Lakukan Tes Massal dan Perketat Tracing

Ragam

Resmi Dilantik, Andi Harun-Rusmadi Susan Program 100 Hari Kerja, Dari Banjir hingga Penanganan Sampah

Ragam

Dinkes Samarinda Rilis Dua Klaster Covid-19 di Kota Tepian, Yakni Perusahaan Tambang dan Pelabuhan Balikpapan