Home / Ragam

Rabu, 9 Juni 2021 - 18:54 WIB

Terkait Polemik SMA 10 dan Yayasan, DPRD Kaltim Minta Gubernur  Ambil Kebijakan Penyelesaian

SMA 10 Samarinda/sman10smarinda.sch.id

SMA 10 Samarinda/sman10smarinda.sch.id

Kaltimminutes.co, Samarinda – Komisi IV DPRD Kaltim meminta Gubernur Kaltim mengambil kebijakan penyelesaian polemik antara SMA 10 Samarinda dan Yayasan Melati.

Rusman Yaqub, Ketua Komisi IV DPRD Kaltim menilai, polemik antara pihak sekolah dan yayasan, sudah berlangsung lama.

Untuk itu, terkait proses belajar mengajar di SMA 10, akan diserahkan kepada Gubernur Kaltim.

“Kami minta Pemprov Kaltim benar-benar menyelesaikan masalah ini. Apapun keputusannya itu yang akan Komisi IV back up,” kata Rusman Yaqub, Rabu (9/6/2021).

Hasil pertemuan Komisi IV bersama Dinas Pendidikan Kaltim, pihaknya meminta tahun 2021 ini, penerimaan peserta didik baru (PPDB) tetap dilaksanakan di Kampus A SMA 10 Samarinda, di Jalan HAM Rifaddin, Loa Janan Ilir.

Baca Juga :  Serap Aspirasi Masyarakat Bontang, Agiel Suwarno Siap Kawal Pembangunan Jalan Tol Bontang-Samarinda

“Kami minta ke Pemprov Kaltim, PPDB tetap jalan baik di Kampus A maupun Kampus B,” jelasnya.

Sementara itu, Anwar Sanusi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kaltim, menegaskan pelaksanaan PPBD untuk SMA 10 tetap dilakukan di Kampus A maupun Kampus B.

“Sekolah di SMA 10, tetap pelaksanaan penerimaan peserta didik baru (PPDB) di kampus A. Tidak ada perubahan. Pokoknya tidak ada perubahan,” ungkapnya.

Terkait disposisi Gubernur Kaltim, yang sempat beredar mengenai pemindahan lokasi pembelajaran SMA 10 ke Kampus B Perjuangan, Anwar menyebut hal itu masih menunggu keputusan Gubernur.

Baca Juga :  Jadi Penyanga IKN, Wakil Ketua DPRD Kaltim Minta Wajah Samarinda Mesti Berbenah

“Menunggu keputusan Pak Gubernur. Selama belum ada keputusan kegiatan pembelajar tetap di Kampus A, Jalan Harun Nafsi,” paparnya.

Tidak ingin polemik ini berlarut-larut, Disdikbud menyampaikan potensi pemindahan pembelajaran ke Kampus B.

Bahkan beberapa fasilitas sekolah telah diusulkan.

“Yang sudah dibangun akan dipakai, yang belum dibangun lagi diusulkan,” tegasnya..

Disdikbud memasang target tahun 2022 mendatang pembelajaran di SMA 10 mulai akan dipindahkan.

“Target tahun 2022 dipindah seluruh proses pembelajaran siswa SMA 10 Samarinda. Tapi saat ini belum ada informasi, masih menunggu keputusan Pak Gubernur,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

[BREAKING NEWS] Kaltim Tambah 5 Kasus Positif Covid-19 Baru, 4 di Antaranya dari Klaster Ijtima Gowa

Ragam

Bikin Sedih!!, Satu Keluarga di Berau Masuk Kategori PDP Covid-19, Sang Ayah Pelaku Perjalanan Ijtima Gowa

Ragam

KUA-PPAS Disahkan Pekan Depan, Nasib 2 MYC Tergantung Restu Mendagri

Ragam

Kabar Bahagia! Pasangan Suami Istri Ini Sembuh Bersamaan dari Covid-19 di Balikpapan

Hukrim

Polisi Tetapkan 2 Orang Tersangka, Kasus Ananda Yusuf Temui Titik Terang

Ragam

Mangkrak 13 Tahun, Proyek Bendungan Marangkayu Disebut Pemprov Telah Diserahkan ke Pemerintah Pusat

Ragam

Pasca Libur Panjang, Pemkot Balikpapan Temukan 7 Warga Reaktif Covid-19

Ragam

Melalui Rapat Kabinet, Jokowi Ambil Keputusan Larang Salat Idulfitri Berjamaah di Masjid dan Lapangan