Home / Ragam

Senin, 22 November 2021 - 22:35 WIB

Terkuak, Ini Penyebab Pengunggah Seruan Jihad Melawan Densus 88 Antiteror

Ilustrasi densus 88 / okezone.com

Ilustrasi densus 88 / okezone.com

Kaltimminutes.co – Terkuak alasan AW (35), penyebar seruan jihad melawan Densus 88 Antiteror Polri.

Berdasrkan keterangan Polri mengatakan AW  yang merupakan pelaku yang menyebarkan seruan jihad melawan Densus 88 Antiteror Polri sebelumnya mengonsumsi obat riklona sebanyak empat butir dalam waktu yang bersamaan.

Hal itulah yang menjadi penyebab ia tidak bisa mengendalikan diri saat mengunggah seruan jihad tersebut.

“Hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh petugas Satreskrim Polresta Bandung dilakukan wawancara dan pemeriksaan terhadap yang bersangkutan, yang bersangkutan sebelum memposting, mengonsumsi obat jenis riklona secara sekaligus sebanyak 4 butir. Dampak dari riklona tersebut, pengakuan saudara AW yang bersangkutan kehilangan fokus atau kehilangan konsentrasi sehingga tidak bisa mengendalikan diri,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jaksel, Senin (22/11/2021).

Baca Juga :  Pemprov Kaltim Buka Seleksi JPT Pratama, Anggota DPRD Kaltim Sarankan Adanya Transparansi Hasil Seleksi

Ramadhan mengatakan setelah dilakukan pemeriksaan, AW mengakui perbuatannya dan berjanji untuk tidak mengulangi perbuatannya. Atas pertimbangan itulah Polri kemudian melakukan pembinaan kepada AW dan memutuskan untuk memulangkannya.

“Kemudian yang bersangkutan mengakui salah dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya. Polri tentu selain aparat penegak hukum Polri adalah sebagai aparat yang melakukan pembinaan kepada masyarakat, melakukan perlindungan pengayoman kepada masyarakat. Atas pertimbangan yang bersangkutan masih bisa dilakukan pembinaan, Polri memberikan kesempatan yang bersangkutan untuk kita bina,” ungkapnya.

“Sehingga pada malam harinya pada 18.30 saudara AW dipulangkan ke rumahnya dan tentu tidak dilakukan proses hukum, namun dilakukan secara pembinaan. Sekali lagi saya sampaikan bahwa yang bersangkutan mengakui kesalahannya atas perbuatannya,” imbuhnya.

Sebelumnya diketahui, AW ditangkap oleh Polresta Bandung pada Jumat (19/11) kemarin. AW ditangkap di kediamannya di wilayah Bandung, Jawa Barat.

Baca Juga :  Tragis, Dua Asrama Mahasiswa Diserang OTK Dini Hari, Satu Orang Luka

“Terkait provokasi melalui media sosial yang telah diposting dan beredar viral di media sosial di mana pelakunya adalah atas nama inisial AN. Kami sampaikan bahwa hari Jumat, tanggal 19 November, jam 15.00, Polresta Bandung dalam hal ini Satreskrim telah mengamankan saudara AW di rumahnya di mana yang bersangkutan melakukan tindakan provokasi,” kata Ramadhan.

Ujaran kebencian dan hasutan berjihad memerangi Densus 88 itu diketahui disebar melalui WhatsApp. Isi pesan itu turut memprovokasi umat Islam agar membakar polres-polres yang ada di Indonesia. (*)

Artikel ini telah tayang di detiknews dengan judul “Penyebar Seruan Jihad Lawan Densus Konsumsi Riklona, Tak Bisa Kendalikan Diri” https://news.detik.com/berita/d-5822775/penyebar-seruan-jihad-lawan-densus-konsumsi-riklona-tak-bisa-kendalikan-diri.

Share :

Berita Terkait

Ragam

BKT Kaltim Koordinasikan Beasiswa Wartawan ke Wakil Gubernur Kaltim

Ragam

Podcast Bertema Ibu Kota Negara yang Digelar Kedai Kopi Setiap Hari, Para Pemimpin Kaltim Harus Memiliki Konsolidasi yang Kuat

Ragam

Curah Hujan Tinggi Seminggu Terakhir, Jalan Provinsi di Samarinda Seberang Tertutup Longsor

Ragam

Mampu Uji 184 Sampel Swab Per Hari, PCR Labkesda Kaltim Akhirnya Difungsikan, Sampel Kaltim Tak Lagi Dikirim ke Surabaya

Ragam

Pasien Dirawat 803 Orang, Samarinda Jadi Daerah Pasien Covid-19 Terbesar di Kaltim

Ragam

Update Terbaru, Ada 10 Orang Positif Corona di Kaltim

Ragam

Pasar Pandan Sari Balikpapan Ditertibkan, Pedagan Minda Ada Aturan Main

Ragam

Menjaga dan Melestarikan Setiap Budaya, Mahasiswa KKN Unmul Sosialisasikan Sastra Lisan dan Seni Musik ke Pelajar