Home / Ragam

Sabtu, 29 Januari 2022 - 17:40 WIB

Terlambat Melakukan Pembayaran, Listrik di Kantor DPRD Kota Kupang di Putuskan PLN

Ilustrasi pemutusan aliran listrik (Sumber foto: Greenberita.com)

Ilustrasi pemutusan aliran listrik (Sumber foto: Greenberita.com)

Kaltimminutes.co – Aliran listrik di Kantor DPRD Kupang, NTT diputuskan sejak Jumat (28/01/2022)

Pemutusan Aliran listrik ini diakibatkan keterlambatan pencairan anggaran sehingga belum melakukan pembayaran.

Dikutip dari CNNIndonesia.com, sejumlah aparatur sipil negara di sekretariat DPRD Kota Kupang tidak bisa melakukan aktivitas karena aliran listrik padam dan semua ruangan gelap.

Sekretariat DPRD kota Kupang, Rita Hariani mengatakan pemutusan aliran listrik tersebut dikarenakan belum melakukan pembayaran.

“Jadi karena memang dari kita punya kantor (DPRD Kota Kupang) belum bayar (Listrik)”, kata Rita, di kantornya, Jumat (28/1).

Dia mengakui keterlambatan pembayaran tersebut mengakibatkan PLN memutus aliran listrik. “Harusnya dibayar setiap tanggal 20 tapi karena alami keterlambatan sehingga diputus oleh PLN,” kata Rita.

Baca Juga :  Percepat Vaksinasi, BINda Bersama OJK Kaltim Salurkan 3.000 Dosis Vaksin

Lebih lanjut Rita mengungkapkan tagihan untuk bulan Januari 2022 ini sebesar Rp 35 juta. Dan pemutusan tersebut Baru terjadi pada Jumat (28/1) sekitar pukul 08.30 Wita.

“Baru tadi (Jumat) pagi (dilakukan pemutusan)”, jelas Rita.

Ia mengatakan, pada Jumat pagi saat Pihak PLN datang ke Kantor DPRD untuk melakukan pemutusan, pihaknya sudah melakukan negosiasi namun ditolak oleh pihak PLN.

“Jadi sudah bernegosiasi dengan pihak PLN, tapi mereka (PLN) tidak mau,” ujarnya.

Baca Juga :  Akhiri Kerjasama dengan Fakhri Husaini, Kepelatihan Borneo FC Diserahkan ke Aspel

Ia berdalih belum dibayar listrik kantor DPRD tersebut dikarenakan sampai sekarang belum ada pencarian dana operasional dari badan keuangan dan aset daerah kesekretariatan DPRD kota Kupang.

“Uang belum cair, belum pencairan dari Badan Keuangan karena masih proses DPA,” tambahnya.

Kendati demikian ia mengatakan meski terjadi pemutusan aliran listrik di kantor DPRD namun tak mengganggu agenda atau kegiatan anggota DPRD Kota Kupang.

Rita berjanji akan segera meminta bantuan badan keuangan dan aset daerah untuk segera mencairkan dana operasional sekretariat DPRD sehingga bisa melakukan pelunasan Pembayaran listrik.

(*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Jelang Sepekan Insiden Terbakarnya KM Pantokrator, Polisi Masih Lakukan Pemeriksaan SaksiĀ 

Ragam

Viral di Medsos, Foto Dokter THT yang Meninggal Berstatus PDP Praktik Gunakan Jas Hujan

Ragam

21 Tenaga Medis di RSUD AWS Terjangkit Corona, Layanan Rumah Sakit Dibatasi

Ragam

Sering Sakit-sakitan, Pria di Samarinda Ditemukan Meninggal Dunia di Dalam Kamar

Ragam

Soal Isolasi Mandiri, Wali Kota Balikpapan Sebut Embarkasi Haji Lebih Aman Daripada Hotel

Ragam

COVID 19 Masuk Indonesia, Diskes Perketat Pintu Masuk ke Kaltim

Ragam

Sudah Divaksin 2 Kali, Beberapa Nakes di Balikpapan Positif Covid-19

Ragam

Meski Gaji Batal Dipotong, Pekerja Pertamina Tetap Mogok Kerja, Ada Apa?