Home / Ragam

Rabu, 22 April 2020 - 12:54 WIB

Tes Massal Covid-19 Samarinda Belum Bisa Dilakukan, Dinkes Berdalih Stok Rapid Test Kurang

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda

Ismed Kusasih, Plt Kepala Dinas Kesehatan Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Mengenai pelaksanaan rapid test di Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Kaltim, Plt Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Samarinda, Ismed Kusasih menyebutkan  belum bisa ditentukan. Pasalnya, kata dia, masih menunggu pengadaan alat rapid test datang.

“Belum, tergantung alatnya belum datang. Yang ada masih distribusi dari pusat,” kata Ismed saat dihubungi, Selasa (21/4/2010).

Disebutkan distribusi dari pusat tersebut saat ini memang sudah ada tetapi jumlahnya masih terbatas sehingga tidak cukup untuk melakukan rapid test dalam jumlah besar.

Baca Juga :  Motor dan Mobil Terlibat Kecelakaan, Pria 50 Tahun Tewas

“Untuk yang (cluster) Gowa saja, berapa saja yang (bisa) dirapid,” ucapnya.

Lebih lanjut, Ismed menjelaskan penyebaran wabah covid 19 di Samarinda juga bukan karena dari transmisi lokal. Oleh sebab itu distribusi alat rapid test yang diterima dari pusat pun terbatas. “Kalau transmisi lokal pasti sudah diprioritaskan,” ujarnya.

Dikatakan, ketika alat pengadaan sudah datang pelaksanaan rapid test nanti dilaksanakan hanya untuk orang-orang (yang) dalam pemantauan (ODP) dan yang memiliki riwayat kontak dengan pasien positif.

Baca Juga :  Bapenda Sebut Ada 4 Hotel di Samarinda Tunggak Pembayaran Pajak

“Kalau (alat) rapid test datang yang diprioritaskan itu ODP terus yang memiliki kontak dengan yang positif. Itu pasti kami rapid. Intinya kami cegah terjadinya transmisi lokal,” ucapnya

Sebelumnya, Walikota Samarinda Syaharie Jaang mempertegas bahwa rapid test yang akan dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) bukan secara masal namun dalam jumlah besar.

“Jadi bukan massal, banyak tetapi secara terbatas. Ada odp (orang dalam pemantauan) tertentu sesuai pertimbangan dari tim medis kesehatan untuk dirapid tes,” kata Jaang, Senin (20/4/2020) lalu.

Share :

Berita Terkait

Ragam

Hasil Rapid Test Tunjukan Positif Belum Tentu Corona, Ini Cara Kerjanya

Ragam

[BREAKING NEWS] Bertambah 5 Kasus Baru Covid-19 di Kaltim, Berasal dari Balikpapan, Paser, dan PPU, Total 167 Kasus

Ragam

BKD Kaltim Bersiap Gelar SKB CPNS September Mendatang, Bersama Pusat Otak Atik Protokol Kesehatan Saat Test

Ragam

Mengenal Sosok Calon Walikota Samarinda Nomor Urut 2, Berikut Fakta Terbaru Andi Harun yang Jarang Diketahui Orang

Ragam

Diduga Ada Pungli di Lapak Pasar Segiri ke Pedagang, Kadis Perdagangan Sebut Bukan Wewenang Pihaknya

Ragam

Pusat Salah Input Data, Penambahan Kasus Positif Cuma Ada Satu Tambahan di Kaltim, Ini Kronologinya

Ragam

Mulai Hari Ini Petugas Medis di Seluruh Puskesmas di Samarinda Akan Dirapid Test, Ini Penyebabnya

Ragam

Bertambah 6 Kasus, Total 31 Orang Positif Covid-19 di Kaltim