Home / Ragam

Selasa, 21 April 2020 - 14:09 WIB

Tiap Hari di Dapur Umum, Pemkot Samarinda dan TNI/Polri Bagikan 1000 Nasi Kotak Bagi Warga Terdampak Covid-19

Personel TNI bersama Polri dan Pemkot Samarinda tengah mempersiapkan masakan untjk dibagi ke warga terdampak Covid-19

Personel TNI bersama Polri dan Pemkot Samarinda tengah mempersiapkan masakan untjk dibagi ke warga terdampak Covid-19

Kaltimminutes.co, Samarinda – Udara sejuk kota Tepian di pagi hari perlahan berubah menjadi hangat saat cahaya matahari mulai eksis menyapa warga +62 yang terlihat sibuk menjaga kebugaran dengan berolahraga di seputar kawasan taman Samarendah.

Tak jauh dari taman kota, tepatnya di halaman samping gedung museum Samarinda, jalan Bayangkara, tampak puluhan aparat TNI-Polri berseragam dinas bahu-membahu bekerjasama menyiapkan paket bantuan makanan yang akan dibagikan kepada warga yang terkena dampak Covid-19 di Samarinda.

Para personel gabungan yang terdiri dari 15 anggota Denbekang (Detasemen Perbekalan dan Angkutan) Samarinda, 25 anggota Tagana, 10 personel Batalyon, 27 anggota Polwan, dan 25 orang SABARA terlibat dalam kegiatan tersebut.

Tim redaksi mendapat kesempatan menyaksikan langsung proses persiapan pengolahan makanan, mulai dari memotong sayuran, membersihkan ayam, memasak nasi, hingga merangkai satu persatu kotak wadah makanan.

Baca Juga :  Hari Pertama Bandara SAMS Balikpapan Ditutup, Pengelola Siapkan Posko Refund

Terkait pembagian tugas, para personel pria bertugas untuk memasak makanan. Sedangkan proses packing makanan dikerjakan oleh para anggota Polwan.

Di lokasi kegiatan, Kasat Binmas Polresta Samarinda Kompol Nono Rusmana yang juga sebagai Ketua Tim Satgas Pencegahan Operasi Aman Nusa II Polresta Samarinda, mengungkapkan sebanyak 100 personel gabungan diturunkan untuk mempersiapkan 1000 paket kotak nasi yang nantinya akan didistribusikan ke Polsek yang ada di kota Samarinda.

“Di Polsek nantinya Babinkamtibmas dan Babinsa akan berkoordinasi untuk menyalurkan paket makanan kepada warga yang membutuhkan, sedangkan sisanya disini sekitar 100 sampai 150 paket makanan akan dibagikan kepada masyarakat, antara lain tukang sapu jalan, ojek online, supir angkot dan masyarakat sekitar,” ujar Kompol Nono Rusmana kepada awak media, Selasa (21/4/2020).

Di lokasi yang sama, anggota satuan Denbekang VI-44-01 Samarinda, yang juga sekaligus sebagai koordinator dapur lapangan, Kapten CBA Agung Basuki mengungkapkan bahwa kegiatan peduli masyarakat terdampak Covid-19 ini dimulai sejak pukul 6 pagi setiap harinya. Sebelumnya, para personel sejak subuh hari sudah berbelanja ke pasar untuk kebutuhan dapur umum.

Baca Juga :  Sekelompok Orang Tak Dikenal Intimidasi Pelatihan Pemantau TPS Paslon 02, Berteriak Kasar hingga Tendang Pintu Rumah

“Untuk bahan makanan kebutuhan dapur umum kami personel dapur lapangan langsung turun ke pasar berbelanja kebutuhan dasar masakan. Jadi tidak ada pihak ketiga yang menyalurkan kebutuhan dasar ke dapur umum ini. Semua kami kerjakan bersama-sama dengan rekan-rekan tim,” ucapnya.

Untuk menu makanan, kata Kapten CBA Agung Basuki, setiap harinya menu yang diolah beragam. “Untuk menu bervariasi setiap harinya, kebetulan menu kita hari ini nasi putih, ayam opor, telur rebus dan mie goreng, dan ditambah air mineral,” terangnya.

Kegiatan ini rencana akan berlangsung selama 6 hari terhitung sejak, Sabtu (18/4/2020) hingga Kamis (23/4/2020). (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Waduh!! Mobil Pickup Tiba-tiba Terbakar Saat Menanjak di Jalur Gunung Sampah

Ragam

Hadi Mulyadi dan Istri Dinyatakan Sebuh dari Covid-19, Usai Jalani Isolasi Mandiri

Ragam

Kapolda Kaltim Titip Pesan ke Warga Bontang untuk Tangkal Hoaks

Ragam

Proyek Pengadaan Mebeler Rp 14,4 Miliar di Universitas Mulawarman Diperiksa BPKP Kaltim, Hasil Keluar Akhir Bulan

Ragam

Kasus Covid-19 Samarinda Stabil, Dinkes Berharap Tak Ada Penularan di Proses Pilkada, Warga Diimbau Tetap Jaga Jarak

Ragam

50 Tenaga Kesehatan di Pusat Karantina Samarinda Ikuti Rapid Test, Alhamdullilah Hasilnya Non Reaktif Covid-19

Ragam

BREAKING NEWS – Tambah Lagi, 1 Pasien Dinyatakan Positif di Kaltim, Total 32 Kasus

Ragam

Di Malaysia, Lagu “Lathi” Heboh Dianggap Pemanggilan Setan, Ini Komentar Weird Genius