Home / Ragam

Jumat, 6 Maret 2020 - 21:29 WIB

Tidak Ada Figur Kaltim di 4 Calon Kepala Badan Otoritas IKN, Hadi Mulyadi Bilang Sabar

Kaltimminutes.co, Samarinda – Presiden Joko Widodo telah menyampaikan empat nama calon pengisi jabatan kepala badan otoritas ibu kota negara (IKN) di Kaltim. Nama-nama tersebut adalah Bambang Brodjonegoro, Basuki Tjahaja Purnama, Tumiyana, dan Abdullah Azwar Anas.

Di antara ke empat nama tersebut tidak satupun yang berasal dari Kaltim. Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim, menyebut hal tersebut menjadi kewenangan Presiden Jokowi, untuk menentukan nama yang akan mengisi pimpinan badan yang mempersiapkan pemindahan ibu kota ke Kaltim.

Sabar ai, itu kan hak prerogatif Presiden. Kita itu terima saja,” kata Hadi, dikonfirmasi di Kantor Gubernur Kaltim, Jumat (6/3/2020).

Baca Juga :  Tak Ingin Penabrakan Jambatan Dondang Terjadi Lagi, Komisi III Siap Laporkan ke Ranah Hukum

Meski tak ada orang Kaltim yang masuk dalam calon kepala otoritas IKN, Hadi menyebut yang terpilih nanti wajib turut memperhatikan pembangunan di Kaltim. Hadi berharap Kaltim dan IKN dapat berkembang bersama.

“Walaupun kepala badan otoritanya bukan dari Kaltim, dia harus tetap memperhatikan proyek-proyek yang terintegrasi dengan Kalimantan Timur terus bangunan yang mereka bangun itu harus terintegrasi. Suapaya nanti sama-sama berkembang dengan Kalimantan Timur,” tegasnya.

Baca Juga :  Akui Tak Efektif Pantau Kendaraan dari Balikpapan, Pos Pemantauan Covid-19 di Pintu Masuk Samarinda Ditutup Sementara

Saat ditanya soal siapa dari empat calon tersebut yang cocok menjadi kepala otoritas IKN, Hadi menyampaikan semua calon memiliki prestasi di bidangnya masing-masing. Dirinya enggan menyebut nama, sebab pemilihan nanti menjadi hak presiden.

Engga bisa saya menilai, artinya semua punya prestasi di bidangnya masing-masing. Abdullah Azwar Anas termasuk berprestasi di Banyuwangi, Pak Bambang Brodjonegoro berprestasi di Bapenas, Tumiyana ini kan berprestasi di swasta, kalau Pak Ahok berprestasi juga. Jadi semua berprestasi,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Lakukan Rapid Test, 400 Warga di Bali Reaktif Covid-19

Ragam

Update Terbaru Kasus Covid-19, Samarinda Ditetapkan Pusat Masuk PPKM Level 2

Ragam

Pencurian Batu Bara di Area PT MHU, Humas Perusahaan Sebut Kasus Sedang Diselidiki Polisi

Ragam

Perjuangan Belum Usai,  Kini Masyarakat Adat Long Bentuq Meminta Keadilan kepada DPD RI

Ragam

KAMMI Adakan Kegiatan Diskusi Soal Permasalahan Banjir, Wali Kota Samarinda Hadir Beri Edukasi 

Ragam

Tinjau Langsung Vaksin TNI Tahap II, Andi Harun Inginkan Distribusi Vaksin dari Pusat Lancar ke Daerah

Ragam

Berita Terkini Covid-19 di Kaltim Per 7 April 2020, 31 Kasus Positif, 3 Sembuh

Ragam

Sisir Tempat Keramaian di Wilayah Kecamatan Samarinda Ulu, Ini Kata Satgas Covid-19 Samarinda