Home / Ragam

Selasa, 25 Mei 2021 - 20:30 WIB

Tingkatkan Kinerja Perusda Pergudangan dan Aneka Usaha, Ini Langkah yang Dilakukan Pemkot Samarinda

Andi Harun, Wali Kota Samarinda

Andi Harun, Wali Kota Samarinda

Kaltimminutes.co, Samarinda – Langkah bergerak cepat dilakukan Walikota Samarinda, Andi Harun.

Saat ini, Pemkot Samarinda tengah merancang platform bisnis yang bagus untuk meningkatkan kinerja badan usaha milik daerah, salah satunya Perusahaan Daerah Pergudangan dan Aneka Usaha (PDPAU) Samarinda.

Wali Kota Samarinda Andi Harun saat ini telah menunjuk Bagian Ekonomi Sekretariat Kota Samarinda untuk melakukan overview terkait pendapatan yang mampu dihasilkan PDPAU dalam rentang waktu satu tahun dengan memanfaatkan aset produktif yang dimiliki sekarang ini.

Mengingat selama 8 tahun berjalan, PDPAU belum mampu berkontribusi untuk PAD (Pendapatan Asli Daerah) Samarinda.

“Oleh karena itu hari ini saya bersama Wawali akan melakukan pendalaman terhadap tiga Perusda yang kita miliki, salah satunya PDPAU tadi, kita akan ukur statistik dan kendala apa yang dihadapi dalam perjalanannya, intinya saling menguatkan aja agar Perusda kita kedepannya makin membaik,” tutur Wali Kota usai mendengarkan presentasi pengelolaan PDPAU Samarinda, Selasa (25/5/2021) di Balaikota.

Harapan pemerintah, jelas dia tumpuan PAD kota Samarinda nanti tak lagi hanya berharap dari pajak dan retribusi, melainkan Perusda juga bisa ikut ambil bagian menjadi tulang punggung bagi PAD.

Karena itu, Andi Harun memberikan catatan kepada para Direktur Perusda milik Pemerintah ini agar cara berpikirnya sudah bisnis to bisnis.

“Karena bisnis ini sifatnya dinamis sewaktu-waktu bisa naik, jadi kalau menentukan keuntungan tidak bisa lagi secara flat khususnya yang berkaitan dengan aset yang disewakan oleh pihak ketiga, karena aset tanah yang kita miliki harus dihargai dengan nilai investasi jadi prinsip bisnisnya harus saling menguntungkan,” singgung Wali Kota.

Baca Juga :  Andi Harun-Rusmadi Menang Versi Survei LSI Denny JA, Berharap Pilwali Ajang Saling Memuliakan

Ia juga memberi catatan kepada Direktur PDPAU agar pengembangan bisnis berikutnya harus betul-betul dianalisa dengan baik.

Dimana pinta dia harus terjun total tidak lagi terlibat hanya sebagai perantara yang mana keuntungan bersih hanya diperoleh dari nilai selisih yang kecil dari penjualan.

“Contoh seperti ayam beku yang kini tengah dijalankan oleh PDPAU, harapan saya kedepan kita harus sudah punya peternakan dan bertindak sebagai produsen.

Masalah penyertaan modal awal mungkin bisa dibantu dari Pemerintah atau pinjaman melalui bank daerah, kan banyak aset yang bisa di anggunkan asal bisnis yang dikembangkan nanti harus jelas,” saran Wali Kota.

Begitu pun terkait pengembangan bisnis ke bidang properti, mantan Wakil Ketua DPRD Provinsi Kaltim ini sangat setuju jika platform tadi dijalankan oleh PDPAU sebagai pemain tunggal.

“Jadi ngak ada lagi ceritanya PDPAU hanya menyiapkan lahan saja lalu dikerjasamakan dengan perusahaan lain sebagai pengembangnya.

Kita harus pemain tunggalnya, mulai menyiapkan lahan, membangun hingga memasarkan rumahnya.

Saya minta jangan sampai pola strategi bisnis di pergudangan dengan menjual tanah lalu fisiknya dibangun pihak ke tiga terulang kembali disini,” pintanya.

Kendati demikian, AH begitu Andi Harun disapa tetap memberikan apresiasi kepada manajemen PDPAU saat ini yang dalam keadaan berhutang dianggap mampu menyelesaikan beberapa kewajiban yang terhutang termasuk pesangon 28 karyawan dengan total Rp 1,2 miliar.

Baca Juga :  BREAKING NEWS - Update Terbaru, Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah Jadi 3 Orang

Seraya yang disampaikan Wali Kota tadi, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi juga ikut memberi masukkan agar PDAPAU dalam waktu dekat sudah melakukan pemetaan terkait apa saja bisnis yang masih bisa eksis untuk dikembangkan maupun sebaliknya.

Termasuk bisnis rumah susun atau properti yang dianggap Wawali menjanjikan untuk dibangun pada lahan-lahan yang dimiliki Pemerintah khususnya di kawasan Sambutan.

“Jadi mulai sekarang kita harus menghitung prospek bisnis yang ada dulu sebelum ekspansi ke yang lain dengan catatan jangan sampai meninggalkan persoalan-persoalan kewajiban seperti yang sebelum-sebelumnya,” pesan Rusmadi.

Sementara Direktur PDPAU Samarinda, Khairul Fadly menjelaskan selain rumah susun sewa (rusunawa) yang kini tengah dijalankan oleh PDPAU, pihaknya juga menyediakan jasa kebersihan ke penyewa gudang.

Selain itu tambah Fadly juga membuka bisnis tiket pesawat dimana sebelum pandemi, mereka biasa melayani perjalanan dinas para pegawai Pemkot Samarinda.

Bahkan selama delapan tahun berjalan dibawah kepemimpinannya, PDPAU juga mendirikan bisnis pangan dengan berjualan ayam potong dan bawang putih.

“Kami juga mencoba untuk menyediakan lahan untuk bongkar muat peti kemas dikawasan pergudangan, dari keuntungan ini tadi lah kami mencoba perlahan untuk membayar kewajiban-kewajiban yang sempat tertunggak mulai dari asuransi hingga pajak dari periode tahun 1996-2000 senilai Rp 1,2 miliar.” imbuhnya.

Hingga akhirnya sambung Fadly,pada tahun 2020, PDAPAU berhasil mencatatkan laba sebesar Rp 540 juta Per tahun. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Tambah 30, Total Kasus Konfirmasi Covid-19 di Balikpapan Tembus Angka 3.000 Kasus

Ragam

Bikin Sedih!!, Satu Keluarga di Berau Masuk Kategori PDP Covid-19, Sang Ayah Pelaku Perjalanan Ijtima Gowa

Ragam

70 Persen Banjir Samarinda Disebut Akibat Tambang Batubara, Dewan Berencana Bentuk Pansus Pencemaran Lingkungan

Ragam

Puluhan Pegawai Positif Covid-19, Swab Massal Dilakukan di Kantor Gubernur Kaltim

Ragam

50 Tenaga Kesehatan di Pusat Karantina Samarinda Ikuti Rapid Test, Alhamdullilah Hasilnya Non Reaktif Covid-19

Ragam

Pasca Serangan Mabes Polri, Polresta Samarinda Pertebal Pengamanan

Ragam

Banyak Staf Labkes Positif Covid-19, Pemeriksaan Sampel Swab Dihentikan Sementara

Ragam

Terus Bertambah, Pasien Positif Covid-19 di Balikpapan Bertambah 6 Kasus, Sembuh Tambah 5 Kasus