Home / Ragam

Jumat, 6 Agustus 2021 - 17:38 WIB

Tinjau Langsung Vaksinasi di Balikpapan, Kapolri Sarankan Masyarakat Mau Dirawat di Tempat Isolasi Terpadu 

Vaksinasi di BSCC Dome Balikpapan yang ditinjau Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Diksi.co

Vaksinasi di BSCC Dome Balikpapan yang ditinjau Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Diksi.co

Kaltimminutes.co, Balikpapan – Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo meninjau program vaksinasi massal yang dilakukan di BSCC DOME Balikpapan, Kalimantan Timur, Jumat, (6/8/2021).

Pelaksanaan vaksinasi massal ini kerja sama antara TNI-Polri dengan Balikpapan dengan melibatkan AKBID Borneo Medistra, Ummi Aisiyah dan Politeknik Kesehatan Kemenkes, Balikpapan.

“Hari ini ada 3.600 dosis vaksin. 2.000 vaksin pertama dan 1.600 vaksin kedua,” kata Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Sigit menyampaikan, sampai saat ini Indonesia masih terus berjuang menghadapi pandemi Covid yang angkanya masih cukup tinggi, terkhusus di Kalimantan Timur menjadi wilayah tertinggi angka positif di wilayah Kalimantan.

Baca Juga :  Sudah Jalani 11 Hari Karantina, 32 Tenaga Medis di Bontang Diperbolehkan Pulang

“Kaltim posisi tertinggi di wilayah kalimantan sehingga tentunya perlu ada langkah-langkah dan strategis sesuai dengan perintah dari pak Presiden yaitu terkait dengan bagaimana tetap menegakan dan mematuhi secara ketat peraturan prokes,” ujar Sigit.

Dari informasi yang didapat ada 76% itu masyarakat dirawat di rumah sakit. Kemudian rata-rata 86-88 % di rawat di tempat isolasi terpusat, dan kurang lebih ada 20 ribu masyarakat di rawat secara isoman,” ucapnya.

Dalam kesempatan ini, mantan Kapolda Banten menyarankan kepada masyarakat untuk mau dirawat di tempat isolasi terpadu karena fasilitas kesehatan jauh lebih lengkap, tenaga kesehatan juga ada dan perawatan lebih intensif.

Baca Juga :  Tak Bisa Pulang ke Sulsel, ODP Covid-19 Itu Akhirnya Kembali ke Tempat Karantina

“Saya sarankan mau dipindah ke tempat yang sudah disiapkan. Ini untuk menekan agar laju pertumbungan angka Covid-19 bisa diminimalkan,” tutur Sigit.

Sigit juga menuturkan secara bertahap pada bulan Agustus ada peningkatan distribusi agar akselerasi vaksinasi cepat tercapai, hal ini dilakukan agar kesehatan masyarakat cepat pulih dan ekonomi kembali bergerak.

“Ada 8 wilayah di Kalimantan Timur ada pembatasan-pembatasan. Perlahan-perlahan apabila bisa diperbaiki ada kelonggaran, sehingga aktivitas ekonomi kembali,” kata Sigit. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Berbeda Dengan Data Nasional, Diskes Kaltim Sebut Jumlah Pasien Positif Corona di Kaltim Berjumlah Sembilan Orang

Ragam

Update Kasus Covid-19 Kaltim Per 18 Mei 2020: Ada Tambahan 1 Kasus Positif dari Balikpapan, dan Kabar Baik 10 Kasus Pasien Sembuh

Ragam

[BREAKING NEWS] Balikpapan Tambah 3 Kasus Covid-19, Salah Satunya Transmisi Lokal

Ragam

Mahasiswa Datangi Kantor Kejati Kaltim, Desak Usut Dugaan Korupsi BPO Tahun Anggaran 2012-2013

Ragam

Anggaran Kampanye Paslon Dibatasi Hanya Rp 14,7 Miliar, Ini Saldo Awal Dana Kampanye Paslon yang Dilaporkan ke KPU Samarinda

Ragam

Persiapkan Seleksi Pengganti Muhammad Sabani, Gubernur Kaltim Kirim Surat ke Beberapa Kementerian

Ragam

Pemkot Samarinda Rencanakan Dua Proyek MYC, Pembangunan Terowongan dan Pembangunan Pintu Air Karang Mumus

Ragam

Selamatkan Aset, Andi Harun Minta Lahan Eks Lokasisasi Bayur Diinventarisir Jadi Aset Pemerintah