Home / Ragam

Senin, 22 Juni 2020 - 17:46 WIB

Tol Balsam Disebut Tuntas Akhir Juli Ini, Target Operasional Bulan Agustus Mendatang

Gerbang Tol Balsam sisi Samboja

Gerbang Tol Balsam sisi Samboja

Kaltimminutes.co, Samarinda – Setelah berulang kali meleset dari target, Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam) kembali ditarget rampung akhir Juli ini.

Diketahui, Tol Balsam masih menyisakan pekerjaan di Seksi I Balikpapan-Samboja 22,03 km), dan Seksi V (Balikpapan-Sepinggan 11,09 km).

Seksi I dibangun menggunakan APBD Kaltim dan Seksi V menggunakan APBN dan loan Tiongkok.

Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim, menyampaikan awalnya Tol Balsam ditarget rampung akhir 2019 lalu. Namun, karena ada masalah di pembebasan lahan dan terkendala ada ruas jalan yang bermasalah, akhirnya tol pertama di Kalimantan ini ditarget rampung pada bulan Maret kemarin.

“Kemudian setelah dievaluasi, ditarget lagi Juni rampung. Ternyata dari pusat tidak sanggup kalau Juni, akhirnya disanggupi akhir Juli ini. Mudah-mudahan akhir Juli ini benar-benar selesai,” kata Hadi Mulyadi.

Baca Juga :  Duh... Diduga Ada Tambang Ilegal di Jalur Masuk Stadion Palaran, Humas Pemilik Konsesi Sangkal Aktivitas Tambang dari Perusahaannya

Meski begitu, seandainya rampung di akhir Juli, Hadi menegaskan Tol Balsam belum bisa beroperasional seluruhnya. Pasalnya, setelah konstruksi rampung, Seksi I dan Seksi V terlebih dahulu dilakukan uji laik fungsi jalan tol oleh tim evaluasi yang terdiri dari unsur Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, dan Korps Lalu Lintas Kepolisian Republik Indonesia.

“Operasional belum, nanti setelah selesai konstruksi akan ada uji laik fungsi. Selesai uji kelayakan semoga Agustus sudah bisa dilewati,” jelasnya. (*)

 

Jalan Soekarno-Hatta Tetap Perawatan

Meski nantinya Tol Balsam beroperasional sebagai akses pilihan warga Balikpapan ke Samarinda, maupun sebaliknya. Hadi Mulyadi menegaskan, Jalan Soekarno-Hatta, akses utama Balikpapan menuju Samarinda sebelum tol dibangun tetap akan mendapatkan jatah perawatan maupun pelebaran jalan.

Baca Juga :  Besok, Dinkes Samarinda Akan Lakukan Vaksinasi Gotong Royong, Biaya Vaksin Dibebankan ke Perusahaan

“Jalan Soekarno-Hatta tetap dirawat, karena adanya jalan tol kan tidak berarti menghilangkan fungsi jalan nasional. Tapi ya agak lambat sedikit. Warga tinggal pilih mau lewat tol atau jalan lama,” paparnya.

Walau diakui Hadi, di 2020 ini belum ada rencana program pelebaran jalan di Soekarno-Hatta. Selain penanganan Covid-19, Pemprov Kaltim saat ini juga fokus menyelesaikan pembangunan Tol Balsam.

“Tahun 2020 ini kami fokus di pembangunan tol dulu, jadi belum ada rencana program pelebaran Jalan Soekarno-Hatta, tapi 2019 kemarin ada diprogramkan pelebaran jalan. Sudah jalan,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Belum Ada Informasi dari Pusat, BKD Kaltim Belum Pastikan Adanya CPNS 2021

Ragam

Cegah Adanya Perbedaan Putusan Fatwa, Ma’ruf Amin Minta MUI Konsisten Tetapkan Fatwa Sesuai Sistem dan Prosedur

Ragam

[WARTAMERTA] Kasus Positif Covid-19 Bertambah Satu di Kaltim Asal Balikpapan, Pasien Rekan Kerja BPN 21

Ragam

Diresmikan Jokowi, DEM Akan Gantikan LPG Buat Masak

Ragam

Soal Penghapusan Tenaga Honorer, Wakil Ketua MPR Beri Tanggapan Begini

Hukrim

Dua Pencuri Besi di Samarinda Diamuk Masa, Sempat Sembunyi di Kolong Rumah Saat di Kejar Warga

Ragam

DPKH Kaltim Telusuri Pemindahan Sejumlah Sapi dengan Cara Digantung, Pelaku Bisa Kena Pidana

Ragam

Pihak Rumah Sakit Beri Penjelasan Terkait Keributan Keluarga Pasien dan Petugas Keamanan di RSUD AWS