Home / Ragam

Kamis, 25 November 2021 - 13:16 WIB

Tolak Penetapan UMP, Ribuan Buruh di Jakarta dan Jatim Gelar Unjuk Rasa

ilustrasi demo Buruh / detik.com

ilustrasi demo Buruh / detik.com

Kaltimminutes.co – Tolak penetapan Upah Minimum Provinsi (UMP), Massa Buru lakukan demonstrasi di berbagai wilayah Indonesia. pada hari Kamis (25/11).

Untuk wilayah Jakarta, massa buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) melakukan demo di Patung Kuda yang merupakan titik aksi.

Menurut keterangan dari Andi Gani Nena Wea selaku Presiden KSPSI  Dalam demo tersebut setidaknya ada tiga tuntutan  dari buruh salah salah satunya adalah adalah terkait Upah Minimum Provinsi.

Di Jawa Barat aksi yang sama dilakukan dilakukan elemen buruh yang tergabung dalam KSPSI Jawa Barat menggelar aksi demo menolak penetapan UMP Jabar 2022 yang bertitik kumpul  di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (25/11).

Ketua KSPSI Jabar Roy Jinto Ferianto berkata, aksi demo hari ini juga bertepatan dengan keputusan Mahkamah Konstitusi terkait judicial review atau uji formil terhadap UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja (UU Cipta Kerja).

Baca Juga :  Lockdown Akhir Pekan Berdampak ke Ekonomi Kecil Menengah, Isran Noor: Silahkan Buka

Kemudian di Jawa Tengah, demo akan digelar di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo di Jalan Pahlawan.

Koordinator Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jawa Tengah Nanang Setyono ada sekitar 2.000 buruh yang akan turun hari ini.

Nanang berkata, aksi turun ke jalan para buruh ini tak lepas dari besaran UMP di Jateng yang telah ditetapkan untuk tahun 2022. UMP Jateng hanya Rp. 1.813.011,- .

“Kami sangat prihatin sekali dengan penetapan UMP 2022. Bayangkan saja, Jawa Tengah tidak hanya terkecil di Pulau Jawa tapi se-Indonesia, ini benar-benar bentuk penindasan terhadap kaum buruh di Jateng. UMP yang ditetapkan 2022 hanya Rp.1.813.011 “, kata Nanang.

Selanjutnya, di Jawa Timur, ribuan buruh akan turun aksi di Grahadi dan kantor gubernur. Jazuli SH, juru bicara Gerakan Serikat Pekerja (Gasper) mengatakan, aksi itu dilakukan untuk menolak UMP yang dianggapnya tidak manusiawi.

Baca Juga :  Hilang 3 Hari, Pria Paruh Baya di Samarinda Ditemukan Meninggal di Saluran Drainase

Sebelumnya elemen buruh di daerah lain telah melakukan aksi serupa. Di Yogyakarta misalnya, buruh melakukan aksi pada Rabu (23/11).

Sekjen Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Yogyakarta Irsad Ade Irawan mengatakan, untuk hidup layak di daerah itu dibutuhkan penghasilan bulanan sebesar Rp 3 juta. Namun, UMP DIY 2022 sebesar Rp 1.840.000.

Sebelumnya, Kemnaker menetapkan rata-rata kenaikan upah minimum provinsi (UMP) 2022 hanya 1,09 persen dibandingkan tahun ini.

“Rata-rata penyesuaian upah minimum adalah 1,09 persen,” kata Direktur Jenderal Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan Sosial Tenaga Kerja Kemnaker Indah Anggoro Putri di Seminar Terbuka Kemnaker, Senin (15/11) lalu. (*)

Artikel ini telah tayang di CNN Indonesia dengan judul “Ribuan Buruh Gelar Demo Serentak di Jakarta hingga Jatim Hari Ini” https://www.cnnindonesia.com/nasional/20211125094312-20-725841/ribuan-buruh-gelar-demo-serentak-di-jakarta-hingga-jatim-hari-ini.

Share :

Berita Terkait

Ragam

Duh… Diduga Ada Tambang Ilegal di Jalur Masuk Stadion Palaran, Humas Pemilik Konsesi Sangkal Aktivitas Tambang dari Perusahaannya

Ragam

Syaharie Jaang Sambut Mahasiswa Samarinda dari Wuhan

Ragam

Penting untuk Diketahui, Berikut 5 Cara Alami Turunkan Tekanan Darah 

Ragam

Pusat Salah Input Data, Penambahan Kasus Positif Cuma Ada Satu Tambahan di Kaltim, Ini Kronologinya

Ragam

Lengkapi Alat Bukti, Polisi Agendakan Pemanggilan Lanjutan Anggota DPRD Kaltim yang Terjerat Piutang

Ragam

Dukung Kebijakan Pemerintah, Pusamania Gelar Vaksinasi Covid-19 Tahap Kedua

Ragam

4 Warga dan 1 Polisi Jadi Korban Amukan ODGJ, Pelaku Terpaksa Dilumpuhkan dengan Timah Panas

Ragam

Barkati Diduga Masih Tempati Rumah Dinas Wawali Samarinda, Bawaslu Beri Tanggapan