Home / Ragam

Kamis, 7 Mei 2020 - 18:57 WIB

Update Kamis (7/5/2020): Tidak Ada Tambahan Kasus Positif Covid-19, 216 Pasien Masih Tunggu Hasil Uji Lab

Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim

Kaltimminutes.co, Samarinda – Kasus Covid-19 seakan memberi waktu istirahat kepada Kaltim. Bila beberapa waktu ke belakang, tiap hari selalu ada penambahan kasus konfirmasi positif. Pada hari ini Kamis (7/5/2020) tidak ada penambahan kasus positif Covid-19 di Bumi Mulawarman.

Berikut update perkembangan kasus Covid-19 di Kaltim, seperti yang disampaikan Andi Muhammad Ishak, Plt Kepala Dinas Kesehatan Kaltim.

Kategori orang dalam pemantauan (ODP) terjadi penambahan 211 kasus, total ODP ada 8.574 kasus.

Selesai pemantauan ada 7.723 orang, dan yang masih proses pemantauan ada 851 kasus.

Sementara itu, untuk pasien dalam pengawasan (PDP) juga turut mengalami penambahan sebanyak 20 kasus, total PDP sebanyak 636 kasus.

“Tidak ada penambahan kasus positif dan negatif pada hari ini. Total kasus positif tetap 182 kasus. Kadus sembuh ada 13 pasien, dan 2 kasus meninggal dunia,” kata Andi Ishak, saat menyampaikan rilis update kasus Covid-19, via aplikasi Zoom.

Baca Juga :  Pemkot Balikpapan Kaji Pembukaan Kembali Tempat Bermain Anak

“Masih ada 216 kasus yang masih menunggu hasil pemeriksaan swab di BBLK Surabaya. Untuk itu, di Kaltim masih berpotensi terjadi peningkatan kasus,” sambungnya. (*)

PDP Kaltim Tambah 20 Kasus Seluruhnya dari Samarinda

Penambahan 20 kasus PDP di Kaltim seluruhnya berasal dari Samarinda. 15 kasus merupakan kasus PDP yang ditetapkan oleh Dinas Kesehatan Samarinda dengan rapid test reaktif, kasus melakukan isolasi mandiri dengan pengawasan petugas.

“Tidak ada penjelasan dari luar kota atau dari mana, ini penduduk Smarinda, hasil tracing dinkes Samarinda. Dilakukan screening dan didapatkan hasil rapid test reaktif,” jelas Andi.

Baca Juga :  Pemungutan Suara Selesai, Brimob Polda Kaltim Gencarkan Patroli, Guna Jaga Keamanan

Sementara ada dua kasus PDP merupakan pelaku perjalanan dari luar daerah Samarinda.

“Satu kasus tambahan PDP merupakan pelaku perjalana dari Magetan (Klaster Magetan), saat ini dirawat di RS Karantina Samarinda,” bebernya.

Satu kasus tambahan PDP terakhir, adalah kasus PDP meninggal di Samarinda, pada 3 Mei lalu, dan baru terlaporkan pada hari ini.

“PDP meninggal beberapa waktu lalu, laki-laki 36 tahun. Ditetapkan PDP oleh Dinkes Samarinda. Dirawat sejak 27 April dengan keluhan demam, hipertensi, dan stroke. Kondisi memburuk, pada 2 Mei dilakukan rapid test dengan hasil reaktif. Pada 3 Mei meninggal dunia,” pungkasnya. (rkm//)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pasien Positif Covid-19 di Kaltim Tambah 10 Kasus, di Samarinda Ada Bocah 8 Tahun Tertular Covid-19

Ragam

Empat Pasien yang Diobservasi di Balikpapan, Keadaannya Mulai Membaik

Ragam

Update Covid-19 Kaltim, Pasien Positif Bertambah 6 Orang, 1 dari Samarinda

Ragam

Beredar Kabar Kadishub Kaltim Positif Covid-19, Dinkes Sebut Belum Terima Hasil Swab

Ragam

Cegah Penyebaran Covid-19, Fasilitas Stadion Sempaja dan Palaran Ditutup Sementara

Ragam

Begini Suasana Pasar Pandan Sari Usai Ditertibkan Satpol PP

Ragam

[BREAKING NEWS] Beredar Informasi Pasien Positif Covid-19 di PPU Bertambah 7 Orang, Total 11 Kasus Positif

Ragam

Telusuri Kotak Amal Teroris di Samarinda, Kapolresta Akui Belum Ditemukan