Home / Ragam

Selasa, 2 Februari 2021 - 22:55 WIB

Vaksinasi Tahap 1 Ditarget Rampung 10 Februari dan Pekan Ketiga Februari, Kaltim Sudah 65,8 Persen

ilustrasi/ tempo.co

ilustrasi/ tempo.co

Kaltimminutes.co, Samarinda – Vaksinasi telah berlangasung di 10 kabupaten/kota, sejak 14 Januari (termin 1) dan 28 Januari (termin. 2).

Hingga saat ini realisasi penyuntikan vaksin Covid-19 di Kaltim, telah berada di 65,8 persen.

Hal tersebut disampaikan Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setprov Kaltim, Andi Muhammad Ishak, saat mengikuti video conference rapat koordinasi terkait monitoring pelaksanaan vaksinasi Covid-19.

Rapat tersebut dipimpin Budi Gunadi Sadikin, Menteri Kesehatan RI, dan Tito Karnavian, Menteri Dalam Negeri, Selasa (2/2/2021).

Andi menjelaskan Kemenkes menarget vaksinasi termin 1 (14 Januari) sudah rampung seluruhnya pada 10 Februari pekan depan.

Baca Juga :  Jelang Akhir Tahun, Hotel di Samarinda Wajibkan Pengunjung dari Luar Daerah Tunjukan Hasil Rapid Test

Sementara vaksinasi termin 2, harus sudah selesai pada minggu ketiga Februari.

“Cakupan Kaltim sebenarnya sudah di atas rata-rata nasional yakni 68,5 persen,” kata Andi, Selasa (2/2/2021).

Salah satu daerah yang rendah vaksinasinya adalah Samarinda. Cakupan vaksinasi di Ibu Kota Kaltim ini masih 62 persen. Padahal Kota Tepian masuk dalam vaksinasi termin 1.

Padahal, Bontang yang baru saja melakukan proses vaksinasi, prosesnya sudah 84 persen.

Kutai Kartanegara juga cukup baik, meskipun populasi tenaga kesehatan (nakes) cukup banyak dan tersebar, dengan waktu vaksinasi di termin 1 (penyuntikan 14 Januari).

Baca Juga :  Waduh!! 50an Petugas Medis di RSUD AWS Samarinda Diisolasi Terkait Covid-19, Ada Apa?

“Artinya memang perlu ada percepatan dalam rangka mengejar target 10 Februari sudah selesai. Kita diminta memonitor secara rutin terkait pelaksanaan ini, dan penanganan hambatannya,” jelasnya.

Tidak hanya Samarinda, tiga daerah dengan progres vaksinasi rendah di antaranya PPU, Paser, dan Berau. Sementara 6 kab/kota lainnya vaksinasi sudah di atas 70 persen.

“Sistem terus diperbaiki didukung dengan input manual ke dalam aplikasi. Ada empat daerah yang perlu dilakukan percepatan, yakni Samarinda, Paser, Berau dan PPU. Sementara yang lainnya sudah di atas 70 persen,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Banggar dan TAPD Kaltim Belum Sepakat Soal Usulan MYC, Rapat Pembahasan APBD Deadlock

Ragam

Gasss!!, Ini Cara Klaim Token Listrik Gratis dan Diskon Via WhatsApp
Manajemen Sephia Coffee Balikpapan saat berfoto bersama pihak Yayasan Fokus Balikpapan/ IST

Ragam

Asyik, Kedai Kopi di Balikpapan Diajak Sediakan Ruang untuk Literasi ke Millenial

Ragam

Wali Kota Samarinda Saksikan Pemusnahan Ribuan Botol Miras Ilegal Hasil Razia, Begini Katanya

Ragam

Tidak Ada Figur Kaltim di 4 Calon Kepala Badan Otoritas IKN, Hadi Mulyadi Bilang Sabar

Ragam

Dinkes Kaltim Maklum Rapid Test Dikomersialisasi Rumah Sakit, Surat Keterangan Negatif Covid-19 Jadi Syarat Penumpang Penerbangan

Ragam

Waspada Covid-19 Memuncak di Kaltim, Andi Ishak : Ingat virus ini belum berakhir

Ragam

Update Covid-19 Samarinda: Positif Tambah 3 Kasus, Pasien Sembuh Tambah 5 Kasus