Home / Ragam

Sabtu, 7 Agustus 2021 - 13:12 WIB

Warga Gugat Pemkot Klaim Miliki Tanah di Kawasan Eks Lokalisasi Bayur, Sekkot Samarinda Sebut Penggugat Tak Ada Bukti Surat

Sugeng Chairuddin, Sekretaris Kota Samarinda saat ditemui awak media, Jumat (6/8/2021)

Sugeng Chairuddin, Sekretaris Kota Samarinda saat ditemui awak media, Jumat (6/8/2021)

Kaltimminutes.co, Samarinda – Salah seorang warga yang mengaku ahli waris tanah di eks lokalisasi Bayur Jalan Padat Karya, Sempaja Utara, Samarinda Utara.

Dikonfirmasi perihal tersebut, Sekretaris Kota (Sekkot) Samarinda Sugeng Chairuddin mengatakan, bahwa penggugat tidak memiliki bukti kepemilikan.

“Dia (penggugat) tidak ada buktinya. Itu kan tanah pemkot. Dia komplain punya ahli waris,” ujar Sugeng Chairuddin saat dikonfirmasi, Jumat (6/8/2021).

Sugeng melanjutkan, sebelumnya pihaknya sudah memberikan patok batas tanah, yang menandakan lahan tersebut merupakan aset di bawah kepemilikan Pemkot Samarinda.

“Persoalan ini belum mencapai final. Hanya ada orang yang menggunggat saja,” imbuhnya.

Sugeng menjelaskan, gugatan yang disampaikan salah seorang yang mengaku ahli waris tersebut berupa surat Somasi atau surat teguran kepada Pemkot Samarinda.

Baca Juga :  Di Malaysia, Lagu "Lathi" Heboh Dianggap Pemanggilan Setan, Ini Komentar Weird Genius

Namun setelah pihaknya melakukan verifikasi, tak ada dasar hukum yang dimiliki penggugat untuk mengklaim tanah tersebut.

“Tidak ada jalan dia, gimana mau menggugat. Kalau luas lahannya seluruhnya yang mau di klaim, katanya dia (pelapor). Sebagian besar lah,” sambungnya.

Ia menyebut, langkah Pemkot Samarinda telah menolak saluran somasi yang dilayangkan tersebut.

Pihaknya akan kembali menyurati balik penggugat dengan surat penolakan. Kendati, jika masalah akan berlanjut maka akan sampai pada ranah hukum.

“Kalau mau ambil langkah hukum saja,” tegasnya.

Penolakan surat somasi dari seorang warga itu juga karena tak ada surat-surat pelapor yang dapat dijadikan dasar. Alih-alih, penggugat baru akan mengurus Izin Membuka Tanah Negara (IMTN).

Baca Juga :  Peringatan HUT ke 55, Bankaltimtara Siapkan Transaksi Digital Guna Dorong Ekonomi Daerah

“Dia tak ada surat. Sama sekali tidak ada. Malahan baru mau mengurus IMTN, mengklaim itu bukan lahan dari orang tuanya,” ujarnya.

Sebelumnya, Wali Kota Samarinda Andi Harun beserta jajarannya melakukan kunjungan lapangan di lahan eks lokalisasi Bayur seluas 8,9 hektare tersebut, Kamis 20 Mei 2021 lalu.

Andi Harun beserta rombongan yang hadir untuk memastikan lahan tersebut berada dibawah kepemilikan Pemkot Samarinda.

Walaupun, Surat Pemberitahuan Pajak Terhutang -Pajak Bumi dan Bangunan (SPPT-PBB) di lahan tersebut diketahui masihlah atas nama perorangan. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Lanjutan Aksi Penolakan UU Cipta Kerja, Mahasiswa Bertahan hingga Malam di Luar DPRD Kaltim

Ragam

Pemprov Kaltim Tetapkan Zona Pesisir, Nelayan dan Sektor Industri Tetap Diakomodir

Ragam

Lakukan Pertemuan dengan Redaksi Diksi.co, DPRD Balikpapan Urungkan Niat Beri Somasi ke Media Online Itu

Ragam

Mampu Uji 184 Sampel Swab Per Hari, PCR Labkesda Kaltim Akhirnya Difungsikan, Sampel Kaltim Tak Lagi Dikirim ke Surabaya

Ragam

[BREAKING NEWS] Meroket!! Kasus Positif Covid-19 di Berau Bertambah 11 Kasus, 10 Kasus dari Klaster Gowa, 1 Kasus Penularan Lokal

Ragam

Masih Temukan Ada Warga Menerima Bantuan Berlapis, Pemprov Kaltim Tunda Pencairan Bantuan Sosial Dampak Covid-19

Ragam

[WARTAMERTA] BOOM! Kasus Positif Covid-19 di Kaltim Bertambah 11 Kasus, Total 85 Kasus Positif Corona

Ragam

Komisi III DPR RI Apresiasi Kinerja Polri yang Berhasil Tangkap Pelaku Teror Bom Molotov di Kantor PAC PDI Perjuangan Cileungsi Bogor