Home / Ragam

Rabu, 27 Januari 2021 - 14:20 WIB

Warga Jadi Korban Banjir, DPRD Samarinda Minta Perusahaan Ganti Rugi

Komisi III saat lakukan kunjungan beberapa waktu lalu/IST

Komisi III saat lakukan kunjungan beberapa waktu lalu/IST

Kaltimminutes.co, Samarinda – DPRD Samarinda terus mendalami penyebab banjir yang melanda Kelurahan Bukit Pinang, Samarinda Ulu di awal Januari 2021 lalu.

Banjir yang melanda kawasan ini menyebabkan kerugian yang tidak sedikit dialami warga.

Alat elektroknik, perabotan rumah, hingga bangunan rumah warga didapati rusak parah pasca banjir melanda.

Dari hasil temuan sementara, Komisi III DPRD Samarinda menemukan sejumlah indikasi penyebab banjir.

“Ada kawasan resapan air di Bukit Pinang yang diuruk oleh oknum pengusaha tapi belum memiliki ijin pematangan lahan, akibatnya saat hujan air melimpah ke perumahan warga,” ujar Mujianto kepada tm redaksi.

Baca Juga :  ASN Pemkot Samarinda Tak Laporkan Harta Kekayaan Siap-siap di Sanksi

Selain itu, Wakil Rakyat Samarinda juga menemukan adanya pengusaha pergudangan yang tidak memenuhi persyaratan pembangunan polder penampungan air.

“Di pergudangan itu kita tidak melihat afanya polder air sesuai ketentuan, jadi air cuma lewat saja tidak tertampung,” tambahnya.

Dari hasil sejumlah temuan ini, Komisi III DPRD Samarinda meminta agar pengembang menghentikan sementara aktifitasnya. “Hentikan dulu semenatara, sambil menunggu ijin legal dari pihak terkait,” lanjut Ketua Fraksi Gerindra ini.

Baca Juga :  Meski Ditolak Warga, Pemkot Samarinda Tetap Bongkar 23 Rumah di Bantaran SKM

“Kedua, pengemban kita minta pertanggung jawaban untuk mengganti kerugian dampak musibah banjir yang dialami warga,” tegasnya.

DPRD Samarinda telah memanggil sejumlah pihak, termasuk warga yang menjadi korban dan perwakilan pengemban untuk mencari solusi akibat musibah yang ditimbulkan beberapa waktu lalu.

Namun hingga kini belum ada kejelasan lanjutan terkait banjir yang melanda kawasan Bukit Pinang, Samarinda Ulu medio 7 Januari lalu ini. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Dinkes Kaltim Sebut Hasil Rapid Test 55 Orang Terafiliasi Ijtima Gowa Terdata Reaktif Covid-19

Ragam

COVID 19 Masuk Indonesia, Diskes Perketat Pintu Masuk ke Kaltim

Ragam

[BREAKING NEWS] Update Kamis (30/4): Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 15 Kasus, Berasal dari Berau, Balikpapan, dan Bontang

Ragam

Tak Bisa Pulang ke Sulsel, ODP Covid-19 Itu Akhirnya Kembali ke Tempat Karantina

Ragam

Asik! Kaltim dapat Bantuan APD Lagi dari Pusat, 4 Ribu Cover All dan 20 Ribu Masker

Ragam

Waspada!! Jambret Kembali Beraksi di Balikpapan, 2 Pelaku Berhasil Diamankan

Ragam

Komisi IV Sambut Baik Pemotongan Waktu Libur Akhir Tahun, Warga Diminta Produktif

Ragam

Proyek Pengadaan Mebeler Rp 14,4 Miliar di Universitas Mulawarman Diperiksa BPKP Kaltim, Hasil Keluar Akhir Bulan