Home / Ragam

Senin, 21 Desember 2020 - 21:56 WIB

Warga Keluhkan Syarat Belajar Tatap Muka Pakai Rapid Antigen, Wagub Kaltim Sarankan Tunggu Vaksin

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi

Wakil Gubernur Kaltim, Hadi Mulyadi

Kaltimminutes.co, Samarinda – Beberapa kabupaten/kota di Kaltim telah menggelar uji coba pembelajaran tatap muka di sekolah.

Diketahui, Kemendikbud RI memperkenankan masing-masing daerah melakukan pembelajaran tatap muka pada Januari 2021 mendatang.

Pelaksanaan tatap muka tersebut, diserahkan kepada keputusan masing-masing kepala daerah.

Jelang tahun baru 2021, syarat siswa yang hendak mengikuti pembelajaran tatap muka di sekolah, diwajibkan terlebih dahulu melakukan swab dan rapid test antigen.

Penerapan syarat ini berlaku di seluruh jenjang sekolah, mulai dari SD, SMP, hingga SMA sederajat.

Baca Juga :  Ada Varian Baru Virus Covid-19, Balikpapan Siapkan Langkah Penanganan

Namun, persyaratan rapiid test dan swab bagi siswa mengikuti kelas tatap muka, dikeluhkan oleh banyak orang tua murid.

Mereka menganggap syarat rapid test antigen terbilang mahal.

Menanggapi hal tersebut, Hadi Mulyadi, Wakil Gubernur Kaltim, mengakui syarat rapid test antigen cukup memberatkan warga.

Secara pribadi, dirinya menyarankan masing-masing kabupaten/kota, melaksanakan pembelajaran tatap muka setelah vaksin didistribusikan.

Hal ini mengurangi risiko penularan Covid-19, terlebih saat ini kasus corona masih cukup tinggi di Bumi Mulawarman.

Baca Juga :  Aset Lahan AMPI Dijual ke Perusahaan, Kejati Siap Turun Tangan Selamatkan Aset Pemerintah

“Lebih baik tunggu vaksin sekalian, jadi gak perlu swab atau rapid test lagi kalau mau pembelajaran tatap muka,” kata Hadi, Senin (21/12/2020).

Hadi menegaskan vaksin yang nantinya diberikan gratis oleh negara, akan sangat membantu warga.

Sekolahpun diminta bersabar sebelum membuka kelas tatap muka. Meski begitu, Hadi mengaku belum mengetahui berapa jumlah dosis vaksin dan kapan akan diterima oleh Kaltim.

“Jadi kalau sudah divaksin, gak perlu swab atau rapid lagi,” pungkasnya. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

PPDB Reguler Dibuka, SMK Negeri 1 Samarinda Buka Posko Pengaduan Calon Pendaftar

Ragam

Dinkes Balikpapan Temukan Baru 1 Lab yang Turunkan Harga Tes Swab Mandiri ke 900 Ribu

Ragam

Wagub Hadi Sampaikan ASN Hadir Kampanye Paslon Diperbolehkan, Tapi..

Ragam

Per 23 Mei 2020, Kasus Covid-19 di Kaltim Tambah 3 Pasien, Kabar Baik Kasus Sembuh Juga Tambah 3 Kasus

Ragam

Kaltim Waspada Covid-2019, Bawaslu Terapkan Bekerja di Rumah

Ragam

Belanja Tidak Terduga Kaltim Hanya Dianggarkan Rp 200 Miliar, Bagaimana Penanganan Covid-19, Ini Jawaban Gubernur

Ragam

Ada Sekolah di Balikpapan Lakukan Pembelajaran Tatap Muka, Ini Komentar Wali Kota

Ragam

Perlu Simulasi, Tempat Hiburan Malam Urung Beroperasi