Home / Ragam

Selasa, 21 September 2021 - 18:24 WIB

Warga Samarinda Keluhkan Kendaraan Berat Mengantre di SPBU PM Noor hingga Tutup Badan Jalan, Ini Kata Dishub Kaltim

Ilustrasi Mengantre di SPBU PM/infopublik.id

Ilustrasi Mengantre di SPBU PM/infopublik.id

Kaltimminutes.co, Samarinda – SPBU PM Noor menjadi langganan kendaraan berat untuk mengisi bahan bakar minyak.

Tidak jarang, pada sore hari terjadi penumpukan antrean kendaraan berat di lokasi tersebut.

Kondisi inipun cukup dikeluhkan warga, terutama kendaraan berat yang mengantre bahkan menutupi setengah badan jalan di Jalan PM Noor Samarinda.

Arih Frananta Filifus Sembiring, Kepala Dinas Perhubungan Kaltim menyebut antrean panjang kendaraan di SPBU PM Noor, lantaran tidak adanya area parkir yang luas disediakan oleh pihak pengelola SPBU.

Akhirnya, bahu jalan menjadi sasaran pengendara untuk parkir mengantre guna mendapatkan BBM.

Menurut Kadishub Kaltim kondisi itu tidak bisa dihindari.

“Namanya mereka mau antre BBM, ya di situ (bahu jalan) mau bagaimana lagi. Kecuali kita ada lahan yang digunakan untuk antrean SPBU,” kata AFF Sembiring, Selasa (21/9/2021)

Baca Juga :  Usul Bangun 3 Terminal Tipe B di APBD 2022, Dishub Kaltim Perkirakan Anggaran Sekitar Rp158 Miliar

Sembiring juga mengaku pihaknya tidak bisa berbuat banyak, pasalnya jika antrean kendaraan berat di PM Noor dilarang, mesti ada solusi untuk pengisian BBM kendaraan berat ini.

“Kalau kita larang kasihan kendaraan berat itu, kalau bukan di SPBU PM Noor di mana lagi mereka mengisi,” imbuhnya.

Untuk solusi sementara, pihaknya akan berkoordinasi dengan pengelola SPBU untuk menyiapkan petugas, yang mengatur antrean kendaraan berat.

Selain itu diperlukan juga petugas untuk mengatur lalu lintas di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Kritik Wakil Ketua KPK, Mantan Penyidik: Kades Korupsi Tetap Dipidana

“Petugas SPBU harus membantu terkait pemarkiran kendaraan sehingga tidak terlalu masuk ke badan jalan raya. Juga ada petugas yang membantu mengatur lalu lintas di daerah itu,”jelasnya.

Sementara untuk solusi jangka panjang, SPBU harus menyiapkan lokasi parkir yang lebih luas untuk menampung kendaraan yang tengah mengisi BBM.

“Gak bisa ngisi solar atau premium menggunakan jerigen. Dilarang itu, gak boleh beli pakai jerigen. COD juga gak bisa,” tegasnya.

Permasalahan antrean kendaraan di SPBU hingga ke badan jalan, tidak hanya terjadi di Jalan PM Noor, namun juga hampir di seluruh SPBU yang ada di Samarinda. (*)

Share :

Berita Terkait

Ragam

Pemkot Bontang Siapkan Lahan Makam Pahlawan untuk Penguburan Jenazah Covid-19

Ragam

Tindaklanjuti Persoalan Banjir di Kota Tepian, Komisi III DPRD Samarinda Soroti Dampak Tambang Ilegal

Ragam

Seruan Jihad Terhadap Densus 88 Beredar di Media Sosial, Mabes Polri Tingkatkan Kewaspadaan

Ragam

Enam Bulan ke Depan Sabani Akan Pensiun, Syafruddin Pertanyakan Belum Adanya Pembentukan Timsel Sekprov 

Ragam

Usai Kontroversi, Nadiem Kini Dapat Banyak Dukungan Terkait Permendikbud Kekerasan Seksual

Ragam

Update Kasus Covid-19 Kaltim Per 18 Mei 2020: Ada Tambahan 1 Kasus Positif dari Balikpapan, dan Kabar Baik 10 Kasus Pasien Sembuh

Ragam

Keren! Unmul Produksi Jamu untuk Cegah Corona

Ragam

Perwakilan Pemerintah Absen dalam Sidang Judicial Riview UU Minerba, Anggota Komisi III DPR RI Sebut Permohonan Jatam dan Walhi Tak Jelas